Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemeriksaan Golongan Darah pada Masyarakat Kelurahan Tamparang Keke Kota Makassar Nur, A. Arviani Desianti; Dahniar, Dahniar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 4 (2025): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ht89fr07

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kelurahan Tamparang Keke mengenai pentingnya mengetahui golongan darah. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan golongan darah dengan teknik slide test, yang dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2025 di Kantor Kelurahan Tamparang Keke. Sebanyak 26 peserta berpartisipasi dalam pemeriksaan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa golongan darah O merupakan yang paling dominan (34,62%), diikuti oleh golongan darah B (30,77%), A (26,92%), dan AB (7,69%). Seluruh peserta memiliki Rhesus positif (100%). Kesadaran akan golongan darah sangat penting dalam situasi darurat medis serta mendukung program donor darah di masyarakat.
Penyuluhan Mengenai Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi Calon Pendonor Darah Dahniar Dahniar; A. Arviani Desianti Nur
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i1.540

Abstract

Blood donation is a humanitarian activity that benefits patients in need of a blood transfusion. However, the process of donating blood can also pose health risks to donors, especially if they are not in optimal condition or lack knowledge of proper first aid measures. Most blood donors experience mild side effects such as dizziness, weakness, or nausea, while in certain cases, more serious reactions like fainting or bleeding at the needle insertion site may occur. Therefore, understanding First Aid in Accidents (P3K) is essential for prospective blood donors so they can prevent, recognize, and properly manage these side effects. Based on this, an educational outreach program has been conducted for the community of Tamparang Keke Subdistrict, Mamajang District, Makassar City. This outreach program aims to enhance basic knowledge among community members who wish to donate blood regularly.
ANALISIS KADAR TUMOR NECROSIS FACTOR-ALFA (TNF-ALFA) PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN LAMA PENGOBATAN 3 TAHUN DAN 5 TAHUN SUNARTO, SUNARTO; WAHYU, MUHAMMAD; HARDYANSA, HARDYANSA; RESTAMI, DEWI NITA; NUR, A. ARVIANI DESIANTI
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.35727

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penyempitan atau penyumbatan di dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu, pengetahuan yang rendah mengenai kepatuhan meminum obat dapat menurunkan kesadaran terhadap pentingnya melaksanakan kepatuhan meminum obat dan dapat berdampak pada cara pelaksanaan pengendalian penyakit jantung, akibatnya dapat terjadi komplikasi berlanjut sedangkan TNF-Alfa dihasilkan oleh sel makrofag dan sel-sel jenis lainnya dengan berbagai aktivitas biologi pada sel-sel sasaran yang termasuk sistem imun maupun bukan. Sejumlah jenis sel baru dapat menghasilkan TNF setelah mendapatkan rangsangan yang sesuai misalnya dari limfosit dan sel NK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) pada penderita penyakit jantung koroner dengan lama pengobatan 3 Tahun dan 5 Tahun. Desain penelitian ini adalah cross sectional study, data pada penelitian ini menggunakan 24 subjek yang terdiri dari 13 laki-laki dan 11 perempuan, sampel yang digunakan yaitu sampel pasien penyakit jantung koroner yang menandakan adanya pengaruh kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) pada pasien penyakit jantung coroner, TNF-Alfa diperiksa dengan metode Elisa. Penelitian ini adalah terdapat hubungan kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) Pada penyakit jantung koroner dengan masa pengobatan 3 tahun dan 5 tahun. Terdapat hubungan Kadar Tumor Necrosis Factor-Alfa (TNF-Alfa) Pada penyakit jantung koroner dengan masa pengobatan 3 tahun dan 5 tahun.
ANALISIS DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN MINAT DONOR DARAH PADA MASYARAKAT KELURAHAN TAMPARANG KEKE Nur, A. Arviani Desianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42429

