Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MENGEMBANGKAN PROSES KREATIF, ORIGINALITAS, DAN KOMUNIKASI DALAM PERIKLANAN Lia Kurniawati; Milla Mustikawati Sugandi; Agnia Nurul Huda
JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v5i2.10513

Abstract

In capturing the audience's attention to the advertisements offered, several efforts were made to design attractive advertising content. Starting from the presence of forms of visual communication such as graphic design, branding, billboards/posters and displays in magazines/newspapers, to packaging to produce its own creative visualization in advertising. The first principle of creativity in advertising is that creativity does not create something out of nothing. Creativity in an ad is important to highlight. The goal is of course to attract attention, be different from other advertisements, have good quality and also make it easier to remember and disseminate to the audience. The purpose of this research, besides adding to the scientific repertoire, is also to evaluate and improve the efficiency of advertising. The research method was carried out using literature study methods from various books, journals and reports to find out the definitions and concepts regarding creativity, especially in advertising. The results of the research and the novelty of this study are that not all advertisements are on social media or television, but there are advertisements that use contact points on billboards that must use creativity, originality and visual communication to reach their audience as cigarette products do, besides that The psychology of using color in ad design plays a big role.
Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Ramadhan Berbagi Takjil di Masjid Al-Ukhuwwah Kota Bandung Untari, Dewi; Huda , Agnia Nurul; Yanti; Sugandi, Milla Mustikawati
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i1.321

Abstract

Kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadhan merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan makanan berbuka puasa, khususnya bagi yang kurang mampu atau masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Masjid Al-Ukhuwwah Kota Bandung menginisiasi program ini sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat berbagi di kalangan umat Muslim. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk panitia, donatur, dan relawan, yang bekerja sama dalam pengumpulan donasi, penyediaan takjil, serta pendistribusiannya kepada masyarakat. Agar kegiatan berjalan efektif dan tertib, diperlukan koordinasi yang baik serta perencanaan yang matang. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan berbagi takjil, mencakup mekanisme pengorganisasian, pembagian tugas, serta evaluasi program. Melalui program ini, diharapkan tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada jamaah masjid dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan. Dengan demikian, berbagi takjil tidak sekadar memberikan makanan, tetapi juga menjadi wujud nyata dari nilai-nilai kebajikan yang dianjurkan dalam Islam, terutama di bulan suci Ramadhan.
Kelas Kreatif dengan Tema Bahasa Inggris (Mendeskripsikan Orang atau Benda di Lingkungan Sekitar) SDN Sirnagalih Kab. Bandung Huda, Agnia Nurul; Untari, Dewi; Partini, Siti Titta; Mulyani, Mulyani; Ritonga, Risa Walidayah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/t3xhz304

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris siswa SDN Sirnagalih, Kabupaten Bandung, khususnya dalam kemampuan mendeskripsikan orang atau benda di lingkungan sekitar. Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar sering kali masih terbatas pada pengenalan kosakata tanpa banyak kesempatan praktik berbicara, sehingga siswa kurang percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Melalui program kelas kreatif bahasa Inggris, kegiatan ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan dan kegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan manajemen pembelajaran yang mencakup tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara interaktif, serta refleksi hasil kegiatan. Siswa dilibatkan dalam berbagai aktivitas, seperti pengenalan kosakata, permainan bahasa, role play, pembuatan poster, dan presentasi kelompok. Guru juga didampingi untuk mengembangkan variasi metode dan media pembelajaran yang lebih inovatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif siswa, penguasaan kosakata yang lebih luas, serta keberanian mereka dalam mendeskripsikan orang atau benda di lingkungan sekitar menggunakan bahasa Inggris sederhana.
Pelatihan Penggunaan Microsoft Office/Canva dalam Mendukung Pelayanan Prima pada Kader Posyandu Huda , Agnia Nurul; Untari, Dewi; Yanti, Yanti; Siallagan, Timbo Faritcan Parlaungan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i3.365

Abstract

Pelayanan yang optimal di Posyandu sangat bergantung pada kapasitas kader untuk menyampaikan informasi yang jelas, menarik, dan terdokumentasi dengan baik. Namun demikian, di RW 13 Gading Tutuka 1, Soreang, Kabupaten Bandung, banyak kader Posyandu yang masih belum mengenal teknologi digital fundamental, seperti Microsoft Office dan Canva. Hal ini berdampak pada penyusunan laporan kegiatan yang tidak memadai, pelestarian data tentang balita dan ibu hamil, serta penyuluhan masyarakat yang belum disampaikan secara kasat mata dan informatif. Program ini berupaya meningkatkan kecakapan kader Posyandu dalam memanfaatkan Microsoft Word untuk pembuatan laporan, Excel untuk dokumentasi data, PowerPoint untuk presentasi penyuluhan, dan Canva untuk perancangan materi pembelajaran dan inisiatif promosi. Metode pelatihan dilaksanakan secara bertahap dan mencakup latihan praktik, sesuai dengan kebutuhan dan keterampilan peserta. Tujuannya agar kader Posyandu dapat meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat berbasis digital dan meningkatkan dokumentasi dan publikasi kegiatan Posyandu secara mandiri. Pelatihan ini merupakan tahap awal dalam membangun posyandu yang responsif terhadap kemajuan teknologi dan memberikan layanan berbasis informasi yang unggul.
Manajemen Konflik Dalam Implementasi Kebijakan Dana Desa Di Kabupaten Bandung: Perspektif Administrasi Publik Huda, Agnia Nurul; Prayoga, Indra Aditya; Untari, Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3167

