Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN THE LEARNING CELL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN HADIS PESERTA DIDIK DI MAS NURUL HUDA KECAMATAN GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMAN BARAT Lutfiyani; Amul Husni Fadlan
El-Rusyd Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v7i2.135

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran the learning cell yang dilakukan di kelas XI pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MAS Nurul Huda Kecamatan Gunung Tuleh dapat memberi motivasi dan keaktifan dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, sehingga penulis merasa tertarik dan ingin mengkaji bagaimana proses nyata dalam pembelajaran dan penggunaan metode pembelajaran the learning cell untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MAS Nurul Huda Kecamatan Gunung Tuleh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat field research atau penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Serta sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber data primer yaitu guru Al-Qur’an Hadis kelas XI dan peserta didik, dan sumber data sekunder terdiri dari, kepala sekolah dan wakil kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka penulis mengambil kesimpulan bahwa penerapan metode pembelajaran the learning cell pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis peserta didik di MAS Nurul Huda dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, di antaranya: satu, persiapan yang matang sebelum pelaksanaan pembelajaran, dua, pelaksanaan metode pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran the learning cell, tiga, kemampuan guru dan disertai dengan antusias peserta didik yang tinggi. Faktor pendukung implementasi metode pembelajaran the learning cell adalah guru, media atau alat peraga, dan peserta didik itu sendiri. Faktor penghambat atau kendala yang dihadapi oleh guru Al-Qur’an Hadis dalam penerapan metode the learning cell di MAS Nurul Huda yaitu : perbedaan individu siswa, kesulitan guru dalam menentukan metode, materi dan media pembelajaran, dan kesulitan guru dalam mengatur waktu
STUDENT LEARNING EVALUATION SYSTEM IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION SUBJECTS AT SENIOR HIGH SCHOOL 1 LEMBAH MELINTANG Marzuki; Dina Septiana, Yulda; Hidayat, Taufik; Lutfiyani
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2024): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Januari-Juni)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the implementation of student learning evaluation in Islamic Religious Education subjects at Lembah Melintang 1 Senior High School and its supporting and inhibiting factors. This study uses a field research approach with key informants in the form of Islamic Religious Education teachers and principals, as well as student support informants. Data collection techniques used include interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that evaluation at Lembah Melintang 1 Senior High School is carried out using general methods also used in other schools, including daily tests, mid-term exams, and final exams, as well as Core Competency assessments (which include spiritual, social, knowledge, and skills aspects). Supporting factors for evaluation include the availability of the 2023 Curriculum assessment program from the school, while inhibiting factors include low student understanding and interest in learning, environmental and social media influences, mobile phone use, and limited learning materials. This study concludes that the evaluation has been running well, but efforts are needed to increase effectiveness through the development of assessment instruments and attention to inhibiting factors.
Keberagamaan Peserta Didik Melalui Budaya Agama di SMPN 10 Bandung Ulfah Azqia Mupidah; Opik Taupik Kurahman; Lutfiyani
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2022): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i1.7

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan perkembangan agama mahasiswa yang mencari perkembangan budaya agama di SMP Negeri 10 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan keagamaan siswa melalui pengembangan budaya keagamaan di SMP Negeri 10 Bandung telah berjalan dengan baik dan terprogram, baik yang dilakukan oleh sekolah sebagai lembaga pendidikan yang utuh dengan hikmah yang berkaitan dengan perkembangan budaya keagamaan di sekolah dan kegiatan masyarakat yang dilakukan oleh Rohis (Spiritual Islam) sebagai semacam kegiatan ekstrakurikuler sekolah khusus keteduhan. kegiatan keagamaan lainnya. Keberhasilan ini dapat dicapai karena upaya kepala sekolah dan dukungan dari seluruh komunitas sekolah dengan menunjukkan komitmen yang masing-masing terjadi bersama dan saling mendukung.
Peranan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Ar Rayhan dalam Pembinaan Akhlak Anak di Ranting Bamban Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Zainal Bahri; Lutfiyani
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2022): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v7i2.27

