Afrinaldi Afrinaldi
Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Overcoming Psychological Disorders Through Spiritual Guidance for Muslim Felons Afrinaldi Afrinaldi
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol 6, No 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v6i2.6148

Abstract

This study aims to describe, first: the psychological disorders of Muslim inmates who experience trauma as a result of not being ready to accept the reality of serving time as convicts in prison. Psychological disorders are in the form of behavior: difficulty controlling emotions, disappointment, sadness, blaming others, difficulty managing stress, difficulty controlling oneself, feelings of guilt, anxiety, and depression. Second: spiritual development by Correctional Institution (LP) officers through mental coaching in the form of routine activities such as carrying out congregational prayers, sermon training, giving speeches, and reading and understanding the contents of the Koran. Mental development aims to open oneself and foster a strong religious attitude in order to accept divine destiny with patience and trust. This self-awareness becomes positive energy to stimulate spiritual potential to shape self-character to become a pious person individually and socially. A qualitative descriptive approach was chosen to gather information from informants through non-participant observation and in-depth interviews (in-depth interviews). The collected data is reduced, displayed, verified and analyzed and constructed into a new concept. The research findings found that immoral informants (drug cases, murder, theft, and corruption) were dominantly experiencing psychological disorders compared to immoral informants (rape cases). It is easier for immoral informants to open up and be actively involved in participating in mental coaching activities, while immoral informants still find it difficult to accept the reality of life so they are more withdrawn and choose not to take part in mental coaching activities. Strengthening spirituality that is dynamic and innovative as well as rich in new methods is expected to be the right solution for the recovery of psychological disorders of Muslim inmates while in prison
Penyesuaian Perkawinan pada Pasangan Pranikah di KUA Padang Gelugur Pasaman Nanda Ade Wina; Afrinaldi Afrinaldi; Muhiddinur Kamal; Linda Yarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.514 KB)

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh beberapa pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Gelugur Pasaman yang melakukan perkawinan berulang dengan orang yang berbeda sehingga meningkatnya angka perceraian, sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi untuk meminimalisir meningkatnya angka perceraian maka penting melakukan penyesuaian perkawinan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Manfaat penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah di KUA Padang Gelugur Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode yang mencoba menggambarkan, memaparkan, dan menafsirkan suatu fenomena yang terjadi pada saat ini atau untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian, dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Informan dalam penelitian ini adalah 4 pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) sebagai informan kunci dan pegawai KUA sebagai informan pendukung dengan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah ditandai dengan ketiadaan emosi yang berlebihan, bisa memperbaiki diri dari kesalahan, bisa berkomunikasi dengan baik, perolehan pendapatan yang mencukupi, adanya kesepakatan dari kedua belah pihak keluarga serta mampu membangun hubungan baik dengan pihak keluarga pasangan.
Pelaksanaan Bimbingan Pranikah bagi Pengantin oleh Penyuluh Fungsional di KUA Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Hadijah Hadijah; Afrinaldi Afrinaldi; Charles Charles; Budi Santosa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.481 KB)

Abstract

Penelitian ini memfokuskan kepada Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Bagi Pengantin Oleh Penyuluh Fungsional di KUA Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Bagi Pengantin Oleh Penyuluh Fungsional di KUA Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu dengan menggambarkan kejadian yang terjadi dilapangan. Teknik yang peneliti pilih adalah snowball sampling yaitu informan diambil secara acak. Satu informan dapat memberikan informasi-informasi yang akan dikembangkan. Informan kunci adalah satu penyuluh dan informan pendukung adalah dua pasangan calon pengantin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini penulis memperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang penulis gunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan bimbingan pranikah dilakukan untuk memperbaiki pasangan calon pengantikedepannya yaitu dengan memberikan penyuluhan dengan beberapa materi kepada calon pengantin. Pelaksanaan bimbingan pranikah dilakukan untuk membantu pasangan calon pengantin memasuki dunia pernikahan sebagai cikal bakal dalam berumah tangga, ini dilakukan agar kasus perceraian dan kekerasan berkurang atau tidak terjadi dalam rumah tangga. Pelaksanaan bimbingan pranikah telak terlaksana dengan baik.
Sinergisitas Komponen Madrasah Dalam Membentuk Karakter Siswa Yang Berwawasan Lingkungan Sehat di MTS Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simartokis Kabupaten Pasaman Almunawir Salzali; Gazali Gazali; Supratman Zakir; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13071

