Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Knowledge And Attitude Factors Of Nurses Dealing With Atraumatic Application Care To Child Patient Suminar, Cucum -; Yulianti, Mona; Kurnaesih, Lilis
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v10i1.3241

Abstract

Atraumatic care can reduce the anxiety of children or parents during the hospitalization. The implementation of atraumatic care are affected by many factors, such as internal and external factors. The purpose of this study was to determine the nurse's knowledge and attitude related to the application of atraumatic care in pediatric patients in room Tanjung RSUD Sumedang in 2019. The study was a descriptive analytical approach. The sample in this study were all nurses in Tanjung Room consist of 33 people taken using total sampling techniques. Descriptive analysis was used to describe the characteristics of respondent, nurses' knowledge and attitudes about atraumatic care, and the application of atraumatic care by nurses. Therefore bivariate analysis was done using Rank Spearman test to see the relationship between nurses' knowledge and attitudes with the application of atraumatic care. The results of this study showed that the majority of respondents have less knowledge about atraumatic care (90.9%), most nurses showed a positive attitude towards the application of atraumatic care (90.9%), most of nurses have applied atraumatic care well (72.7%). From the bivariate analysis, known that there is no relationship between the knowledge and attitudes of nurses regarding the implementation of atraumatic care with the application of atraumatic with the p value for knowledge (0.751) and the p value for attitude (0.812). For further researchers to explored the factors that influence the application of atraumatic care by using different approaches and methods so that research will be more varied.
Hubungan Status Ekonomi dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Gizi Balita dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka Tahun 2020 Yulianti, Mona
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i2.140

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang dipresentasikan dengan nilai z-score < -3,0. Faktor yang mempengaruhi stunting antara lain yaitu status ekonomi yang akan turut menentukan status gizi keluarga tersebut, termasuk ikut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu sikap juga menjadi faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi status gizi balita. Ibu yang memiliki sikap negatif kurang peduli terhadap asupan gizi anaknya. Desain cross sectional, dilakukan terhadap 87 ibu dan balita dengan stunting teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner determinan perilaku ibu dan menggunakan microtoise untuk mengukur tinggi badan anak. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chiquare. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli Tahun 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status ekonomi dan sikap ibu dalam pemenuhan gizi balita dengan kejadian stunting. Saran dari penelitian ini dapat menjadi informasi petugas kesehatan dapat meingkatkan program-program terkait stunting di wilayah kerja puskesmas.
Penerimaan Diri Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Sumedang 2018 Yulianti, Mona
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.148

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan kelainan motorik yang banyak ditemukan pada anak-anak dan kejadiannya semakin tinggi setiap tahunnya. Di Indonesia, jumlah anak usia sekolah, yaitu 5 - 14 tahun, ada sebanyak 42,8 juta jiwa. Jika mengikuti perkiraan tersebut, maka diperkirakan ada kurang lebih 4,2 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus. Pada umunya mempunyai anak berkebutuhan khusus membebani secara fisik, mental sosial, dan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi secara mendalam penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus. Metode penilitian menggunakan menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus yang diambil dengan menggunakan metode criterion sampling di pilih oleh peneliti. Data dianalisa dengan menerapkan teknik Collaizi. Tema yang teridentifikasi terkait penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus berjumlah 7 tema, yaitu 1) Persepsi ibu tentang penyebab anak berkebutuhan khusus, 2) upaya mencari pertolongan terhadap masalah anak berkebutuhan khusus, 3) perkembangan kesehatan anak berkebutuhan khusus, 4) Perilaku Adaptif ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 5) Bentuk dan sumber dukungan yang diperoleh ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 6) bentuk dan sumber hambatan yang di temui ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 7) Penerimaan diri ibu memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan perawat anak dalam memberikan dukungan bagi Ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus (ABK)
Pengembangan Media Edu-Kari (Edukasi Kesehatan Reproduksi Interaktif) Berbasis Aplikasi Dalam Upaya Peningkatan Kemandirian Kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus Hasanah, Puji Nurfauziatul; Yulianti, Mona; Abulloh, Muhammad Farid
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.697

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki kebutuhan kesehatan reproduksi yang samadengan anak pada umumnya, namun masih menghadapi hambatan dalam mendapatkanakses informasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi pada anak. Pemberian informasikesehatan reproduksi yang adekuat diharapkan dapat mencegah masalah kesehatan danrisiko kekerasan seksual pada ABK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkanmedia edukasi kesehatan interaktif berbasis aplikasi android yang dapat meningkatkankemandirian kesehatan reproduksi ABK melibatkan orang tua dan guru serta pengasuhanak. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode research and development (RnD)dengan pendekatan Borg dan Gall. Uji efektivitas produk dilakukan dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen melibatkan 50 responden terdiri dariorang tua, guru, dan ABK. Hasil penelitian adalah Media Edu-Kari berbasis aplikasiandroid, buku panduan, dan catatan perkembangan anak. Hasil uji validitas produkmelalui CVI menunjukan nilai rata – rata 4,3 – 4,6 menunjukan bahwa Media Edu-Karilayak untuk dipergunakan secara luas. Hasil uji efektivitas Media Edu-Kari didapatkannilai signifikansi atau p-value sebesar 0,001 (Sig. < 0,05) yang bermakna bahwa adapengaruh media Edu-Kari dalam meningkatkan kemandirian kesehatan reproduksi padaABK. Upaya pengembangan media edukasi ini diharapkan dapat digunakan secara luasoleh orang tua, anak dan guru serta bagi sekolah untuk dapat diintegrasikan denganpembelajaran, serta pemberian asuhan keperawatan berupa edukasi kesehatan reproduksiABK untuk optimalisasi kemandirian kesehatan reproduksi. Optimalisasi kemandiriankesehatan perlu melibatkan lintas sektoral dengan melibatkan digitalisasi kesehatan untukmencapai outcome peningkatan derajat kesehatan yang holistik