Abstract

Fakta anak-anak di Desa Ranting Bamban Jorong Sigunanti Kecamatan Kinali memiliki sikap kurang hormat kepada orangtua, guru maupun teman-temannya. Dan untuk mengatasinya pun dapat dilakukan dengan diberikannya pembinaan akhlak pada diri anak tersebut. Sedangkan dalam pembinaan akhlak ini tidak hanya dapat dilakukan oleh lembaga formal dan informal saja melainkan juga lembaga non formal yang ada di masyarakat, yaitu TPA. TPA adalah lembaga non formal yang selain mengajarkan Al-Qur’an juga mengajarkan ibadah, aqidah dan akhlak. Dan telah terbukti adanya perubahan sikap anak setelah mengikuti pendidikan di TPA tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan pengumpulan data dengan menggunakan cara observasi, wawancara terhadap beberapa narasumber dan dokumentasi terkait Pembinaan Akhlak Anak di Ranting Bamban Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TPA Ar Rayhan mempunyai peranan dalam pembinaan akhlak anak. Hal ini terlihat adanya perubahan sikap anak-anak yang lebih baik dari sebelumnya. Dan pembinaan akhlak anaknya dapat dilakukan melalui: mengajarkan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai tajwidnya, mengajarkan tata cara dan hafalan bacaan shalat serta diajarkannya materi tentang akhlak dengan menggunakan kitab Akhlaqul Banin. Adapun dalam membina akhlak anak dapat menggunakan beberapa metode, yaitu: metode ceramah, privat, klasikal, pembiasaan, keteladanan, dan pengawasan. Faktor pendorong pembinaan akhlak di TPA terdiri dari: dukungan orangtua, motivasi anak dan lingkungan masyarakat. Sedangkan faktor penghambat pembinaan akhlak anak terdiri dari: media massa khususnya media elektronik yaitu handphone dan televisi yang menjadikan anak kurang berakhlak serta salah dalam memilih teman untuk bergaul.
Desain Pendidikan Agama Islam di SMA Yadi Mulyadi; Lutfiyani
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 2 (2021): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v6i2.47

Abstract

Desain PAI di SMA merupakan sebuah kerangka, bentuk serta rancangan prosedur pengembangan serta usaha dalam keadaan sadar kemudian direncanakan dalam mempersiapkan siswa untuk kenal dan paham serta menghayati, beriman dan bertaqwa, berakhlakul karimah, menerapkan ajaran Islam berdasarkan pokoknya yaitu al-Qur’an dan Hadits melewati aktivitas pengajaran, pelatihan dan bimbingan serta penerapan apa yang sudah dilaksanakan (pengalaman). Metode penelitian yang digunakan yaituliterature research atau kajian kepustakaan dimana peneliti melakukan seluruh usahaguna mendapatkan serta mengumpulkan seluruhinformasi terkait permasalahan yangditeliti.Penelitian ini menyajikan berbagai teori yang berhubungandengan teori lainnya serta ditunjang juga denganData dari sumber-sumber pendukung di perpustakaan, terutama yang berkaitan denganDesain Pendidikan Pendidikan Agama Islam di SMA. Data-data yang dianalisis mengenai Desain Pendidikan Pendidikan Agama Islam di SMA mengacu pada sumber buku primer tersebut dan referensi-referensi lainnya yang mendunkung terhadap Desain Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA. Pembahasan mengenai data yang telah ditemukan selanjutnya dianalisisagar didapatkan kesimpulan kemudian penggunaan metode analisis dengan analisis kualitatif.Pembelajaran PAI di SMA bertujuan agar keimanan dan ketakwaan dapat meningkat, melalui penanaman pengetahuan sehingga bisa dihayati dan pengalaman maupun pengamalan siswa-siswi tentangajaran Agama Islam.Agar menjadi muslim yang terus meningkat dalam keimanan serta ketaqwaannya kepada Allah SWT, berakhlakul karimah baik secara pribadi, di masyarakat, maupun bangsa dan negara, sehingga bisa berlanjut pada tingkat pendidikan selanjutnya.
Sustainable Development: Implementation of the Jama'i Method In Producing Quran Memorizers Rohmah, Mutia Mawaddah; Lutfiyani; Lasman Azis
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 2 (2024): July
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v10i2.346

