Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Implementasi pendidikan politik Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Karawang dalam menumbuhkan pemahaman nasionalisme generasi muda Nahdatul Ulama Sanusi, Aris Riswandi; Sofyan, Fitri Silvia
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v17i2.22016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan pendidikan politik yang dilakukan oleh GP Ansor Kabupaten Karawang serta peran ulama Nahdhatul Ulama terhadap pembentukan dan menumbuhkan pemahaman nasionalisme generasi muda Nahdhatul Ulama sesuai dengan komitmen Nahdhatul Ulama terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penggunaan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi dokumen, dan studi literatur dengan teknik pengolahan data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu pendidikan politik merupakan bagian penting yang harus dilaksanakan agar tercipta kader yang memahami politik sebelum terjun di masyarakat. Begitu pula kader haru diberikan pemahaman pula terkait nasionalisme sebagai dasar tindakan politik yang didasari hadis Hubbul Wathan Minal Iman. Adapun pelaksanaan pendidikan politik yang dilakukan GP Ansor Kabupaten Karawang meliputi Pelatihan Kader Dasar dan pengembangan kader yang dilakukan dalam bentuk diskusi, pelatihan pengembangan profesi, pendidikan bela negara, dan pelatihan ekonomi Baitul Maal wa Tamwil (BMT). ABSTRACTThis study aims to describe the implementation of political education carried out by GP Ansor Karawang and the role of NU ulama in forming an understanding of the nationalism of the younger generation of Nahdhatul Ulama in accordance with Nahdhatul Ulama's commitment to the Republic of Indonesia. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques are carried out through interviews, observation, document study, and literature study with data processing techniques, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The result of this research is political education is an important part that must be implemented in order to create cadres who understand politics before joining the community. Likewise, cadres must also be given an understanding of nationalism as the basis for political action based on the hadith of Hubbul Wathan Minal Iman. The implementation of political education by GP Ansor Karawang includes basic training and development in the form of discussions, professional development training, state defense education, and economic training Baitul Maal wa Tamwil (BMT)
Pemahaman Kader PMII tentang Nilai-Nilai Pancasila untuk Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Sofyan, Fitri Silvia; Juantika Fahmi, Fani
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2023): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v8i2.6155

Abstract

This study aims to determine the understanding of Indonesian Islamic Student Movement (PMII) cadres regarding the value of Pancasila in order to increase the love for the homeland in Karawang Regency and the PMII method in instilling Pancasila values in order to increase the love for the homeland in its cadres. The subjects of this research are PMII Karawang Cadres and PMII Karawang Branch Managers. The results of this study indicate that the understanding of PMII cadres regarding Pancasila values and love for the homeland can be said to be good with the existence of a clear regeneration module, which is stated in the organizational regulations and the PMII regeneration system which seriously internalizes the values of Pancasila to its cadres.
Implementasi Nilai-nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anggota Wanadri Iskandar, Oo; Firmansyah, Yudi; Sofyan, Fitri Silvia
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v3i10.1783

Abstract

Penyebab implementasi nilai-nilai Pancasila yang tidak menyeluruh di Wanadri adalah perbedaan tingkat pendidikan, tingkat keaktifan anggota, dan berbagai kondisi yang dihadapi oleh anggota. Hal ini menghambat usaha meningkatkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan di organisasi Wanadri. Penelitian ini bertujuan memahami sejauh mana implementasi nilai-nilai Pancasila dapat meningkatkan rasa cinta tanah air anggota Wanadri dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap anggota Wanadri berdampak positif pada pemahaman mereka tentang rasa cinta tanah air. Nilai-nilai Pancasila, yang menjadi dasar organisasi Wanadri melalui janji dan hakikat, diimplementasikan melalui Pendidikan Dasar Wanadri, Program Anggota Muda, dan Empat Pilar Wanadri. Keterlibatan aktif, komitmen pada nilai-nilai organisasi, dan kemampuan beradaptasi dengan tantangan adalah faktor penting dalam membentuk anggota Wanadri yang bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun ada hambatan seperti perbedaan latar belakang pendidikan, keterbatasan waktu, dan tekanan dari lingkungan luar Wanadri, upaya organisasi dalam mengatasi ini melalui kurikulum inklusif, dukungan langsung, dan evaluasi berkelanjutan telah berhasil menciptakan lingkungan di mana anggota Wanadri dapat secara konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila dan meningkatkan rasa cinta tanah air.
Pengaruh Penerapan Metode Sosiodrama terhadap Kepekaan Sosial pada Siswa Kelas XII dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Haz, Alya Fera Rosa; Suparman, Tarpan; Sofyan, Fitri Silvia
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1744

