Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : AGREGAT

PENGARUH JOB SECURITY TERHADAP PERSEPSI KESELAMATAN PADA PEKERJA KONSTRUKSI LAPANGAN DI INDUSTRI MINYAK DAN GAS Bagos, Bagos Armansyah; Fitri Nugraheni
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.21981

Abstract

Construction projects are activities that are prone to work accidents, so work safety management is needed to prevent work accidents. One of the factors that greatly influences the perception of work safety is the job security. The aim of this research is to identify job security factors and safety perceptions and analyze the influence of the relationship between job security and the perception of safety among field workers in the oil and gas industry, especially in the Riau province work area. The respondents were field workers and numbered 106 people. The research methods used are qualitative and quantitative. There were respondents who stated that the implementation of work safety was very high, but several dimensions such as sustainable salary increases were still not good (34.91%) and respondents stated that understanding and implementation of the perception of safety was very high. The results of the linear regression test show that job security has a positive and significant effect on the perception of safety among field construction workers, where job security contributes to the perception of safety by 21.5%. The more workers do not fulfill job security, the less workers will care about the perception of safety which can lead to not creating a good safety climate and increasing work accidents
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018 Septianugraha, Agastya Fauzan; Fitri Nugraheni; Sri Amini Yuni Astuti
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.23808

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur adalah program Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya adalah proyek bendungan. Penelitian ini dilakukan di proyek Pembangunan Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo pada pekerjaan Paket 3. Penelitian ini dilakukan dengan konsep ISO 31000:2018 yang mengidentifikasi risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan penyedia jasa (kontraktor) berdasarkan kemungkinan kejadian risiko dan dampak risiko. Hasil identifikasi risiko akan divalidasi oleh masing-masing pihak dan akan dilakukan penilaian oleh responden yang terlibat langsung dengan pelaksanaan pekerjaan. Hasil penilaian risiko akan dianalisis menggunakan matriks risiko. Respon risiko dari masing-masing pihak akan dilakukan dengan wawancara berdasarkan tiap variabel risiko. 11 variabel risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan 21 variabel risiko dari sudut pandang penyedia jasa (kontraktor). Hasil penilaian risiko dari pihak pengguna jasa didapatkan risiko dengan kategori high risk sebanyak 8 risiko, kategori medium risk sebanyak 3 risiko. Sedangkan pihak penyedia jasa didapatkan risiko dengan kategori high risk sebanyak 18 risiko, kategori medium risk sebanyak 2 risiko, kategori low risk sebanyak 1 risiko. Respon risiko berdasarkan hasil wawancara didapatkan sebanyak 3 risiko yaitu risk reduction, 1 risiko yaitu risk avoidance, 4 risiko yaitu risk transfer, 2 risiko yaitu risk avoidance-transfer, dan 1 risiko yaitu risk reduction-transfer. Kemudian untuk penyedia jasa adalah 6 risiko yaitu risk reduction, 7 risiko yaitu risk avoidance, 2 risiko yaitu risk transfer, 3 risiko yaitu risk retention, 2 risiko yaitu risk reduction-transfer, 1 risiko yaitu risk avoidance-transfer.
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018 Septianugraha, Agastya Fauzan; Fitri Nugraheni; Sri Amini Yuni Astuti
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.23808