Abstract

One aspect that teachers need to pay attention to in producing Quran memorizers is the use of appropriate methods according to the diversity of students. The appropriate method is easy to understand, comprehend, and implement in memorizing the Quran, so that students are not burdened by the method used by the teacher. This study aims to analyze the steps taken by teachers and students to memorize the Quran using the jama'i method. This study uses a qualitative method with a case study design approach. Data sources were collected through in-depth individual interviews with seven informants consisting of the head of the institution, teachers, and students at one of the institutions where students memorize the Quran. All informants were selected by purposive sampling at the location where this study was conducted. In addition, data were also collected through direct observation of the entire series of teachers and students during Quran memorization. Document analysis was also conducted related to the documents needed for this research data. All data were analyzed using the interactive technique of Miles and Huberman. The research findings show four steps in implementing the jama'i method to produce students who memorize the Quran. The four steps are i) improving the recitation of the Qur'an according to the rules of tajwid, ii) memorizing the Qur'an, iii) tasmi' (listening) the memorization to the teacher and iv) at the end of the activity the students are tested on their memorization of the Qur'an by the supervising teacher. The four steps as practiced in the jama'i method in memorizing the Qur'an by students in this finding can be used as an example by prospective Qur'an memorizers, because it has been proven successful in producing Qur'an memorizers at the institution where this research was conducted.
Implementation of the Teams Games Tournament in Increasing Learning Motivation in the Quran and Hadith Subject Elvina, Elvina; Yulda Dina Septiana; Lutfiyani; Adrianto
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2026): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v12i1.449

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model in improving student learning motivation in the Al-Quran and Hadith subject at MAN 3 Pasaman Barat. The research method used was qualitative. The subjects were teachers and students at MAN 3 Pasaman Barat. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The purpose of this study was to determine how teachers' skills in implementing the Teams Games Tournament (TGT) model improve student learning motivation in the Al-Quran and Hadith subject at MAN 3 Pasaman Barat, students' perceptions of the Teams Games Tournament (TGT) model in improving student learning motivation in the Al-Quran and Hadith at MAN 3 Pasaman Barat, and classroom management in implementing the Teams Games Tournament (TGT) model in improving student learning motivation in the Al-Quran and Hadith at MAN 3 Pasaman Barat. This research approach is qualitative with a case study approach, related to the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model in improving student learning motivation in the Al-Quran and Hadith subject at MAN 3 Pasaman Barat. This research was conducted using scientific methods frequently used and implemented by a group of researchers in the social sciences. The researchers acted as observers and data collectors. Data were obtained through interviews, documentation, and observation. The results showed that the implementation of the TGT model in the Al-Quran Hadith subject at MAN 3 Pasaman Barat successfully increased student learning motivation. This was evident in increased student participation in learning, student enthusiasm in discussions and completing group assignments, and an increased sense of responsibility for learning. Furthermore, the TGT model also helped students develop collaboration, communication, and leadership skills. This study provides recommendations for Al-Quran Hadith teachers at MAN 3 Pasaman Barat to continue implementing the TGT model in their teaching, and for the school to provide better support for its implementation.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA: STUDI ATAS HADIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA LUTFIYANI; AHMAD SUHENDRA
Jurnal ISSUE Vol. 1 No. 1 (2023): ISSUE vol 1, No 1
Publisher : Jurnal ISSUE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCharacter education in the family is very important for a child’sdevelopment. Education is a means to educate the nation in order toelevate the human. Readings traditions character education in thefamily in its various aspects is very important. Thus , this article willexamine the character education from the perspective of tradition.Hadith character education issued by Ibnu Majah no. 3661 indicatingthe existence of two principles that can be taken, which glorify or lovedchildren (akrimū awlādakum) and educate the child character (aḥsinūadābahum).