Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Siswa Madrasah Ibtidaiyah Mamba’ul Hisan pada Masa Pandemi Covid-19: Factors Related to the Nutritional Status of MI Mamba'ul Hisan Students During the Covid-19 Pandemic Fasikha, Fitriyani; Masrikhiyah, Rifatul; Rahmawati, Yuniarti Dewi
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.766 KB) | DOI: 10.25182/jigd.2022.1.2.142-148

Abstract

Permasalahan gizi pada anak sekolah masih menjadi pekerjaan rumah di banyak negara berkembang. Anak usia sekolah cenderung memiliki status gizi pada status gizi kurang atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi, asupan makan dan aktivitas fisik dengan status gizi anak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mamba’ul Hisan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MI Mamba’ul Hisan kelas IV, V dan VI. Penentuan jumlah subjek menggunakan rumus slovin dan drop out 10% sehingga didapatkan 81 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan gizi, tingkat pengetahuan Covid-19, asupan lemak, asupan karbohidrat dan tingkat aktivitas fisik dengan status gizi subjek. Sementara itu, terdapat hubungan signifikan antara asupan energi dan asupan protein terhadap status gizi siswa pada masa pandemi Covid-19. Tingkat kecukupan energi dan protein siswa MI Mamba’ul Hisan perlu adanya kesesuain asupan makanan berdasarkan kebutuhan.
UJI FITOKIMIA DAN KLT DARI LIMBAH DAUN BAWANG MERAH KERING DAN DAUN BAWANG MERAH SEGAR BREBES (Allium cepa L. var. aggregatum): Uji Fitokimia dan KLT Dari Limbah Daun Bawang Merah Kering dan Daun Bawang Merah Segar Brebes (Allium Cepa L. Var. Aggregatum) Febriani, Alik Kandhita; Dewantoro, Yan El Rizal Unzilatirrizqi; Rahmawati, Yuniarti Dewi
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 6 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v6i2.1769

Abstract

Bawang merah adalah komoditas utama kabupaten Brebes. Limbah bawang merah pun semakin meningkat seperti limbah daun bawang merah kering. Limbah ini biasa digunakan untuk makan ternak ataupun pupuk organik. Bawang merah secara tradisional banyak dimanfaatkan Masyarakat untuk mengobati demam, pusing dan influensa. Bawang merah juga dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kardiovaskuler, diabetes dan mampu menurunkan resiko terjadinya kanker. Untuk itu, penelitian tentang kandungan senyawa dilakukan terhadap limbah daun bawang merah kering dan daun bawang merah segar untuk mengetahui dan membandingkan potensinya. Metode penelitian dilakukan dengan skrining fitokimia dan KLT untuk mengetahui adanya senyawa golongan alkaloid, saponin, flavonoid, dan tanin. Untuk KLT dilakukan untuk mengetahui adanya senyawa kuersetin. Hasilnya, alkaloid tidak terdapat dalam limbah daun bawang merah kering maupun daun bawang merah segar. Kandungan saponin, flavonoid, dan tanin memiliki hasil positif untuk kedua sampel. Senyawa kuersetin juga diidentifikasi ada dalam limbah daun bawang merah kering maupun daun bawang merah segar. Namun intensitas noda KLT lebih terlihat pada daun bawang merah segar. Kesimpulannya, limbah daun bawang merah kering maupun daun bawang merah segar mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin. Alkaloid tidak terdapat dalam limbah daun bawang merah kering maupun daun bawang merah segar.
PENYULUHAN DAN PMT GIZI KURANG PADA ANAK DI DESA SITANGGAL Ratnasari, Diah; Umisara, Elinda; Kumala, Findy Dwita; Wahyani, Anggray Duvita; Rahmawati, Yuniarti Dewi; Setyaningsih, Sulasyi
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1845

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes memiliki prevalensi gizi kurang yang tinggi (18,7%) dengan 86 kasus meskipun memiliki aksesibilitas yang baik terhadap fasilitas kesehatan dan ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan gizi lebih dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan pola asuh dibandingkan keterbatasan akses geografis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang gizi seimbang dan pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak melalui penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 November 2025 di Aula Balai Desa Sitanggal dengan melibatkan 20 peserta ibu balita. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang gizi seimbang dengan konsep "Isi Piringku" dan praktik pembuatan PMT berbahan dasar ikan kuniran yang diolah menjadi rolade. Hasil: Penyuluhan mendapat respon antusias dari peserta, ditunjukkan dengan partisipasi aktif saat penyampaian materi dan praktik pembuatan PMT. Kesimpulan: Edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan makanan bergizi yang variatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan asupan gizi yang baik bagi balita. Kegiatan berkelanjutan diperlukan untuk menurunkan angka gizi kurang di Desa Sitanggal.
Pemanfaatan Potensi Pangan Lokal dalam Sosialisasi PMT Tinggi Protein Bagi Keluarga Pra Sejahtera di Kelurahan Kaliwlingi Duvita, Anggray; Setyaningsih, Sulasyi; Rahmawati, Yuniarti Dewi; Ratnasari, Diah; Fadhilah, Tri Marta
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 02 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i02.1869

Abstract

Kelurahan Kaliwlingi merupakan wilayah pesisir di wilayah Brebes utara dengan potensi laut melimpah, namun angka risiko stunting pada keluarga pra sejahtera masih memerlukan perhatian khusus. Masalah utama adalah rendahnya pengetahuan ibu dalam mengolah sumber protein hewani menjadi makanan tambahan yang menarik bagi balita. Selama ini, hasil tangkapan nelayan lebih diutamakan untuk dijual ke pasaran daripada diolah sendiri. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga melalui sosialisasi dan demonstrasi pengolahan PMT berbasis ikan. Metode yang digunakan adalah partisipatif aktif dengan teknik ceramah dan praktik langsung. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman gizi sebesar 80% dan keberhasilan peserta dalam menciptakan produk olahan pangan lokal secara mandiri.