Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Pendamping Persalinan dengan Lama Persalinan Kala II di Puskesmas Ranomuuut Kota Manado Pritty Natasya Latampung; Endang Puji Ati; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57550

Abstract

Childbirth companion Childbirth companion is a supporting factor in the smoothness of childbirth, because the effect of women's feelings towards different childbirths is related to their perceptions of supportive people, from those closest to them can affect maternal anxiety Definition of Childbirth companion Childbirth companion is a supporting factor in the smoothness of childbirth, because the effect of women's feelings towards different childbirths is related to their perceptions of supportive people, from those closest to them can affect maternal anxiety. This study aims to determine the relationship between the role of companions and the length of the second stage of labor in mothers giving birth at the Ranomuut Community Health Center in Manado City. This type of research uses quantitative research with a descriptive correlational approach. The population is 156 mothers giving birth, the sample in this study uses Purposive Sampling where researchers identify relationships or causes of a phenomenon without intervening. The results of the study show that the role of companions who do not play a role is 11 people or 34.4% and the role of companions who play a role is 21 people or 65.6%. Furthermore, data processing and analysis p value 0.001 where P <α 0.05 so that H0 is rejected and Ha is accepted. This means there is a relationship between the role of birth companions and the duration of second stage labor at Ranomuut Community Health Center, Manado City.
Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Infeksi Menular Seksual: Studi Pada Masyarakat Kota Manado Lisa Ardiningtyas; Meinita Wulansari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.848

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) disebabkan oleh berbagai macam bakteri, virus, dan parasit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain terutama melalui kontak seksual melalui vagina, anus, atau mulut. Infeksi menular seksual yang berbeda dapat hadir atau ditularkan secara bersamaan, dan adanya infeksi semacam itu meningkatkan risiko tertular jenis IMS lainnya. Infeksi menular seksual sering oligo- atau tanpa gejala. Dari data WHO pada tahun 2025 terdapat 374 juta orang yang ter infeksi gonore, sifilis, klamidia dan trikomoniasis yang menginfeksi wanita berusia 15-49 tahun. Jenis penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah 37 sampel responden Wanita Usia Subur. Uji hubungan antar variabel dalam penelitian ini menggunakan uji chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur 20-36 tahun sebanyak 25 orang (67,6%), tingkat pendidikan sebagian besar responden berpendidikan SD/SMP sebanyak 18 responden (48,6%), sosial ekonomi sebagian besar responden berpendapatan < Rp. 4.022.000 yaitu 26 (70,3%), dan 18 responden (48,5%) berpengetahuan kurang. Dari uji chi square diperoleh hasil ada hubungan antara karakteristik Wanita Usia Subur dengan tingakat pengetahuan tentang IMS. Kata kunci: Karakteristik WUS, Tingkat Pengetahuan, Infeksi Menular Seksual
Hubungan Pengetahuan Terhadap Sikap Remaja Putri dalam Mengelola Dismenorea di MTS Assalam Manado Rakija Haris; Sri Atikah Mokodongan; Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59323

Abstract

Adolescence is a time of rapid change and development both in terms of physical, psychological, and intellectual. In women, the changes and developments that occur are marked by the onset of menstruation. The purpose of this study was to see the influence of knowledge on the attitude of adolescent girls in managing dysmenorrhea at MTs Assalam Manado. The population in this study were 28 female adolescents in grade XI. This study was conducted in January 2025. The type of research uses a quantitative correlational method with a cross-sectional approach. This research was conducted at MTs Assalam Manado. The sampling technique used Total Sampling. Sample collection using questionnaires, then the data is processed using the Chi-square statistical test with a significance level of p = (a < 0.000). The results of the Chi-square statistical test with a significance level of p = (a < 0.000). This means that there is an influence of knowledge on the attitude of adolescent girls in managing dysmenorrhea at MTs Assalam Manado. The conclusion of this study is that there is an influence of knowledge on the attitude of adolescent girls in managing dysmenorrhea at MTs Assalam Manado. Suggestions The results of this study are basic knowledge for students and for further developments in the field of midwifery
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penularan HIV pada Ibu Rumah Tangga: Literatur Review Nurrahma Layuk; Riska Reviana; Dwi Ghita; Meinita Wulansari
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.177

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan global yang mengancam kehidupan manusia dan berdampak luas terhadap sistem pelayanan kesehatan serta kondisi sosial ekonomi. Tidak ada negara yang sepenuhnya terbebas dari epidemi ini, dan angka kesakitan serta kematian akibat HIV/AIDS masih menunjukkan kecenderungan yang signifikan. Ibu rumah tangga merupakan salah satu kelompok yang rentan terinfeksi HIV, terutama akibat faktor-faktor yang berada di luar kendali langsung mereka. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian HIV pada ibu rumah tangga. Metode yang digunakan adalah literatur review, pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan basis data dan jurnal-jurnal ilmiah yang relevan yaitu jurnal internasional dan nasional (Pubmed, ScienceDirect, dan Sinta) dalam kurun waktu 5 tahun. Proses seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi untuk memperoleh artikel yang berkualitas dan sesuai dengan topik penelitian. Hasil telaah ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi HIV pada ibu rumah tangga antara lain tingkat pengetahuan, praktik perilaku seksual yang tidak aman, stigma sosial di masyarakat, sikap individu, serta keberadaan infeksi menular seksual (IMS). Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa upaya pencegahan penularan HIV pada ibu rumah tangga memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup peningkatan edukasi kesehatan, pengurangan stigma, promosi perilaku seksual aman, serta penguatan layanan kesehatan reproduksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan dan program pencegahan HIV pada kelompok rentan.