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur adalah program Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya adalah proyek bendungan. Penelitian ini dilakukan di proyek Pembangunan Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo pada pekerjaan Paket 3. Penelitian ini dilakukan dengan konsep ISO 31000:2018 yang mengidentifikasi risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan penyedia jasa (kontraktor) berdasarkan kemungkinan kejadian risiko dan dampak risiko. Hasil identifikasi risiko akan divalidasi oleh masing-masing pihak dan akan dilakukan penilaian oleh responden yang terlibat langsung dengan pelaksanaan pekerjaan. Hasil penilaian risiko akan dianalisis menggunakan matriks risiko. Respon risiko dari masing-masing pihak akan dilakukan dengan wawancara berdasarkan tiap variabel risiko. 11 variabel risiko dari sudut pandang pengguna jasa (owner) dan 21 variabel risiko dari sudut pandang penyedia jasa (kontraktor). Hasil penilaian risiko dari pihak pengguna jasa didapatkan risiko dengan kategori high risk sebanyak 8 risiko, kategori medium risk sebanyak 3 risiko. Sedangkan pihak penyedia jasa didapatkan risiko dengan kategori high risk sebanyak 18 risiko, kategori medium risk sebanyak 2 risiko, kategori low risk sebanyak 1 risiko. Respon risiko berdasarkan hasil wawancara didapatkan sebanyak 3 risiko yaitu risk reduction, 1 risiko yaitu risk avoidance, 4 risiko yaitu risk transfer, 2 risiko yaitu risk avoidance-transfer, dan 1 risiko yaitu risk reduction-transfer. Kemudian untuk penyedia jasa adalah 6 risiko yaitu risk reduction, 7 risiko yaitu risk avoidance, 2 risiko yaitu risk transfer, 3 risiko yaitu risk retention, 2 risiko yaitu risk reduction-transfer, 1 risiko yaitu risk avoidance-transfer.
Risk Assessment Pelaksanaan Pekerjaan Galian Menggunakan Metode Blasting Berdasarkan Perspektif Kontraktor dan Masyarakat Firmansyah, Mochamad; M. Agung Wibowo; Fitri Nugraheni
AGREGAT Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v10i1.26280

Abstract

Proyek kontruksi bendungan merupakan salah satu proyek memiliki tingkat kompleksitas pekerjaan yang tinggi. Pelaksanaan pekerjaan galian menggunakan crawler drill pada batuan keras dirasa kurang menghasilkan angka produktifitas sesuai dengan target. Blasting adalah metode alternatif pada pekerjaan galian yang bekerja dengan cara menghancurkan suatu kesatuan batu yang memiliki volume besar menjadi partikel-partikel yang menjadi lebih kecil. Metode blasting memiliki tingkat produktiftas yang tinggi pada pekerjaan galian, sisi lain dari keunggulan metode ini adalah memiliki risiko-risiko yang dapat membahayakan keselamatan konstruksi. Risk Assessment dibutuhkan untuk memahami tingkat risiko dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi atau mengendalikan dampaknya. Analisa risiko yang digunakan adalah metode probabilitas dan dampak. Perspektif yang digunakan pada penilaian ini adalah berdasarkan sudut pandang kontraktor dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan penarikan kesimpulan atau variabel yang beririsan terhadap masing-masing perspektif. Berdasarkan hasil identifikasi risiko menurut sudut pandang kontraktor terdiri dari 53 jenis risiko dan menurut sudut pandang masyarakat terdapat 12 jenis risiko. Hasil penilaian risiko menurut perspektif kontraktor menghasilkan 8 risiko berkategori tinggi dan perspektif masyarakat terdapat 3 risiko berkategori tinggi. Prioritas mitigasi risiko dilakukan terhadap risiko-risiko yang berkategori tinggi. Terdapat risiko yang beririsan terhadap pelaksanaan metode blasting antara perspektif kontraktor dan masyarakat yaitu risiko pendengaran terganggu.
PENGARUH JOB SECURITY TERHADAP PERSEPSI KESELAMATAN PADA PEKERJA KONSTRUKSI LAPANGAN DI INDUSTRI MINYAK DAN GAS Bagos, Bagos Armansyah; Fitri Nugraheni
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.21981

Abstract

Construction projects are activities that are prone to work accidents, so work safety management is needed to prevent work accidents. One of the factors that greatly influences the perception of work safety is the job security. The aim of this research is to identify job security factors and safety perceptions and analyze the influence of the relationship between job security and the perception of safety among field workers in the oil and gas industry, especially in the Riau province work area. The respondents were field workers and numbered 106 people. The research methods used are qualitative and quantitative. There were respondents who stated that the implementation of work safety was very high, but several dimensions such as sustainable salary increases were still not good (34.91%) and respondents stated that understanding and implementation of the perception of safety was very high. The results of the linear regression test show that job security has a positive and significant effect on the perception of safety among field construction workers, where job security contributes to the perception of safety by 21.5%. The more workers do not fulfill job security, the less workers will care about the perception of safety which can lead to not creating a good safety climate and increasing work accidents