Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The The Application of Public Speaking Training in Enhancing the Quality of Human Resources at PT. Asri Dharma Sejahtera Kuncoro Dion Bimantaka, Bimo; Pratama, Rio Candra
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum4275

Abstract

This Industrial Internship Report examines the implementation of public speaking training to enhance human resource quality at PT. Asri Dharma Sejahtera, Bojonegoro. The internship was conducted for one month in the Human Resource Development (HRD) division, focusing on improving employees' communication skills and workplace performance. The primary objective of the training was to strengthen public speaking competence, boost self-confidence, and support organizational productivity. Data collection methods included direct observation, interviews with HRD personnel, and document analysis of the training process. The findings indicate that the program significantly improved employees' presentation abilities, body language utilization, and systematic message delivery. Challenges encountered included differences in participants’ backgrounds, limited training materials, varying levels of trainer expertise, and inadequate supporting facilities. Proposed solutions involve refining training content, improving trainer qualifications, and optimizing training facilities to ensure effective learning outcomes. This internship provided practical experience in HRD operations and emphasized the strategic role of communication skills in driving organizational performance. The results are expected to serve as a reference for future training initiatives aimed at sustainable human resource development.
Prosedur Pengembangan Kompetensi Untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Di PPSDM Migas Cepu Ammad Beny Prasetya; Rio Candra Pratama
Widya Balina Vol. 10 No. 2 (2025): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v10i2.849

Abstract

. Industrial Internship (KPI) is a form of student learning that emphasizes the direct application of knowledge in the workplace. This study aims to describe the procedures for employee competency development at PPSDM Migas Cepu as an effort to improve organizational performance. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that competency development at PPSDM Migas is carried out systematically through three main stages: identifying and planning development needs, implementing training programs, and evaluating outcomes using the CIPP, Kirkpatrick, and Kirkpatrick-Philips models. Training activities include courses, workshops, on-the-job training, and certification programs. Evaluations are conducted periodically to ensure program effectiveness and alignment with organizational needs. These findings highlight the importance of human resource management and supervisor involvement in maximizing competency development outcomes. The results of this internship can serve as a reference for designing training programs in similar institutions.
Donor Keluarga Terintegrasi: Strategi Ketahanan Stok Darah di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Fatia Rizki Nuraini; Nina Difla Muflikhah; Rizky Nur Aprilianti Amalia; Rio Candra Pratama
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hkmvgn09

Abstract

Ketersediaan darah di Indonesia masih menjadi tantangan, khususnya pada fasilitas pelayanan kesehatan primer. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan penanganan kasus kegawatdaruratan akibat terbatasnya stok darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan stok darah di tingkat puskesmas melalui Program Donor Keluarga Terintegrasi berbasis komunitas di wilayah kerja Puskesmas Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan literasi donor darah, serta pemetaan dan pendataan pendonor potensial berbasis keluarga melalui pemeriksaan golongan darah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesiapan masyarakat untuk berpartisipasi dalam sistem donor keluarga, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata pretest dari 53,5 menjadi 89,9 pada posttest. Selain itu, pemeriksaan golongan darah terhadap peserta yang belum mengetahui golongan darahnya berhasil membentuk basis data awal calon pendonor, dengan distribusi golongan darah terbanyak adalah O (40%) dan seluruhnya memiliki rhesus positif. Respon masyarakat, perangkat desa, dan kader kesehatan menunjukkan dukungan positif terhadap keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan program puskesmas efektif dalam meningkatkan literasi, partisipasi, dan kesiapsiagaan donor darah, serta berpotensi memperkuat kemandirian sistem stok darah di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Pengukuran Beban Kerja Analis Data Dan Informasi untuk Penentuan Kebutuhan Pegawai dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) Ardhani Naufal Arya Frederika; Rio Candra Pratama
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15884

Abstract

Penelitian ini mengukur beban kerja jabatan Analis Data dan Informasi pada unit pelatihan dan pengembangan SDM sektor energi menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Latar belakang penelitian menekankan pentingnya keseimbangan beban kerja pada peran non-produksi yang melibatkan tugas kompleks dan beban mental tinggi, di mana ketidaksesuaian dapat menyebabkan inefisiensi, kelelahan kronis, dan penurunan kualitas informasi strategis. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kondisi beban kerja aktual, mengklasifikasikan kategori overload atau underload, serta memberikan rekomendasi jumlah pegawai optimal untuk meningkatkan efisiensi organisasi. Metode yang digunakan adalah FTE dengan menghitung total waktu penyelesaian tugas tahunan berdasarkan volume kerja dan waktu rata-rata per aktivitas, kemudian dibandingkan dengan jam kerja efektif (240 hari Ă— 8 jam = 1.920 jam/tahun). Hasil penelitian menunjukkan total beban kerja tahunan sebesar 2.300 jam, menghasilkan indeks FTE 1,20 yang mengindikasikan overload sebesar 20% (defisit 380 jam). Tugas inti (pengolahan data dan evaluasi helpdesk) menyumbang 41,8%, sedangkan tugas ad-hoc sebesar 14,8%. Temuan ini mengonfirmasi ketidaksesuaian antara jumlah pegawai dan volume kerja, sehingga direkomendasikan penambahan satu analis, redistribusi tugas, revisi job description, dan evaluasi berkala. Hasil penelitian membuktikan FTE sebagai alat berbasis data yang efektif untuk perencanaan SDM berkelanjutan di lingkungan berbasis pengolahan data.