Abstract

Kebijakan Dana Desa yang diimplementasikan sejak 2015 bertujuan memperkuat desentralisasi fiskal dan mendorong pembangunan desa, namun praktiknya kerap memunculkan konflik akibat lemahnya tata kelola, minimnya transparansi, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen konflik dalam implementasi Dana Desa di Kabupaten Bandung melalui perspektif administrasi publik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan strategi studi kasus digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik utama yang terjadi dalam bentuk perbedaan kepentingan antara kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat terkait penentuan prioritas anggaran serta distribusi manfaat program. Faktor penyebab dominan meliputi keterbatasan kapasitas aparatur desa, intervensi politik lokal, dan rendahnya kepercayaan masyarakat. Strategi penyelesaian yang umum diterapkan meliputi musyawarah desa, mediasi informal melalui tokoh lokal, serta intervensi pemerintah kabupaten. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi musyawarah efektif menurunkan ketegangan jangka pendek, namun belum menyelesaikan akar permasalahan sehingga keberlanjutan konflik masih terjadi secara potensial. Artikel ini berkontribusi dengan mengintegrasikan teori manajemen konflik, prinsip good governance, dan collaborative governance untuk menjelaskan dinamika konflik di tingkat desa, sekaligus memberikan implikasi praktis berupa pentingnya penguatan kapasitas aparatur, peningkatan transparansi, dan perluasan partisipasi masyarakat dalam tata kelola Dana Desa.  
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Media Sosial sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Huda, Agnia Nurul; Untari, Dewi; Yanti, Yanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12867

Abstract

Pelatihan Kewirausahaan sangat penting bagi mahasiswa untuk kemadirian secara ekonomi kewirausahaan menjadi salah satu tantangan dalam membuat produk yang unik dan memiliki nilai keterampilan yang tinggi agar dapat menghadapi tantangan di dunia kerja. Dalam era digital, media sosial telah menjadi salah satu alat yang sangat efektif untuk dimanfaatkan dalam mempromosikan produk untuk memulai usaha baru dan mengembangkan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas yang dihasilkan oleh mahasiswa yaitu produk baru yang di kemas melalui media sosial yang nantinya akan menjadi keberlanjutan dan pelatihan kewirausahaan yang berbasis pemanfaatan media sosial bagi mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif objek dalam penelitian adalah mahasiswa semester 4 program studi Administrasi Bisnis universitas yang ada di kabupaten subang dengan pendekatan studi kasus yang telah mengikuti program pelatihan ini. Hasil penelitian yang didapat untuk mahasiswa adalah bahwa pemanfaatan media sosial memudahkan mahasiswa untuk memulai usaha berinovasi produk baru, media sosial yang di efektifkan adalah platform Instagram, mahasiswa dalam pelatihan penggunaan media sosial Instagram membuat produk yang menarik dan dikemas agar dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan pemasaran, serta memperluas jaringan bisnis mahasiswa.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JASA PEMBUATAN WEBSITE PADA CV DIGITAL DAYAGUNA NUSANTARA DI KABUPATEN BANDUNG Huda, Agnia Nurul; Prayoga, Indra Aditya; Wahid, Elsya Rahman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.23884

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kurang optimalnya strategi pengembangan usaha jasa pembuatan website oleh CV Digital Dayaguna Nusantara di Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan usaha jasa pembuatan website oleh CV Digital Dayaguna Nusantara di Kabupaten Bandung. Teori yang diadopsi dalam penelitian ini adalah analisis SWOT menurut Rangkuti (2018:20), meliputi 1) kekuatan (strength), 2) kelemahan (weakness), 3) peluang (opportunity), 4) ancaman (threat). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan teori Miles dan Huberman dengan tiga langkah analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha jasa pembuatan website oleh CV Digital Dayaguna Nusantara masih belum optimal dengan mempertimbangkan dimensi: 1) kekuatan, seperti kemampuan untuk melakukan pekerjaan secara remote, kepemimpinan yang tidak otoriter, dan portofolio perusahaan yang kuat, serta inovasi yang dilakukan; 2) kelemahan, meliputi keterbatasan fasilitas dan peralatan, kurangnya koordinasi, serta adaptasi yang lambat dari karyawan; 3) peluang, yang mencakup perkembangan teknologi terkini, pergeseran sistem dari offline ke online, dan pertumbuhan e-commerce; 4) ancaman, seperti munculnya pesaing baru, ancaman dari perangkat lunak murah dari China, serta risiko terkena serangan virus dan ancaman sejenisnya. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar CV Digital Dayaguna Nusantara melakukan strategi WO, yaitu strategi yang memperbaiki kelemahan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya pembaruan fasilitas, peralatan, dan sumber daya manusia yang lebih baik agar strategi pengembangan usaha dapat berjalan dengan lebih baik