Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PROGRAM MATERNAL HEALTH LITERATION DALAM BUDAYA “BETAMUE” TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL Ummi Latifah; Fitri Setianingsih; Nurlaila Agustikawati
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.3089

Abstract

Childbirth complications are one of the main causes of maternal death in Indonesia that occur due to high-risk pregnancies or deliveries and can threaten the lives of both the mother and the fetus, thus requiring appropriate midwifery care. Other factors that influence ANC visits include socio-cultural aspects, the level of anxiety of pregnant women, comfort, motivation, psychological factors, travel distance, support from health workers and family support. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Maternal Health Literacy Program in Betamue Culture in improving the knowledge and attitudes of pregnant women regarding ANC. This study is a Quasi-experimental study with a total sampling technique. The results showed that there was a significant difference in the average knowledge and attitudes of pregnant women before and after the implementation of the Maternal Health Literacy Program in Betamue culture. Which means that the Maternal Health Literacy Program in Betamue culture is effective in improving good knowledge and positive attitudes of pregnant women in ANC services.
PERLINDUNGAN HUKUM BIDAN DALAM PELAYANAN KEBIDANAN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ANI DEWI SATRIANI Permatasari, Galuh; Fitri Setianingsih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8268

Abstract

Latar belakang: Perlindungan Hukum Bidan Praktik di atur dalam UU No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan Pasal 57 dan 75. Pasal 57 menentukan bahwa: “tenaga dalam menjalankan praktik berhak memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan profesi, dan standar prosedur operasional.” Pasal 75 menentukan bahwa: “ tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik berhak mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan”. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif.Hasil Penelitian: Bidan merupakan salah satu profesi dalam bidang kesehatan. Bidan dalam melakukan praktik kebidanan harus sesuai dengan standart. Sebagai tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik wajib memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standart profesi, standart pelayanan profesi, standart prosedur. Perlindungan bidan dalam melakukan Praktik Kebidanan berhak memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan kompetendinya, kewenangan dan memenuhi kode etik, standart prosedur operasional, menurut undang-undang nomor 4 tahun 2019 tentang kebidanan Pasal 60. Simpulan dan saran: Simpulan dari penelitian ini yaitu Bidan dalam melaksanakan tugasnya dinaungi oleh kewenangannya sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan. Dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan, bidan harus menjalankan kewenangannya sesuai standar profesi, standar pelayanan dan standar prosedur operasional agar mendapatkan perlindungan hukum. Perlindungan hukum terhadap bidan yang bertugas di praktik mandiri bidan dilakukan melalui IBI.