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sikap sosial siswa yang cenderung acuh tak acuh pada lingkungan sekitarnya, dengan adannya penerapan metode sosiodrama pada pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kepekaan sosial pada siswa. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial pada siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode korelasi yang pengumpulan datanya berupa skala Likert (angket), studi literatur dan dokumentasi. Populasi merupakan siswa kelas XII yang berjumlah 251 sampel diambil melalui teknik random sampling dan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% yaitu sebanyak 154. Hasil sekaligus kesimpulan dari penelitian ini (1) membuktikan bahwasanya penerapan metode sosiodrama terdapat hubungan terhadap kepekaan sosial Siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran PPKn yang dimana penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial menunjukkan angka 0,897 bernilai signifikansi 0.000 hal tersebut memperlihatkan bahwasanya adanya Pengaruh antara penerapan metode sosiodrama pada Kepekaan Sosial dikarenakan nilai signifikansinya 0,000<0,05. Dan diketahui bahwa  dari 154 responden yang bertaraf signifikansi 5% atau 0,05 yaitu dengan besaran 0,158 bila >  maka Ha diterima, (2) adapun besaran pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwasanya nilai R = 0,907, yang menandakan bahwa penerapan metode sosiodrama Terhadap Kepekaan Sosial termasuk dalam kategori "Sangat kuat". Nilai R² = 0,822 atau besar pengaruh berada di persentase 82,2% yang dimana jika metode sosiodrama ini di terapkan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepekaan siswa.
Pembentukan Karakter Generasi Z Melalui Lembaga Pusat Karakter Sebagai Implementasi Profil Pelajar Pancasila Nugraha, Yogi; Sofyan, Fitri Silvia; Repelita, Tridays
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10231

Abstract

Perubahan cepat yang terjadi pada masyarakat modern dianggap perlu adanya benteng yang dapat melindungi karakter masyarakat dari pengaruh negatif. Pada masyarakat Indonesia diperlukan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etika dan moral dalam pengembangan karakter Generasi Z. Generasi Z, yang tumbuh di era digital dan globalisasi, dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi perkembangan karakter mereka. Adanya lembaga khusus yang dapat membina dan membentuk karakter anak di luar lingkungan keluarga inti. Penelitian ini hendak menggali dan menganalisis relevansi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta proses pengembangan karakter Generasi Z terutama melalui Lembaga pusat karakter di Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Karawang. Pendekatan penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode studi deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lembaga pusat karakter beroperasi di luar lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Karawang akan tetapi masih dalam satu naungan Yayasan yang sama. Dalam upayanya untuk mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila kepada siswa, pusat karater menyelenggarakan berbagai aktivitas rutin untuk membina siswa, termasuk kegiatan keagamaan, pengembangan minat dan bakat, persiapan memasuki dunia kerja, dan aktivitas lain yang efektif dalam membentuk karakter siswa.
Pengaruh Penerapan Metode Sosiodrama terhadap Kepekaan Sosial pada Siswa Kelas XII dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Haz, Alya Fera Rosa; Suparman, Tarpan; Sofyan, Fitri Silvia
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1744

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sikap sosial siswa yang cenderung acuh tak acuh pada lingkungan sekitarnya, dengan adannya penerapan metode sosiodrama pada pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kepekaan sosial pada siswa. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial pada siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode korelasi yang pengumpulan datanya berupa skala Likert (angket), studi literatur dan dokumentasi. Populasi merupakan siswa kelas XII yang berjumlah 251 sampel diambil melalui teknik random sampling dan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% yaitu sebanyak 154. Hasil sekaligus kesimpulan dari penelitian ini (1) membuktikan bahwasanya penerapan metode sosiodrama terdapat hubungan terhadap kepekaan sosial Siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran PPKn yang dimana penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial menunjukkan angka 0,897 bernilai signifikansi 0.000 hal tersebut memperlihatkan bahwasanya adanya Pengaruh antara penerapan metode sosiodrama pada Kepekaan Sosial dikarenakan nilai signifikansinya 0,000<0,05. Dan diketahui bahwa  dari 154 responden yang bertaraf signifikansi 5% atau 0,05 yaitu dengan besaran 0,158 bila >  maka Ha diterima, (2) adapun besaran pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwasanya nilai R = 0,907, yang menandakan bahwa penerapan metode sosiodrama Terhadap Kepekaan Sosial termasuk dalam kategori "Sangat kuat". Nilai R² = 0,822 atau besar pengaruh berada di persentase 82,2% yang dimana jika metode sosiodrama ini di terapkan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepekaan siswa.
Pengaruh Perilaku Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa di SMPN 1 Purwasari Sari Amir, Retno Nilam; Sofyan, Fitri Silvia; Saylendra, Nadya Putri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.19911

