Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Inovasi Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Bahan Dasar Olahan Makanan dan Minuman oleh Masyarakat Desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Nawafila Februyani; Ahmad Rifqi Azmi; Nurul Huda
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i2.1397

Abstract

Tumbuhan liar sangat sering dijumpai pada lingkungan sekitar hidup masyarakat, salah satunya yang saat ini sedang banyak digemari adalah bunga telang dengan nama latin Citorila ternatea. Tumbuhan ini sering sekali kita jumpai disekitar pekarangan rumah warga didesa krangkong. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa krangkong kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tentang potensi pemanfaatan tumbuhan liar salah satunya bunga telang. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi, metode ceramah, dan metode diskusi . Hasil dari kegiatan ini adalah tersampaikannya edukasi pengenalan pemanfaatan potensi tumbuhan liar, selain itu peserta mampu memahami metode edukasi dalam memanfaatkan bunga telang sebagai bahan dasar olahan makanan dan minuman pada masyarakat desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru melalui ibu PKK.
Development of Children's Moral Intelligence According to al-Ghozali Izza, Yogi Prana; Azmi, Ahmad Rifqi; Fauzi, Mohammed Suhaimi Mohamed
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 8 No 2 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Al-Hayat Al-Istiqomah Foundation collab with Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i2.555

Abstract

This research aims to explain the moral development of children according to al-Ghozali. Al-Ghozali as a Muslim philosopher has his views. This research is vital because child delinquency that is currently occurring, such as committing abuse and murder, can be categorized as a criminal act. One of the causes of delinquency is the weak distinction between goodness (al-khair) and evil (al-syar) as a fundamental moral principle. This research uses a qualitative approach with the type of library research. The data consists of the writings of al-Ghozali as the figure studied, books that study al-Ghozali's moral thinking, and scientific journals that discuss moral intelligence. The collected data was then analyzed using the content analysis method. The research results explain that motivation for intelligent morals is based on the spirit of religion, namely happiness in this world and the hereafter, and the measure of good and evil is not only the mind and heart but also the Shari'a. All children have the potential to be morally intelligent with the determining factors being education and family, not genetics. There are four virtues (fadhilah) which are the main aspects in developing children's intelligence through the concept of a "middle way" between excessive badness (al-ifrath) and negligence (tafrith), namely: al-hikmah (hikmah), as-syaja'ah (courage), al-iffah (self-preservation), and al-adl (justice). This research is limited to the moral aspects of child development. This research strengthens the concept of moral intelligence in children, which al-Ghazali has discussed, and provides differences in the idea put forward by al-Ghozali and Western thinkers.
Enhancing Distance Learning through Immersive Technologies: Integration of Augmented and Virtual Reality in Higher Education Shofiyuddin, Ahmad; Choiri, Muttaqin; Setiawan, Firman; Utsman, Ahmad Farid; Azmi, Ahmad Rifqi
Journal of Islamic Education Research Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v6i2.481

Abstract

This study investigates the integration of Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) in distance learning to enhance student engagement and comprehension in higher education. Employing a Research and Development (R&D) design guided by the ADDIE model, the research was conducted at four Indonesian universities. In the analysis stage, data were gathered from students and lecturers to identify learning challenges. Based on this, AR/VR-based modules were designed and implemented, particularly in zakat-related subjects. The results showed significant improvements in student motivation and understanding, with post-intervention test scores rising notably. Students experienced a more immersive and interactive environment, enabling flexible and context-rich learning. The study also highlights the importance of faculty training, infrastructure readiness, and continuous evaluation to ensure successful implementation. Findings support theories such as Dual Coding, Experiential Learning, and Constructivism, indicating that AR and VR can transform distance learning into more effective, inclusive, and student-centered experiences. Penelitian ini mengkaji integrasi teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa di pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, studi ini dilakukan di empat perguruan tinggi Indonesia. Pada tahap analisis, data dikumpulkan dari mahasiswa dan dosen untuk mengidentifikasi tantangan belajar. Modul berbasis AR/VR dikembangkan dan diterapkan, khususnya pada materi zakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi dan pemahaman siswa, dengan skor tes pasca-intervensi yang meningkat. Teknologi ini menciptakan lingkungan belajar yang imersif dan interaktif, memungkinkan pembelajaran yang lebih fleksibel dan kontekstual. Studi ini juga menekankan pentingnya pelatihan dosen, kesiapan infrastruktur, dan evaluasi berkelanjutan untuk keberhasilan implementasi. Temuan mendukung teori Dual Coding, Pembelajaran Pengalaman, dan Konstruktivisme, menunjukkan bahwa AR dan VR dapat mentransformasi pembelajaran jarak jauh menjadi lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada siswa. 
Optimizing Islamic Religious Education Learning Evaluation Using Wondershare Quiz Creator Khoiriyah, Siti; Ahmad Shofiyuddin; Azmi, Ahmad Rifqi
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14247

