Safrizal Safrizal
Program Studi Agroekoteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh, Muara Batu, Aceh Utara, 24355

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Respon Konsentrasi AB MIX Dan Jenis Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Pakcoy ( Brassica rapa L.) Secara Hidroponik Sistem wick Annisa Maharani; Safrizal Safrizal; Ismadi Ismadi; Usnawiyah Usnawiyah; Muhammad Rafli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sawi pakcoy merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dikonsumsi masyarakat, namun produksinya mengalami penurunan akibat keterbatasan lahan dan teknik budidaya yang belum optimal. Salah satu alternatif budidaya yang efisien adalah sistem hidroponik wick dengan pengaturan nutrisi dan media tanam yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi AB Mix dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pakcoy. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi AB Mix (800 ppm, 1.000 ppm, dan 1.200 ppm), sedangkan faktor kedua adalah jenis media tanam (rockwool, cocopeat, dan arang sekam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi AB Mix berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan klorofil daun serta berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, dan berat kering tanaman, dengan perlakuan terbaik pada 1.200 ppm. Jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap diameter batang dengan hasil terbaik pada rockwool. Tidak terdapat interaksi antara kedua faktor terhadap seluruh parameter pengamatan. Dengan demikian, penggunaan konsentrasi nutrisi 1.200 ppm dan media rockwool memberikan hasil terbaik dalam budidaya sawi pakcoy secara hidroponik sistem wick.
Aplikasi Vermikompos Spent Mushroom Substrate Dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Ari Surya; Rosnina Rosnina; Zurrahmi Wirda; Safrizal Safrizal; Septiarini Zuliati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terhadap pemberian vermikompos SMS dan mikoriza serta interaksi keduanya.Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Tropika Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh dan di Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama yaitu vermikompos SMS yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 600 g/polibag, 1200 g/polibag. Faktor kedua yaitu mikoriza yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 5 g/polibag, 10 g/polibag. Diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri 3 ulangan, sehingga didapatkan 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 tanaman, sehingga total keseluruhan adalah 135 tanaman. Peubah pengamatan meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, luas daun, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, diameter buah, umur simpan, panjang akar, berat segar akar, volume akar, dan infeksi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk vermikompos dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada peubah tinggi tanaman 21 HST dan 42 HST, diameter batang 35 HST, serta klorofil daun 28 HST. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan dosis pupuk vermikompos 600 g/polibag. Perlakuan fungi mikoriza belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan. Penggunaan kombinasi vermikompos dan fungi mikoriza arbuskular belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan
Respon Aplikasi Biochar Dan Kalium Terhadap Produksi Dan Kualitas Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Eri Fazriah Tambunan1; Safrizal Safrizal; Fadhliani Fadhliani; Hafifah Hafifah; Muhammad Rafli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan komoditi penting dalam bidang pangan dan bahan baku industri, baik dalam sektor makanan maupun kosmetik. Produksi tomat terjadi penurunan akibat permasalahan pemupukan yang kurang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan kombinasi bahan organik dan anorganik seperti biochar sekam padi dan KCl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dan KCl terhadap produksi dan kualitas tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Tambon Tunong dan Labolatorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, Aceh Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis biochar (0, 5, 10 ton/ha) dan dosis kalium (0, 100, 200 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, stomata, berat buah per plot, produksi/ha, dan padatan terlarut total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 HST dan 35 HST, jumlah stomata dan peubah yang lain tidak berbeda nyata. sedangkan perlakuan kalium secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 21 HST dan 28 HST, diameter batang umur 28 HST, lebar stomata dan tidak berpengaruh nyata dengan peubah yang lain.
Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Komponen Hasil Beberapa Varietas Jagung Pulut (Zea mays var. Ceratina) Nova Mauliana; Nilahayati Nilahayati; Safrizal Safrizal; Selvy Handayani; Fadhliani Fadhliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 4 (2025): Vol 4, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung pulut merupakan komoditas pangan potensial dengan kandungan amilopektin tinggi dan tekstur pulen yang disukai, namun produktivitasnya masih relatif rendah. Peningkatan produksi dapat dilakukan melalui penggunaan varietas unggul dan aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa varietas jagung pulut dan pemberian ZPT terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian dilaksanakan di Desa Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada Desember 2024 hingga Maret 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas: URI (V1), Rasanya F1 (V2), Jantan F1 (V3), dan Jutawan F1 (V4). Faktor kedua adalah ZPT: 0 ml/l air (Z0), 6 ml/l air (Z1), dan 12 ml/l air (Z2). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, klorofil daun, panjang tongkol (dengan dan tanpa kelobot), berat tongkol (dengan dan tanpa kelobot), jumlah baris per tongkol, dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap sebagian besar parameter, dengan varietas terbaik adalah Jutawan F1 (V4). Pemberian ZPT berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, klorofil daun, dan panjang tongkol berkelobot, dengan perlakuan terbaik pada konsentrasi 12 ml/l air (Z2). Terdapat interaksi antara varietas dan ZPT pada tinggi tanaman dan klorofil daun. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi varietas unggul dan ZPT efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung pulut.
Pengaruh Pemberian Kompos Ampas Kelapa Dan Poc Kulit Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Musyrifa Asra; Usnawiyah Usnawiyah; Faisal Faisal; Safrizal Safrizal; Jamidi Jamidi; Muhammad Yusuf Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman umbi-umbian penting yang berasal dari wilayah tropis Amerika, namun produktivitasnya seringkali rendah sehingga diperlukan upaya peningkatan produksi melalui pemberian bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos ampas kelapa dan Pupuk Organik Cair (POC) kulit bawang merah terhadap pertumbuhan dan produksi ubi jalar ungu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis kompos ampas kelapa (0, 300, 450, dan 500 g/plot) dan faktor kedua adalah dosis POC kulit bawang merah (0, 200, 300, dan 400 ml/plot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos ampas kelapa 500 g/plot dan POC kulit bawang merah 400 ml/plot memberikan pengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap hampir seluruh parameter pertumbuhan dan produksi. Kombinasi kedua perlakuan tersebut berpengaruh signifikan terhadap luas daun dan kandungan klorofil tanaman. Secara keseluruhan, perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi K3P3 yang mampu meningkatkan performa vegetatif dan hasil ubi jalar secara optimal