Abstract

Ketersediaan darah untuk transfusi masih menjadi tantangan di Indonesia, dengan defisit sekitar 500 ribu kantong per tahun. Salah satu faktor memengaruhi ketersediaan darah yakni tingkat pengetahuan serta minat masyarakat dalam mendonorkan darah. Penelitian ini bertujuan agar menganalisis tingkat pengetahuan serta minat masyarakat di Kelurahan Tamparang Keke terhadap donor darah. Penelitian ini memakai desain deskriptif kuantitatif dengan populasi semua masyarakat Kelurahan Tamparang Keke. Sampel diambil secara random sebanyak 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji reliabilitas dan validitasnya, serta dilengkapi wawancara serta observasi. Analisis data dilakukan memakai statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 70% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai donor darah, 14% cukup, dan 16% kurang. Sementara itu, sebanyak 72% responden memiliki minat tinggi untuk mendonorkan darah, 19% sedang, dan 9% rendah. Hasil ini menunjukkan tingkat pengetahuan serta minat donor darah masyarakat Kelurahan Tamparang Keke memiliki pengetahuan yang baik dan minat tinggi terhadap kegiatan donor darah. Kesimpulan penelitian ini menyatakan jika makin tinggi tingkat pengetahuan seseorang tentang donor darah, semakin tinggi pula minatnya untuk berdonor. Namun, masih terdapat kendala seperti ketakutan, mitos, dan keterbatasan informasi yang mempengaruhi minat masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif serta kemudahan akses layanan donor darah agar partisipasi masyarakat meningkat.
Penyuluhan dan Kampanye Donor Darah: Membangun Generasi Peduli Sesama Dahniar, Dahniar; Nur, A Arviani Desianti; Parawangsa, Dirgah Agum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2793

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya donor darah melalui program penyuluhan dan kampanye bertema “Membangun Generasi Peduli Sesama”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi donor darah, terutama dari kalangan remaja dan mahasiswa, yang umumnya disebabkan oleh kurangnya informasi yang benar serta persepsi keliru terkait donor darah. Melalui metode penyuluhan tatap muka secara interaktif, peserta dibekali materi seputar manfaat donor darah, prosedur pelaksanaan, syarat menjadi pendonor, hingga penjelasan tentang berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Kampanye pendukung dilakukan secara luring untuk menjangkau lebih banyak audiens. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya donor darah, serta munculnya keinginan untuk menjadi pendonor secara sukarela. Sebagian besar peserta juga menyatakan komitmen untuk terlibat dalam kegiatan kemanusiaan lainnya di masa depan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan persuasif mampu menumbuhkan empati, membentuk sikap peduli sosial, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan dan kolaboratif dengan berbagai pihak guna menciptakan budaya donor darah yang kuat di masyarakat.
Optimalisasi Kesehatan Masyarakat melalui Pemeriksaan dan Pembuatan Kartu Golongan Darah Gratis bagi Warga Kelurahan Laikang Makassar Jamaluddin, Indra Prastiwi; Nur, A Arviani Desianti; Parawansa, Dirgah Agum; Sa’pang, Tri Monica Bunga
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 10 (2025): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/yg3nzr07

Abstract

Pemeriksaan golongan darah adalah proses identifikasi tipe darah seseorang berdasarkan sistem ABO (A, B, AB, O) dan faktor Rhesus (positif atau negatif), yang memiliki peran penting dalam tindakan medis seperti transfusi darah, persalinan, dan penanganan keadaan darurat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemeriksaan golongan darah secara gratis serta pembuatan kartu golongan darah yang dibagikan langsung kepada peserta sebagai bentuk edukasi dan layanan kesehatan promotif-preventif. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah deskriptif observasional yaitu menggambarkan hasil pemeriksaan golongan darah berdasarkan hasil observasi di lapangan. Sebanyak 50 orang warga berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki golongan darah O dan B, dan seluruh peserta memiliki Rhesus positif (Rh+). Tingginya antusiasme warga mencerminkan adanya kebutuhan informasi serta kesadaran yang meningkat terkait pentingnya mengetahui golongan darah. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi pengetahuan maupun kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat medis. Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut serta direplikasi di wilayah lain sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat
Edukasi Donor Darah: Mewujudkan Masyarakat Sadar Pentingnya Donor Darah Bagi Layanan Kesehatan Nur, A Arviani Desianti; Dahniar, Dahniar; Jamaluddin, Indra Prastiwi; Masri, Aurika Nur Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i1.126

Abstract

Donor darah merupakan kegiatan sosial yang tidak hanya bermanfaat bagi penerima tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah menjadi tantangan utama dalam mencukupi kebutuhan darah nasional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kelurahan Laikang, Kota Makassar, terhadap manfaat serta pentingnya donor darah. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung kepada masyarakat melalui penyuluhan interaktif yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2025 di Kantor Kelurahan Laikang. Sebanyak 56 peserta dari masyarakat sekitar hadir dan mengikuti kegiatan ini. Materi edukasi meliputi manfaat donor darah bagi kesehatan, persyaratan menjadi pendonor, serta proses pelaksanaan donor darah. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi D-III Teknologi Bank Darah sebagai narasumber. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta, yang tercermin dalam partisipasi aktif selama penyuluhan berlangsung. Edukasi yang diberikan berkontribusi dalam membentuk pemahaman baru, memperbaiki sikap terhadap donor darah, serta memotivasi masyarakat untuk menjadi pendonor. Selain manfaat kesehatan seperti menurunkan kekentalan darah dan risiko penyakit jantung, informasi yang akurat juga membantu mengurangi ketakutan dan mitos yang selama ini menjadi hambatan. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini terbukti efektif sebagai strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap donor darah, serta sebagai langkah nyata dalam mendukung ketersediaan darah yang aman dan mencukupi di masyarakat.
Gambaran Ketersediaan Stok Komponen Darah Thrombocyte Concentrate di UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024 Jannah, Andi Miftahul; Nur, A Arviani Desianti; Dahniar, Dahniar
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i5.613

