Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan UMKM Bipang dan Pariwisata Air Panas Di Desa Negeri Kaya Wisdalia Maya Sari; Supriyanto; Yulpa Raberta; Yuli Eprianti; Yadi; Wita Hariani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.466 KB)

Abstract

Destinasi wisata dan UMKM yang ada di daerah Desa Negeri Kaya yang berangsur-angsur mengalami penurunan dari segi kualitas produk maupun jumlah usahanya. Kenyataan ini tentu berbanding terbalik dengan program pemerintah yang berusaha mengangkat UMKM agar terus berkembang agar terus menyokong ekonomi Negara. Salah satu nya wisata air panas dan produksi Bipang yang menjadi produk lokal Desa Negeri Kaya. Kurangnya pemasaran, kualitas produk, harga produk yang tidak sesuai dengan kualitas produk. Dalam rangka memperbaiki manajemen dan pengelolaan kepada para pelaku UMKM Desa Negeri Kaya untuk itu di adakan pengabdian kepada masyarakat agar dapat memperluas pengetahuan masyarakat. Metode pengabdian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu, survey awal, sosialisasi dan pelatihan hingga tahap evaluasi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat dari Desa Negeri Kaya telah berhasil membuat merk dagang, penggunaan akun sosial media yang diharapkan dapat membantu promosi dan pengenalan produk kepada masyarakat luas Dengan adanya pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan UMKM dn pariwisata yang ada di Desa Negeri Kaya
STUDI FENOMENOLOGI MEDIA SOSIAL DAN PERILAKU KONSUMERISME GENERASI Z Syarif Hidayat; Vivi Candra; Supriyanto; Bambang Arianto; Debi Eka Putri
Strategic: Journal of Management Sciences Vol. 4 No. 3 (2024): Strategic : Journal of Management Science
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/strategic.v4i3.278

Abstract

Objective. This study aims to elaborate on the existence of social media and the increase in consumer behavior for generation Z. The digital era has made social media have greatly influenced all aspects of citizen life, to the point of creating dependency for generation Z. Research Method. This study involved three subjects who were generation Z active users of Instagram and Tiktok social media. This study uses a phenomenological study approach with the Interpretative Phenomenological Analysis analysis method. Data were obtained through in-depth interviews and observations with categories based on statements from research subjects who actively use social media in their daily activities. Results. The results of this study found that social media greatly contributed to the creation of consumer behavior and changes in the behavior of generation Z. Conclusion. Subjective experiences in interacting with social media have played an important role in creating changes in consumer behavior among generation Z. Thus, social media has become a new space that emphasizes consumer behavior for generation Z.
Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Relawan TAGANA di Dinas Sosial Lubuklinggau dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Cavin Vidiantara; Supriyanto; Yuli Eprianti; Nasruddin
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja relawan TAGANA di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Fenomena menurunnya partisipasi aktif relawan di tingkat nasional juga memperkuat urgensi penelitian ini. Berdasarkan data BNPB (2024), sekitar 36% relawan mengalami penurunan motivasi setelah dua tahun aktif bertugas, terutama karena kurangnya dukungan emosional dan kelembagaan. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 39 orang, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner atau angket yang disusun berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Pendekatan yang diterapkan dalam menganalisis data adalah metode kuantitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa motivasi intrinsik (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, yang tercermin dari nilai original sample (O) sebesar 0,243, T statistics sebesar 2,012, dan P value sebesar 0,045. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik menunjukkan arah hubungan positif terhadap kinerja (Y) relawan, namun tidak signifikan secara statistik, sebagaimana terlihat dari nilai original sample (O) sebesar 0,261, T statistics sebesar 1,097, dan P value sebesar 0,273. Secara simultan, motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) melalui pengaruh tidak langsung belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, dengan nilai original sample (O) sebesar 0,125, T statistics sebesar 0,941, dan P value sebesar 0,347. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi intrinsik (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), yang ditunjukkan oleh nilai original sample (O) sebesar -0,047, T statistics sebesar 0,878, dan P value sebesar 0,380. Sebaliknya, lingkungan kerja non fisik (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), dengan nilai original sample (O) sebesar 0,389, T statistics sebesar 2,004, serta P value sebesar 0,046. motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) secara bersama-sama melalui kepuasan kerja (Z) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, ditunjukkan dengan nilai originial sample (O) sebesar 0,186, T statistics 1,578, dan P value dengan nilai 0,115. Kesimpulan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja relawan TAGANA, sedangkan lingkungan kerja non-fisik hanya mampu meningkatkan kinerja secara signifikan jika dimediasi oleh kepuasan kerja.