Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi dan Lingkungan kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Rawas Yuli Eprianti; Hardi Mulyono; Wisdalia Maya Sari
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.789 KB) | DOI: 10.37676/ekombis.v10i1.1704

Abstract

Masalah pada penelitian ini yaitu komunikasi antara atasan dan bahahan kurang terjalin dengan baik,kurang tersusunnya bagian-bagian yang ada dalam suatu ruangan,kurangnya tanggung jawab pegawai.tehnik pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara Observasi, Wawancara, Kuesioner, Dokumentasi. hasil penelitian ini yaitu Komunikasi secara parsial mempunyai pengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Rawas, hasil perhitungan Uji t, Nilai adalah 8,242, sementara dengan tingkat Sig=0,000 a=5%,T(n-k)=31-2=29, adalah sebesar 1,699. > dari , maka Ho di tolak dan Ha di terima. Lingkungan kerja, hasil perhitungan Uji t nilai adalah 6,427, sementara nilai dengan tingkat segnifikan 0,000 a=5%, T (n-k)= 31- 2= 29, adalah 1,699. Jadi > dari maka Ho di tolak dan Ha di terima. Berdasarkan hasi perhitungan Uji F, nilai sebesar 46,547 dengan tingkat segnifikan 0,000. Jika > dari maka Ho di tolak Dan Ha di terima, sebaliknya jika <dari maka Ho di terima dan Ha di tolak. Pada penelitian ini sebesar 46,547> dari 3,32 (n-k-1=28 (3,32) artinya dalam penelitian ini Ho ditolak Dan Ha di terima, hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang segnifikan antara Komunikasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja pegawai. Koefisien Determinasi (R square) 0,769 (76,9%) artinya Variabel Komunikasi dan Lingkungan Kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap Kinerja dan setelah di sesuaikan nilainya 100 – 76,9% = 24,1% di pengaruhi Variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini seperti Variabel Pengawasan, Kompetensi dan sebagainya.
Strategi Pengembangan UMKM Bipang dan Pariwisata Air Panas Di Desa Negeri Kaya Wisdalia Maya Sari; Supriyanto; Yulpa Raberta; Yuli Eprianti; Yadi; Wita Hariani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.466 KB)

Abstract

Destinasi wisata dan UMKM yang ada di daerah Desa Negeri Kaya yang berangsur-angsur mengalami penurunan dari segi kualitas produk maupun jumlah usahanya. Kenyataan ini tentu berbanding terbalik dengan program pemerintah yang berusaha mengangkat UMKM agar terus berkembang agar terus menyokong ekonomi Negara. Salah satu nya wisata air panas dan produksi Bipang yang menjadi produk lokal Desa Negeri Kaya. Kurangnya pemasaran, kualitas produk, harga produk yang tidak sesuai dengan kualitas produk. Dalam rangka memperbaiki manajemen dan pengelolaan kepada para pelaku UMKM Desa Negeri Kaya untuk itu di adakan pengabdian kepada masyarakat agar dapat memperluas pengetahuan masyarakat. Metode pengabdian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu, survey awal, sosialisasi dan pelatihan hingga tahap evaluasi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat dari Desa Negeri Kaya telah berhasil membuat merk dagang, penggunaan akun sosial media yang diharapkan dapat membantu promosi dan pengenalan produk kepada masyarakat luas Dengan adanya pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan UMKM dn pariwisata yang ada di Desa Negeri Kaya
EFEK QUALITY OF WORK LIFE DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI EKSTERNAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Okta Letami; Dheo Rimbano; Nasruddin Nasruddin; Yuli Eprianti
AL-ULUM : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 11, No 1 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/alsh.v11i1.18047

Abstract

This study examines the influence of Quality of Work Life and work culture on employee performance at the Office of the Regional Development Planning Agency, Research and Development of Lubuklinggau City with external motivation as an intervening variable. This study uses a quantitative method with a sample of 41 employees. The results of the study indicate that Quality of Work Life and work culture have a significant impact on employee performance, while external motivation strengthens the relationship. This study provides recommendations for strategies for developing Quality of Work Life, work culture and external motivation to improve employee performance.
Pengaruh Motivasi Intrinsik dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Relawan TAGANA di Dinas Sosial Lubuklinggau dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening Cavin Vidiantara; Supriyanto; Yuli Eprianti; Nasruddin
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi intrinsik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja relawan TAGANA di Dinas Sosial Kota Lubuklinggau dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Fenomena menurunnya partisipasi aktif relawan di tingkat nasional juga memperkuat urgensi penelitian ini. Berdasarkan data BNPB (2024), sekitar 36% relawan mengalami penurunan motivasi setelah dua tahun aktif bertugas, terutama karena kurangnya dukungan emosional dan kelembagaan. Jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 39 orang, di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner atau angket yang disusun berdasarkan skala Likert sebagai alat ukur. Pendekatan yang diterapkan dalam menganalisis data adalah metode kuantitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa motivasi intrinsik (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, yang tercermin dari nilai original sample (O) sebesar 0,243, T statistics sebesar 2,012, dan P value sebesar 0,045. Sementara itu, lingkungan kerja non fisik menunjukkan arah hubungan positif terhadap kinerja (Y) relawan, namun tidak signifikan secara statistik, sebagaimana terlihat dari nilai original sample (O) sebesar 0,261, T statistics sebesar 1,097, dan P value sebesar 0,273. Secara simultan, motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) melalui pengaruh tidak langsung belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, dengan nilai original sample (O) sebesar 0,125, T statistics sebesar 0,941, dan P value sebesar 0,347. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi intrinsik (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), yang ditunjukkan oleh nilai original sample (O) sebesar -0,047, T statistics sebesar 0,878, dan P value sebesar 0,380. Sebaliknya, lingkungan kerja non fisik (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (Y) relawan melalui kepuasan kerja (Z), dengan nilai original sample (O) sebesar 0,389, T statistics sebesar 2,004, serta P value sebesar 0,046. motivasi intrinsik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) secara bersama-sama melalui kepuasan kerja (Z) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) relawan, ditunjukkan dengan nilai originial sample (O) sebesar 0,186, T statistics 1,578, dan P value dengan nilai 0,115. Kesimpulan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja relawan TAGANA, sedangkan lingkungan kerja non-fisik hanya mampu meningkatkan kinerja secara signifikan jika dimediasi oleh kepuasan kerja.