Diah Prawitha Sari, Diah Prawitha
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Proportional Thinking Characteristics of Students In Solving Direct Proportion Problems in Junior High School Lanani, Karman; Nur, Isman Muhammad; Sari, Diah Prawitha
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 9 No 1 (2024): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v9i1.18386

Abstract

One of the most common obstacles students face when solving proportion problems is their tendency to use the addition concept rather than the multiplication concept. This study aims to analyze and characterize the proportional thinking characteristics of students who solve direct proportion problems. The research employs a qualitative, exploratory-descriptive methodology. The subjects were three eighth-grade students. Data was collected in two stages using supplementary instruments, including direct proportion questions and interviews. In the initial stage, students answered questions orally while researchers observed their activities and took notes, which were confirmed during interviews. In the second stage, task-based interviews were used to investigate the students' proportional thinking processes. Data analysis involved examining the students' work and interview transcripts, which were then coded to identify noteworthy findings. The study identified three characteristics of proportional thinking: (1) additive different thinking; (2) multiplication continuation thinking; and (3) multiplication proximity thinking. The foundation for solving direct proportion problems lies in students' understanding of the relationship between two quantities in a ratio. Teachers should prioritize the explicit disclosure of students' cognitive processes related to the subject matter. Additional studies are recommended to further investigate students' cognitive processes.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Eksponensial Rezki, Risma; Suharna, Hery; Sari, Diah Prawitha
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5734

Abstract

Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika merupakan segala bentuk kekeliruan dari hal yang sebenarnya, yang artinya siswa tersebut sudah melakukan kesalahan ketika siswa tidak mampu mengerjakan soal tersebut dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi eksponensial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang kemudian dipilih wakil subjek sebanyak 6 orang. Wakil subjek terpilih kemudian diwawancarai untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal eksponensial. Kesalahan yang dilakukan rendah oleh SP-11 dan SP-14 yaitu siswa hanya melakukan satu jenis kesalahan saja dalam menyelesaikan soal matematika. Misalnya, siswa melakukan kesalahan operasi yaitu kesalahan dalam pengerjaan hitung dikarenakan siswa terlalu teburu-buru dalam mengerjakan soal dan kurang teliti. Kesalahan yang dilakukan sedang oleh SP-1 dan SP-25 yaitu siswa melakukan dua jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. Misalnya, siswa melakukan kesalahan fakta yaitu kesalahan dalam menuliskan simbol-simbol matematika. Dan kesalahan konsep yaitu kesalahan dalam memahami isi soal sehingga salah dalam menggunakan konsep. Kesalahan yang dilakukan tinggi oleh SP-9 dan SP-10   yaitu siswa melakukan lebih dari dua jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. Misalnya siswa melakukan kesalahan konsep yaitu kesalahan dalam memahami isi soal sehingga salah dalam menggunakan konsep, siswa melakukan kesalahan prinsip, dan juga siswa melakukan kesalahan operasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas X IPA-5 SMA N 2 Kota Ternate belum mampu menyelesaikan soal matematika pada materi eksponensial dengan baik dan benar.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Berdasarkan Gender pada Materi Aritmatika Sosial Puput, Puput; Bakar, Marwia Tamrin; Sari, Diah Prawitha
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i2.6132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan gender pada materi aritmetika sosial di SMP Negeri 3 Tidore Kepulauan. Pengumpulan data  kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan teknik tes dan wawancara. Instrumen tes yang digunakan 2 butir soal tentang kemampuan berpikir kritis matematis yang telah divalidasi. Data kemampuan berpikir kritis siswa matematis yang di kumpulkan di analisis secara koalitatif dengan cara mereduksi data, penyajian data, triangulasi dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 3 Tidore Kepulauan sebanyak 20 siswa, kemudian dipilih 4 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan gender untuk dilakukan wawancara sebagai bentuk triangulasi dan dilihat kepastian jawaban siswa. Karena yang dipilih menunjukkan bahwa siswa diperoleh 2 perempuan dengan kualifikasi tinggi dan 2 laki-laki dengan kualifikasi rendah. Empat objek penelitian terpilih karena untuk kategori tinggi tidak ada siswa laki-laki dan untuk kategori rendah tidak ada siswa perempuan. Kategori tingkat tinggi yaitu mampu memenuhi enam indikator yang ingin dicapai walaupun masih salah dan kurang tepat dalam penulisannya. Sedangkan kategori tingkat rendah yaitu tidak mampu memenuhi ke enam indikator yang ingin dicapai.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Perbandingan Kie, Jahra; Waliyanti, Ida Kurnia; Sari, Diah Prawitha
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMPN 8 Satap Wasile dalam menyelesaikan soal materi perbandingan senilai. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 8 Satap Wasile Halmahera Timur, yang terdiri dari 20 siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah tes dan wawancara. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan berpikir kritis matematis, kemudian diwawancarai untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal perbandingan. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini adalah reduksi data, penyejian data, dan penarikan kesimpulan. Dari 20 siswa dalam subjek penelitian diperoleh hasil bahwa jumlah siswa mewakili kategori sangat tinggi 1 siswa (5%), kategori tinggi 2 siswa (10%), kategori sedang 5 siswa (25%), kategori rendah 6 siswa (30%), dan kategori sangat rendah 6 siswa (30%). Selanjutnya dipilih 5 siswa diambil sebagai perwakilan setiap kategori dan dianalisis. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori sangat tinggi mampu menuliskan yang diketahui dan yang ditanya dengan tepat dan lengkap, membuat model matematika dari soal dengan tepat dan memberikan penjelasan yang benar dan lengkap, menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal dengan lengkap dan benar, membuat kesimpulan dengan tepat, sesuai konteks soal dan lengkap. 
Kemajuan dan Kendala Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Kota Ternate Suratno, Joko; Chandra, Fitriana Eka; Sari, Diah Prawitha; Muchsin, Sitti Busyrah
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3145