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari perilaku disiplinbelajar terhadap prestasi belajar siswa disekolah. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini, yaitu metode korelasional. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi, kuesioner (anket), dan studi dokumentasi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kuesioner sebanyak 71 pernyataan dengan skala likert pilihan yaitu: Tidak Pernah (1), Kadang-Kadang (2), Sering (3), dan Selalu (4). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 267 siswa dari jumlah keseluruhan populasi 799 siswa. Analisis data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0 for windows, yang terdiri dari uji statistik inferensial dengan pengujian persyaratan data dan penujian hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dari perilaku disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan besaran 63,1% dengan kategori kuat. Dalam proses pembelajaran perlu adanya perilaku disiplin pada siswa, hal itu agar siswa menjadi terbiasa melakukan tindakan yang baik dan dapat mengontrol dirinya untuk mematuhi peraturan yang ada baik di sekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya. Fenomena yang peneliti temukan dilapangan yaitu pada mata Pelajaran pendidikan pancasila masih terdapat siswa yang terlambat masuk kelas, siswa tidak mengerjakan pekerjaan rumah, siswa melanggar peraturan yang telah disepakati dikelas, dan siswa yang tidak tertib saat pembelajaran berlangsung. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh prilaku disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa.
Analisis Pengaruh Aplikasi TikTok terhadap Literasi Digital dan Civic Knowledge Generasi Z Anggraini, Heny; Sofyan, Fitri Silvia; Nugraha, Yogi
Journal of Civic Education Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v8i4.1106

Abstract

This research aims to analyze the influence of the widely-used TikTok application among Generation Z on digital literacy and its subsequent impact on increasing civic knowledge. The phenomenon of increasing reliance on this short-video platform raises questions about its effects on Gen Z's attitudes and learning habits. Utilizing a quantitative survey method, data was collected via questionnaires distributed to a Generation Z student sample at Universitas Buana Perjuangan Karawang. Descriptive statistical analysis revealed that the use of the TikTok Application (X) has a very strong influence (84.3%) on Digital Literacy (Y1). However, the influence of TikTok use (X) on increasing Civic Knowledge (Y2) was found to be less strong, measuring only 36.5%. These findings suggest that while TikTok is highly effective in boosting Generation Z's digital literacy skills, its direct correlation with the acquisition of substantive civic knowledge remains limited.
Pendidikan Karakter Pancawaluya: Integrasi Nilai-Nilai Budaya Sunda dalam Penguatan Generasi Unggul di Jawa Barat Sofyan, Fitri Silvia; Sundawa, Dadang; Wutsqah, Urwatul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 11 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v11i1.12851

Abstract

Moral degradation and character crisis among students are serious challenges in the contemporary Indonesian education system. The phenomenon of violence in school environments, intolerance, and declining social empathy demonstrate the urgency of strengthening contextual character education based on local wisdom. This article examines the implementation of Pancawaluya Character Education as a character development model based on Sundanese cultural values in West Java. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this study analyzes Pancawaluya integrated into five core values: Cageur (physically and mentally healthy), Bageur (noble character), Bener (honest and responsible), Pinter (intelligent and wise), and Singer (creative and innovative). The results of the study indicate that Pancawaluya has strong coherence with the competency framework of the Global Inner Development Goals (IDGs) and the Four Pillars of Education of UNESCO, while maintaining local cultural identity through the principles of silih asih, silih asah, silih asuh. The implementation of Pancawaluya through strategies within educational units, classrooms, and family-community partnerships demonstrates significant potential in shaping "Manusa Waluya," a complete, character-driven, and globally competitive generation, while remaining rooted in the noble values of Sundanese culture.