Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Hambatan Dalam Proes Klaim Dana BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: Analysis of Obstacles in the BPJS Health Claims Process at Community Health Centers in Central City, Gorontalo City Novelia Beleneti; Herlina Jusuf; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10620

Abstract

Proses klaim dana BPJS Kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung kelangsungan pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun, dalam pelaksanaanya sering ditemukan berbagai hambatan yang dapat berdampak pada keterlambatan pencairan dana klaim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hambatan yang di hadapi pada proses klaim BPJS di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jenis penelitian kualitatif. Informan kunci kepala puskesmas, informan biasa dua orang yaitu kepala tata usaha dan bendahara, dan informan penunjang lima orang yaitu pengelola dana kapitasi, perawat dan tiga orang tenaga administrasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hambatan dalam proses klaim dana BPJS kesehatan meliputi berbagai faktor. Yaitu faktor man, faktor material, faktor method, faktor machine, faktor money. Hal ini dapat dilihat dari hambatan yang berasal dari belum adanya pelatihan khusus yang terstruktur bagi petugas klaim, keterbatasan pemahaman terhadap alur dan ketentuan klaim, serta kendala teknis pada sistem yang digunakan. Selain itu, kelengkapan dan ketepatan waktu pengajuan klaim juga menjadi faktor yang mempengaruhi proses klaim. Perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar dapat mendukung kelancaran proses pengajuan klaim dana BPJS Kesehatan.
Dampak Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Akses Dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: The Impact of the National Health Insurance Policy on Access and Quality of Health Services at the Central City Community Health Center in Gorontalo City Siti Fatmawati R. Patamani; Irwan; Andi Mursyidah; Suardi; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10784

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak kebijakan JKN terhadap akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan kunci kepala puskesmas dan operator JKN, Informan biasa 3 orang yaitu kepala tata usaha, perawat dan petugas P-Care, dan informan penunjang 2 orang yaitu pasien JKN PBI dan Non-PBI. Hasil penelitian menunjukkan dampak kebijakan JKN terhadap akses pelayanan kesehatan berdampak positif ditinjau dari aspek keterjangkauan finansial, ketersediaan layanan, aksesibilitas fisik, kemudahan administrasi dan kesesuaian layanan dan dampak kebijakan JKN terhadap kualitas pelayanan kesehatan berdampak positif ditinjau dari aspek struktur, proses, dan outcome. Kebijakan JKN meningkatkan akses pelayanan kesehatan, namun peningkatan kualitas pelayanan belum optimal. Diperlukan penguatan sumber daya dan sistem pelayanan untuk meningkatkan mutu layanan.
Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Angka Timbulan Sampah: Analysis of factors influencing waste generation rates Ulfa Aulia; Vidya Hadju
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5535

Abstract

Timbulan sampah merupakan jumlah sampah yang timbul dari masyarakat dalam satuan volume maupun berat per kapita perhari, atau perluas bangunan atau perpanjang jalan. Pengelolaannya dan penanganan sampah masih dilakukan dengan paradigma lama yaitu dengan kumpul angkut buang dan hal tersebut menjadi kebiasaan dalam sehari-hari. Kemudian, tidak hanya pada pengelolaan sampah, tetapi tidak adanya tempat pemilahan dan terbatasnya lahan tempat pengelolaan sampah. Hal tersebutlah yang melatar belakangi peneliti untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan masyarakat tentang angka timbulan sampah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional, variabel independen yaitu tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan dengan variabel dependen yaitu angka timbulan sampah rumah tangga. Populasi berjumlah 264 rumah tangga dengan metode Simple Random Sampling dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel sesuai dengan SNI 19-3964-1994 sampel pada penelitian ini adalah 215 responden rumah tangga di Perumahan Citra Agrindo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo dengan analisis data menggunakan uji statistik Regresi Logistik Sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pendidikan memiliki nilai signifikansi sebesar p=0.029 yang berarti terdapat hubungan antara pendidikan dengan angka timbulan sampah, pekerjaan memiliki nilai signifikansi sebesar p=0.02 yang berarti terdapat hubungan antara pekerjaan dengan angka timbulan sampah, dan pengetahuan memiliki nilai signifikansi sebesar p=0.002 yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan dengan angka timbulan sampah.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap angka timbulan sampah dengan nilai signifikansi p=0.029, p=0.02, dan p=0.002.
Efektivitas Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis) dan Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra Linn.) Terhadap Penguraian Sampah Styrofoam: Effectiveness of Sweet Orange Peel (Citrus Sinensis) and white Wood Leaves (Melaleuca Leucadendra Linn.) on Decomposition of Styrofoam Waste Farah Fadhila R. Daud; Ulfa Aulia; Sylva Flora Ninta Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6619