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hasil dan masalah atau kendala dari pelaksanaan Kurikulum 2013. Jenis penelitia dalam penelitian ini adalah penelitian survai. Penelitian dilakukan di Kota Ternate, Maluku Utara. Berdasarkan pertimbangan geografis, waktu, dan pembatasan penelitian, maka penelitian ini hanya dilakukan di 3 SMP yang ada di Kota Ternate. Ketiga SMP tersebut yaitu SMP Negeri 1 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Gamalama, Kec. Ternate Tengah; SMP Negeri 3 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Gambesi, Kec. Tenate Selatan; dan SMP Negeri 5 Kota Ternate yang beralamat di Kelurahan Tabam, Kec. Ternate Utara. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner terbuka. Kuesioner tersebut digunakan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Kurikulum 2013 pada jenjang SMP yang ada di Kota Ternate. Data kualitatif tentang gambaran pelaksanaan Kurikulum 2013 pada jenjang SMP yang ada di Kota Ternate dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa kemajuan setelah diterapkannya Kurikulum 2013 pada jejang SMP di Kota Ternate. Namun demikian, masih terdapat banyak kendala yang ada di sekolah sehingga pelaksanaan kurikulum 2013 belum dapat dilaksanakan secara maksimal.
Student Thinking Interference with Various Types of Adversity Quotients while Solving Proportion Problems based on Information Processing Theory Sari, Diah Prawitha; Suhendra; Al Jupri; Siti Fatimah; Isman M. Nur
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.28341

Abstract

Adversity Quotient refers to a student’s capacity to respond to, manage, and overcome difficulties when facing challenges or problems. In this study, Adversity Quotient is examined in relation to information-processing theory, particularly in understanding how students experience thinking interference during problem solving. Through this theoretical perspective, the study investigates the causes of thinking interference encountered by students when solving direct and inverse proportion problems. Therefore, this study aims to analyze and describe the characteristics of thinking interference among students with different Adversity Quotient types in solving direct and inverse proportion problems based on information-processing theory. This study employed a qualitative approach with an exploratory descriptive design. The participants consisted of three students representing different Adversity Quotient types: one climber-type student (Subject S1), one camper-type student (Subject S2), and one quitter-type student (Subject S3). The findings revealed three categories of thinking interference: (1) direct thinking interference, (2) indirect thinking interference, and (3) mixed indirect thinking interference. It is expected that future researchers will further examine students’ thinking interference in relation to Adversity Quotient when solving direct and inverse proportion problems.