Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science

Pemetaan Kelurahan Pasar Pagi Kota Samarinda Dengan menggunakan Autodesk Map Stefano, Andrew; Endayani, Sri
Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science Vol. 1 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : P3KM Politani Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/gets.v1i1.2

Abstract

Pesatnya pertumbuhan Kota Samarinda mempengaruhi struktur kota, maka peta kota yang digunakan harus di up to date agar objek baru yang belum tampak di peta bisa terlihat. Peta up to date diperlukan untuk melihat perkembangan kota Samarinda saat ini. Global Positioning System (GPS) dibutuhkan untuk menggambar objek baru yang belum tergambar di peta. Tujuan penelitian ini adalah membuat peta jaringan jalan di Kota Samarinda merupakan salah satu peta yang sering digunakan untuk mendapat informasi lokasi, nama jalan, panjang dan jarak ditempuh pada suatu wilayah. Alat yang digunakan membuatkan peta jaringan jalan di Kota Samarinda adalah GPS Garmin 60 CSX. GPS adalah alat untuk mencari titik koordinat jaringan jalan yang belum tergambar di peta. Penentuan titik koordinat, GPS menerima sinyal dari satelit GPS. Metode yang digunakan dalam menggambar jaringan jalan di Kota Samarinda dilakukan dua tahapan yaitu proses pengumpulan data dan menggambar peta jaringan jalan dengan software Autodesk Map. Proses pengambilan data jaringan jalan dilakukan dengan survei menggunakan GPS. Setelah itu data diolah di komputer dengan menggunakan software Map Source dan Autodesk Map 2008. Survei jaringan jalan berguna untuk mengetahui titik koordinat jaringan jalan yang belum terlihatdi peta. Pada proses penggambaran dapat meng-cross check koordinat dasar yang berasal BIG. Hasil penelitian ini adalah peta up to date yang menginformasikan lokasi, jaringan jalan dan pembangunan yang ada di Kota Samarinda.
Studi Tentang Pemodelan Bangunan Ditinjau Dari Aspek Teknis (Studi Kasus: Bangunan di Daerah Tropis) Stefano, Andrew; Endayani, Sri
Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science Vol. 1 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : P3KM Politani Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/gets.v1i2.14

Abstract

Penyebab pemanasan global adalah meningkatnya emisi CO2 di atmosfer. Kondisi ini menyebabkan bumi semakin panas dan mempengaruhi kehidupan di masa yang akan datang, es di daerah kutub mencair, permukaan laut naik setiap tahun, hingga terciptanya badai angin. Kondisi lingkungan seperti ini dapat membahayakan generasi di masa yang akan datang. Pemakaian listrik dari pembangkit berbahan bakar menggunakan fosil, merupakan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global, karena dapat meningkatkan emisi CO2. Bangunan yang didesain tidak memperhitungkan pemakaian listrik, merupakan salah satu kontribusi dalam perusak lingkungan. Kebutuhan listrik tidak dapat dihindari karena pesatnya perkembangan teknologi. Pengaruh iklim luar daerah tropis yang panas berpengaruh ke dalam bangunan, menyebabkan beban pendinginan semakin besar. 40-50% energi listrik dalam bangunan dibutuhkan untuk proses pendinginan ruang (Air Conditioner), presentasi ini akan semakin besar kalau iklim di luar semakin panas. Usaha penghematan listrik pada skala bangunan dengan cara mentraitment konfigurasi arsitekturnya. Penyebab panas pada bangunan 80% berasal dari luar bangunan dengan mempertimbangkan desain sistem penerangan, pendinginan dan kulit bangunan. Dapat mencapai 70% pengurangan penggunaan listrik dengan penstimulasian antara model bangunan yang respond dan tidak terhadap lingkungan. Lebih hemat lagi 30-40% bila desain bangunan melibatkan penggunaan unsur tanaman dan air. Penelitian menegaskan bahwa aspek desain bangunan sangat berpengaruh terhadap penggunaan energi listrik, dan berkontribusi pada kepedulian terhadap pemanasan global dunia.
Pembuatan Peta Batas Wilayah Kelurahan Pelabuhan Kecamatan Samarinda Kota Stefano, Andrew; Endayani, Sri
Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science Vol. 2 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : P3KM Politani Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/gets.v2i1.27

Abstract

The practical science of Geodesy is making maps of large or small parts of the earth's surface. The City of Samarinda currently has the problem of not having a city map for city government officials or local residents. The absence of a city map makes it difficult for city officials and the public to find out information on sub-district boundaries and land use in the Pelabuhan Subdistrict area, the District of Samarinda Kota. To create a map of the boundaries of the Pelabuhan Subdistrict above, a survey was carried out using a handheld GPS to surround and identify the boundaries of the Pelabuhan Subdistrict according to the direction of one of the District of Samarinda Kota officials who was very knowledgeable about the conditions in the field. The creation of the Pelabuhan Subdistrict boundary map was carried out through a digitization process in the QGIS application by displaying corrected satellite imagery. Through the QGIS application, digitization is carried out according to the conditions and conditions at the location, by paying attention to the appearance of the earth on satellite images of the City of Samarinda. The objects digitized in this process are the boundaries of the Pelabuhan Subdistrict, the District of Samarinda Kota, and public facilities. Apart from that, interpretation was carried out and it was found that land use in the District of Samarinda Kota, the City of Samarinda includes green open space, city utilities and built-up land. Land use in the form of trade and service centers is almost evenly distributed throughout the District of Samarinda Kota.