Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pentingnya Komunitas Belajar Antar Guru Sebagai Wadah Kolaborasi Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Sanusi, Aris Riswandi; Januar, Karna; Nuriman, Shalha Salsabila
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i3.2907

Abstract

Komunitas belajar di kalangan guru memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi untuk mendukung kesuksesan akademik peserta didik dan menumbuhkan profesionalisme setiap pendidik. Melalui interaksi yang intensif, guru dapat saling bertukar ide, berbagi pengalaman, dan mengembangkan media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya komunitas belajar sebagai platform kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Melalui pendekatan kualitatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas belajar antar guru dapat memberikan berbagai manfaat, termasuk peningkatan kompetensi pedagogik, peningkatan  jejaring profesional, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi pendidikan melalui media pembelajaran. Selain itu, komunitas ini juga berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif terhadap segala tantangan akademik yang dihadapi guru di berbagai konteks pembelajaran. Dalam konteks yang lebih luas, komunitas belajar mendukung terciptanya budaya belajar sepanjang hayat di kalangan pendidik, yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam komunitas belajar antar guru perlu didorong sebagai salah satu wujud strategi penting dalam pengembangan pendidikan di era modern ini.
Pengembangan Karakter Disiplin Siswa Melalui Kegiatan Esktrakurikuler Di SMK Texar Klari Widiawati, Erni; Susanto, Erwin; Sanusi, Aris Riswandi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 5 No 2 (2020): Volume 5, Nomor 2 - Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v5i2.4662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk kegiatan ekstrakurikuler paskibra yang dapat mengembangkan karakter disiplin siswa di SMK Texar Klari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pembina, pelatih dan siswa anggota ekstrakurikuler paskibra. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa bentuk kegiatan diantranya yaitu latihan rutin peraturan baris-berbaris (PBB), melaksanakan apel masuk dan apel pulang sekolah, upacara bendera dengan latihan tata upacara bendera (TUB) yang baik dan benar, menjaga pintu gerbang sekolah untuk mengecek siswa yang datang terlambat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan ekstrakurikuler paskibra dapat menerapkan karakter disiplin siswa serta terbentuknya kedisiplinan siswa. Rekomendasi penelitian kepada sekolah sebagai pembuat kebijakan di harapkan untuk mengembangkan kedisiplinan siswa bukan hanya melalui kegiatan ekstrakurikuler saja, tetapi kegiatan lain harus di terapkan.
Peran Guru Pendidikan Pancasila sebagai Motivator dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa SMPN 3 Karawang Barat Cahya, Diana Eka; Susanto, Erwin; Sanusi, Aris Riswandi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1572

Abstract

Guru Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa, termasuk disiplin, yang menjadi fondasi penting dalam proses pembelajaran. Di SMPN 3 Karawang Barat, peran guru sebagai motivator sangat diperlukan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila yang mampu meningkatkan karakter disiplin siswa. Khususnya yang menyasar anak-anak di kelas tujuh, penelitian ini berupaya untuk menjelaskan bagaimana guru pendidikan Pancasila dapat berperan sebagai panutan untuk meningkatkan disiplin di antara teman-teman mereka di sekolah menengah pertama. Partisipan penelitian adalah siswa kelas tujuh, guru pendidikan Pancasila, dan wakil sekretaris kurikulum; metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Metode seperti dokumentasi, wawancara, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk memperoleh kesimpulan dari data yang terkumpul, tiga langkah diambil: reduksi data, penyajian data, dan analisis data. Temuan penelitian menyoroti dampak signifikan yang dimainkan instruktur pendidikan Pancasila sebagai panutan untuk perilaku siswa yang lebih baik. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan cita-cita moral dan kewarganegaraan pada siswa mereka dan membimbing mereka untuk mempraktikkan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari. Guru dalam pendidikan Pancasila mampu menumbuhkan karakter disiplin pada siswa mereka dan lingkungan belajar yang ideal dengan memberikan contoh yang baik, memberikan nasihat yang baik, dan menunjukkan rasa terima kasih yang tulus atas usaha siswa mereka.