Abstract

Background: Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Proses pembelajaran yang sudah mempertimbangkan aspek konten dan subtansi yang bermakna memerlukan alat evaluasi yang sesuai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan terkait pemanfaatan Aplikasi Wondershare Quiz Creator sebagai alat evaluasi pembelajaran PAI. Metode: Pengabdian ini menggunakan metode Service Learning, yang memberikan penekanan pada aspek praktis dengan mengacu pada konsep Experiental Learning. Hasil: Terjadi peningkatan keterampilan guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran PAI berbasis digital menggunakan aplikasi Wondershare Quiz Creator. Keterampilan-keterampilan ini termasuk kemampuan dalam pembuatan akun, penyusunan karakteristik soal, dan penguasaan aplikasi Wondershare Quiz Creator. Kesimpulan: Penyelenggaraan sosialisasi mengenai penyusunan instrumen evaluasi Pendidikan Agama Islam (PAI) berhasil dilaksanakan dengan baik. Kedua, sejumlah faktor mendukung kesuksesan sosialisasi ini, seperti tingkat antusiasme yang tinggi dari peserta dalam mengikuti program sosialisasi, keragaman konten yang disediakan oleh Wondershare Quiz Creator, dan efisiensi waktu dalam pelaksanaan kegiatan.
Peningkatan Inovasi Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Bahan Dasar Olahan Makanan dan Minuman oleh Masyarakat Desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Februyani, Nawafila; Azmi, Ahmad Rifqi; Huda, Nurul
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i2.1397

Abstract

Tumbuhan liar sangat sering dijumpai pada lingkungan sekitar hidup masyarakat, salah satunya yang saat ini sedang banyak digemari adalah bunga telang dengan nama latin Citorila ternatea. Tumbuhan ini sering sekali kita jumpai disekitar pekarangan rumah warga didesa krangkong. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa krangkong kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tentang potensi pemanfaatan tumbuhan liar salah satunya bunga telang. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi, metode ceramah, dan metode diskusi . Hasil dari kegiatan ini adalah tersampaikannya edukasi pengenalan pemanfaatan potensi tumbuhan liar, selain itu peserta mampu memahami metode edukasi dalam memanfaatkan bunga telang sebagai bahan dasar olahan makanan dan minuman pada masyarakat desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru melalui ibu PKK.
STUDENT CHARACTER EDUCATION THROUGH THE IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MADRASAH TSANAWIYAH Ahmad Rifqi Azmi
Qouman : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2 (2025): QOUMAN:Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI Al-Hidayat Lasem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qur'an is also believed to include this word as al-Salam (a term for Allah the Most Calm), muslim (a person who seeks a peaceful life), silm (harmony itself), Islam (a term for the religion sent by the Prophets). off lifting Allah's expression), so that humans live in harmony with themselves, their families, social networks, the grave, until they enter heaven "dār al-salam". The word welcome comes from Arabic which means harmony, peace and is used mainly as a description of respect. Conveys the meaning of a sense of security, but contains the essence of being free from all dependence and tension, so that life feels calm, serene and safe. Apart from the many parties who are against this appeal, there are also quite a few parties who are pro.
Anti-Bullying Values ​​in the Qur'an: A Thematic Interpretation Analysis and Their Implementation in the School Environment Alaika Abdi Muhammad; Ahmad Rifqi Azmi
Interpersonal: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Presisi Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65118/interpersonal.v2i1.12

Abstract

This study aims to examine anti-bullying values in the Qur’an through a thematic interpretation (maudhu‘i) approach and analyze their implications for educational practices in school environments. Bullying has become a serious issue in Indonesian education due to its negative impact on students’ psychological, social, and academic development. Therefore, a strong value-based foundation is necessary to foster a safe and character-oriented school culture. This research employs a qualitative method with a library research design. The primary data consist of Qur’anic verses related to prohibitions against mocking, degrading others, calling people by offensive nicknames, and engaging in aggressive behavior. These verses are analyzed using thematic interpretation by referring to classical and contemporary exegeses. Furthermore, the identified values are integrated with character education theory to assess their relevance in bullying prevention efforts within schools. The findings reveal that the Qur’an explicitly prohibits all forms of behavior that lead to bullying—whether verbal, social, or psychological—and emphasizes respect for human dignity, empathy, brotherhood, and justice. These values are highly relevant for implementation in education through strengthening character education, promoting teacher role models, and cultivating an inclusive school culture. This study is expected to contribute conceptually to the development of education grounded in Qur’anic values in order to minimize bullying practices within educational settings.