Abstract

Styrofoam merupakan material plastik yang sangat sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menguraikan sampah styrofoam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan dua perlakuan, yaitu perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih, serta satu kelompok kontrol. Pengulangan dilakukan sebanyak tiga kali. Sampel styrofoam dibeli dari salah satu toko plastik yang ada di Kecamatan Kota Tengah. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih efektif dalam menguraikan sampah styrofoam. Waktu penguraian tercepat pada perasan kulit jeruk manis dengan konsentrasi 500% dapat menguraikan styrofoam dalam 12 menit, dan waktu penguraian tercepat minyak atsiri daun kayu putih dengan konsentrasi 100% juga membutuhkan waktu 12 menit. Terdapat perbedaan signifikan dalam variasi konsentrasi perasan kulit jeruk manis (p=0,013) dan minyak kayu putih (p=0,046) dalam menguraikan styrofoam. Diharapkan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan styrofoam dan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi penggunaan bahan alami dalam pengelolaan limbah styrofoam.
Hubungan Durasi Penggunaan Alat Elektronik (Gadget), Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo: Relationship Between Duration Of Electronic Device (Gadget) Use, Physical Activity And Diet Patterns With Nutrition Status Of Adolescents In SMP Negeri 1 Kota Gorontalo Ilmin Nusi; Sunarto Kadir; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6686

Abstract

Status gizi adalah kondisi yang dipengaruhi oleh kebutuhan fisik terhadap energi dan zat gizi yang diperoleh melalui asupan makanan, dengan dampak fisik yang dapat diukur. Rumusan masalah penelitian adalah durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik, dan pola makan pada remaja, serta apakah terdapat hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode obeservasional dengan desain cross sectional, yang dilakukan pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Sampel diambil dengan metode simple random sampling, melibatkan 208 responden. Status gizi ditentukan berdasarkan z-score indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U). Data durasi penggunaan gadget diperoleh dari kuesioner yang telah divalidasi. Data aktivitas fisik diperoleh dari kuesioner tingkat aktivitas fisik (PAL). Dan data pola makan diperoleh dari kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data menggunakan uji Fisher Exact dan uji Spearman dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi penggunaan alat elektronik (gadget) dengan status gizi (p=0,035), aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,037) dengan nilai korelasi spearman 0,144 dan pola makan dengan status gizi (p=0,040) dengan nilai korelasi spearman 0,143. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Remaja disarankan untuk menjaga pola makan, mengurangi durasi penggunaan gadget, dan meningkatkan aktivitas fisik agar tidak mempengaruhi status gizi.
Penggunaan Leaflet sebagai Media Literasi dalam Penerapan Hygiene dan Sanitasi Makanan di Panti Asuhan: Use of Leaflets as a Literacy Media in Implementing Food Hygiene and Sanitation in Orphanages Sarinah Basri K; Herlina Jusuf; Sylva Flora Ninta Tarigan; Ulfa Aulia; Vidya Avianti Hadju
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6778

Abstract

Pentingnya makanan dan minuman bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, serta dampak negatif yang dapat timbul akibat pengelolaan makanan yang tidak baik. Penyakit bawaan makanan merupakan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat, dengan jutaan orang terpengaruh setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan hygiene dan sanitasi makanan di panti asuhan melalui media leaflet. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 di sebuah panti asuhan di Gorontalo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik kebersihan dan sanitasi makanan. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap: observasi dan edukasi menggunakan media literasi berupa leaflet. Hasil observasi menunjukkan bahwa praktik higiene dan sanitasi di panti asuhan masih sangat kurang, ditandai dengan penjamah makanan yang tidak mencuci tangan, tidak menggunakan pakaian pelindung, serta peralatan yang tidak dibersihkan dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, literasi dilakukan mengenai penerapan higiene dan sanitasi yang baik dengan menggunakan media leaflet. Leaflet tersebut dirancang untuk memberikan informasi praktis tentang pentingnya hygiene dan sanitasi makanan, termasuk panduan mencuci tangan, etika penanganan makanan, dan langkah-langkah menjaga kebersihan di dapur. Diharapkan, kegiatan ini akan memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak, pengelola, dan penjamah makanan dalam meningkatkan standar kesehatan dan kebersihan di panti asuhan.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Stress Kerja Pada Polisi Di Polres Bone Bolango: Analysis of Risk Factors for Occupational Stress Incidents in Police at the Bone Bolango Police Station Fitriyanti Kasim; Irwan; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8277