Abstract

Ketersediaan stok komponen darah sangat penting dalam pelayanan transfusi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketersediaan stok komponen darah thrombocyte concentrate di UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh data stok komponen darah TC yang lulus produk. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling dari data yang tersedia. Pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder yang diperoleh dari bagian kantor pendataan UDD PMI, mencakup produksi, stok, permintaan, dan pemberian TC. Data dianalisis menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan total produksi TC mencapai 17.997 kantong, dengan bulan Maret sebagai bulan tertinggi. Stok TC yang lulus produk mencapai 17.594 kantong, sementara permintaan total mencapai 19.007 kantong, dengan puncak permintaan pada bulan Desember. Total pemberian TC selama tahun 2024 adalah 15.429 kantong. Kesimpulannya, terdapat ketidakseimbangan antara permintaan dan persediaan TC, yang dapat memengaruhi pelayanan transfusi darah. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah meningkatkan sosialisasi donor darah untuk memenuhi kebutuhan stok.
Gambaran Kejadian pada Pasien Transfusi Darah dengan Inkompatibilitas Crossmatch (Uji Silang Serasi) di UPT Unit Transfusi Darah Dinas Kesahatan Kab. Luwu Utara Tahun 2024 Yunus, Muhammad; Anas, M; Nur, A Arviani Desianti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i5.616

Abstract

Crossmatch (uji silang serasi) merupakan salah satu pengujian pra – transfusi untuk mnguji kecocokan darah donor dengan darah pasien. Inkompatibilitas crossmatch merupakan hasil crossmatch terjadinya ketidakcocokan antara dara donor dan darah resipien yang dimana hasil tersebut jika ditransfusikan dapat menimbulkan masalah serius seperti reaksi transfusi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian inkompatibilitas crossmatch (uji silang serasi) pada pasien transfusi darah di UPT Unit Transfusi Darah Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara tahun 2024. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data sekunder dari hasil pemeriksaan crossmatch inkompatibel sebanyak 110 sampel. Data dianalisis berdasarkan karakteristik pasien seperti jenis kelamin, golongan darah, dan jenis inkompatibilitas. Hasil menunjukkan bahwa inkompatibilitas paling banyak terjadi pada pasien perempuan (52%), dengan golongan darah O+ (36%). Jenis inkompatibilitas yang paling sering ditemukan adalah mayor negatif, minor positif, dan autokontrol positif sebesar (85%). Oleh karena itu, pemeriksaan pra-transfusi yang akurat sangat penting guna menghindari reaksi transfusi yang merugikan.
Gambaran Kejadian IMLTD pada Pendonor Darah di UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024 Hardiyanti Julia Rahmat; Dahniar Dahniar; A. Arviani Desianti Nur
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v3i4.874

Abstract

A donor is someone who gives blood or blood components so that they can be used by others. Blood transfusion is a blood or blood components distribution activity from donors to patients with special considerations. Blood transfusion carry the risk of transmitting infection that can endanger the recipient patients. Transfusion-transmitted infections are pathogens that can weakenbthe immune system. These infections can include HIV, HBsAg, HCV, and Syphilis. Pre-transfusion screening is necessary to minimize the risk of infection spread. Pre-transfusion screening tests that can be performed include chemiluminescent immunoassay (CHLIA) and nucleic acid testing (NAT). These tests can detect the presence and quantify the titer of antigens in the serum and blood of potential donors. Screening for transfusion-transmitted infections is a blood safety measure aimed at minimizing the risk of infection transmission to blood recipients, healthcare workers, and the environment, conducted prior to the blood transfusion process. The high incidence of Transfusion-Transmitted Infections in donor blood units underscores the importance of accurate and precise screening. Testing must have high sensitivity and specificity to prevent false-negative results due to low analyte levels.