Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Hepatitis dalam Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah Akram, Sitti Rahbiah; Basri, Ririn Feriana; Maulana, Muhammad Alfian; Natsir, Dinda Suci Salsabila
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 4 (2026): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1fxreb15

Abstract

Hepatitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang organ hati dan dapat terjadi pada semua kelompok usia. Salah satu jalur penularan hepatitis adalah melalui transfusi darah apabila darah yang digunakan tidak melalui proses skrining yang memadai. Remaja, khususnya siswa sekolah menengah atas, merupakan kelompok yang perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar memiliki pemahaman yang baik terkait pencegahan penyakit menular, termasuk hepatitis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai hepatitis serta upaya pencegahan penularannya melalui transfusi darah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah yang disertai diskusi interaktif. Sasaran kegiatan adalah 50 orang siswa SMA Negeri 12 Makassar. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Ketua Program Studi serta perwakilan guru sekolah. Selanjutnya dilakukan pemberian materi edukasi mengenai pengertian hepatitis, jenis-jenis hepatitis, cara penularan, serta pentingnya uji saring Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) untuk menjamin keamanan darah donor. Kegiatan juga dilengkapi dengan pengecekan golongan darah siswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengetahui golongan darah masing-masing dalam konteks transfusi darah yang aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai hepatitis dan pencegahan penularannya. Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan pengetahuan siswa, menekan risiko penularan hepatitis, serta meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan siswa SMA
Tingkat Partisipasi Pendonor Reaktif IMLTD terhadap Konseling Pascadonor Sitti Rahbiah Akram; Ririn Feriana Basri; Dahniar, Dahniar; A. Arviani Desianti Nur
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6643

Abstract

Screening for Transfusion-Transmissible Infections (TTIs) is an essential process in obtaining safe blood. Donors with reactive screening results must receive counseling, which is preceded by a notification process informing the donor of their test results, followed by post-donation counseling. Post-donation counseling is crucial to gather demographic information and assess risk exposure among donors with positive results. This study aims to determine the level of participation of reactive donors in attending post-donation counseling. It is a quantitative descriptive study using secondary data from the Blood Transfusion Unit of the Indonesian Red Cross (UTD PMI) of South Sulawesi Province. The study population consisted of donors who tested reactive for Transfusion-Transmissible Infections, with samples being those reactive donors who attended post-donation counseling. The results showed that out of a total of 353 reactive donors, only 33% attended counseling, while 67% did not. Several factors contributed to the absence of reactive donors during counseling sessions, including difficulties in contacting the donors and a lack of willingness to attend counseling. Considering the importance of donor counseling for the donors themselves, their families, and the community, it is a crucial activity to implement. Donor counseling contributes to the continuity of health services, plays a key role in preventing further transmission of infections, assists in outbreak control, and helps reduce the disease burden on the national health system.