Abstract

Stres adalah keadaan internal yang dapat diakibatkan oleh tuntutan fisik dari tubuh atau kondisi lingkungan dan sosial yang dinilai potensial membahayakan, tidak terkendali atau melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Stres dapat timbul dari berbagai macam sumber, diantaranya adalah tuntutan. Tuntutan terhadap pekerjaan bisa merupakan sumber stres yang potensial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian stress kerja pada Polisi di Polres Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel untuk penelitian ini adalah seluruh populasi menjadi sampel atau disebut total sampling yang berjumlah 35 orang. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui stress kerja pada polisi Polres Bone Bolango. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian di dapatkan dari 35 Polisi, bahwa ada hubungan antara rutinitas dengan tingkat stress kerja (p=0,002), tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat stress kerja (p=0,574), ada hubungan antara masa kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,026), dan ada hubungan antara rekan kerja dengan tingkat stress kerja (p=0,004). Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa massa kerja, rekan kerja dan rutinitas berhubungan dengan stress kerja. Disarankan kepada Polres Bone Bolango sebaiknya menyelenggarakan pelatihan rutin mengenai identifikasi dini gejala stres dan strategi koping yang efektif bagi seluruh anggota.
Efek konsumsi Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap peningkatan berat badan balita Ulfa Aulia; Sitti Radhia; Nurul Fuadi; Ryman Napirah; Sarinah Basri K.; Vidya Avianti Hadju
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.381

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk olahan dari buah kelapa yang dibuat dengan metode secara fisika atau biokimia untuk menghasilkan minyak kelapa murni dengan karakter kadar air dan asam lemak bebas yang rendah, berbau harum dan daya simpan yang lebih dari 12 bulan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat perbedaan berat badan balita sebelum diberikan intervensi berupa pemberin VCO dan sesudah diberikan VCO. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan menggunakan 10 sampel balita di kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis Wilcoxon untuk melihat perbedaan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa VCO dapat meningkatkan berat badan balita terbukti dengan hasil analisis yang dilakukan dan memperoleh hasil yang signifikan yaitu 0.007 yang berarti ada perbedaan berat badan balita sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa pemberian VCO selama 2 bulan. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam mengatasi masalah berat badan kurang pada balita.
Applying The Theory of Planned Behavior to Analyze Household Plastic Waste Management Behavior in Coastal Areas Sarinah Basri K; Tri Septian Maksum; Ulfa Aulia; Indra G. Ahmad
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 3: July 2026 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11712

Abstract

Background: Household plastic waste management in coastal areas remains a challenge due to the low implementation of the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). The Theory of Planned Behavior (TPB) can be used to explain the factors influencing waste management behavior. Objective: To analyze the influence of TPB constructs on household plastic waste management behavior in coastal areas. Methods: A quantitative study with a cross-sectional design was conducted in Bajo Village, Tilamuta District, Boalemo Regency, Gorontalo. The sample consisted of 185 households selected using simple random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using path analysis with a significance level of 5%. Results: Attitude toward Behavior (p = 0.003), Subjective Norm (p < 0.001), and Perceived Behavioral Control (p < 0.001) had significant effects on Behavioral Intention. Furthermore, Perceived Behavioral Control (p = 0.008) and Behavioral Intention (p = 0.049) significantly influenced plastic waste management behavior. Most TPB indicators and 3R behaviors showed significant effects, except for support for waste management regulations or policies, the reuse of plastic bottles, and participation in community recycling activities. Conclusion: TPB effectively explains household plastic waste management behavior in coastal areas, with Perceived Behavioral Control emerging as the most dominant factor in shaping both behavioral intentions and actual behavior.