Abstract

Latar belakang penelitian adalah kebersihan MTs Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis memperoleh penghargaan sekolah sehat dan adiwiyata dibawah kepemimpinan madrasah dengan guru, siswa, komite madrasah, kepala urusan tata usaha, dengan dengan pihak puskesmas langsat kadap. Yang menjadi permaslahan dalam penelitian ini adalah bagaimana sinergisitas komponen madrasah dalam membentuk kerakter siswa yang berlingkungan sehat di MTs Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Kabupaten pasaman. Tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk-bentuk sinergisitas komponen madrasah dalam mewujudkan karakter siswa yang berwawasan yang berwawasan lingkungan sehat di MTs Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Kabupaten Pasaman, bentuk-bentuk penerapan kareter siswa dengan wawasan lingkungan sehat di MTs Pondok Pesantren Nurul Hidayah Simatorkis Kabupaten Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Sumber data adalah kepala madrasah, guru, siswa, kepala urusan tata usaha, komite madrasah dan kepala puskesmas Langsat kadap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dikumentasi, teknik analisa data yang yang dilakukan yanitu reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan dengan varifikasi data, Hasil Penelitian adalah : Pertama bentuk-bentuk sinergisitas komponen madrasah adalah sinergi kepala madrasah adalah sinergi kepala madrasah selaku pengambil kebijakan dengan keluarga, dan seluruh komponen madrasah tujuan yang sama untuk menyelanggarakan pendidikan sehat, pelayanan kesehatan, dan pemeliharaan kesehatan di lingkungan madrasah. Kedua : bentuk-bentuk penerapan kerakter siswa dengan wawasan lingkungan sehat adalah : a) prilaku mengimformasikan kesehatan, megkonsumsi jajanan sehat, membawa bekal, menanamkan tanaman obat keluarga (TOGA), b) perilaku pencarian dan penggunaan fasilitas pelayanan kesehatan kepada teman sejawat seperti menggunakan seperti menggunakan tanaman TOGA dan rujukan kepuskesmas, c) perilaku kesehatan lingkungan seperti membungan sampah pada tempatnya sesuai jenis sampah ketiga, bentuk-bentuk upaya mewujudkan karakter siswa yang berwawasan lingkunan sehat : a) mengadakan pelatihan /penyuluhan, b) UKS, c) pemeliharaan kesehatan lingkungan madrasah melalui bank sampah komposting dan pengolahan lahan untuk aneka tanaman, d) pemberian motivasi berupa reward, punishmen. Seperti program dalam menerapkan perilaku sehat kepada siswa baru.
Pengembangan E-Modul PAI Menggunakan Aplikasi Pageflip Professional Di SD Surya Kids Bukittinggi Badoar Hasibuan; Afrinaldi Afrinaldi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14096

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena penulis melihat bahan ajar berupa modul adalah salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yang perlu dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik pada setiap satuan pendidikan. Peserta didik menggunakan modul dapat mencapai dan menyelesaikan bahan belajarnya dengan belajar secara mandiri dan terstruktur. Pengembangan e-modul 3D pada mata pelajaran PAI dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi keterbatasan bahan ajar, dan memberikan bantuan pada siswa/i untuk mendapatkan materi pembelajaran sesuai dengan silabus melalui bahan ajar berbasis multimedia berupa e-modul 3D agar siswa/i dapat belajar dengan bahan ajar yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk e-modul 3D pada mata pelajaran PAI menggunakan aplikasi 3D Pageflip Professional sebagai bahan belajar yang sesuai dengan kriteria kelayakan media dan materi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian Research and Development (R&D).Uji validitas produk dilakukan oleh empat orang validator yaitu dua orang validator media dan dua orang validator materi. Uji coba produk dilakukan kepada siswa/i kelas 3 SD Surya Kids yang mengikuti mata PAI, yang menjadi subjek uji coba berjumlah 19 orang yang mengikuti pretest dan posttest untuk menguji efektifitas e-modul 3D dengan melihat perbedaan signifikan antara keduanya. Instrumen dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, format penilaian validasi untuk validator materi dan media, dan angket untuk penilaian praktikalitas. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui kualitas dan keefektifan produk e- modul 3D. Berdasarkan hasil penilaian kelayakan dari validator materi dan validator media, hasil validasi materi oleh validator 1 diperoleh nilai 4,36 dengan kriteria “Baik” dan validasi materi oleh validator 2 diperoleh nilai 4,50 dengan kriteria “Baik” sehingga materi dinyatakan Valid untuk digunakan. Hasil validasi media oleh validator 1 diperoleh nilai 4,00 dengan kriteria “Baik”, dan hasil validasi media oleh validator 2 diperoleh nilai 4,85 dengan kriteria “Sangat Baik” sehingga media dikategorikan Valid untuk diuji cobakan. Selanjutnya, hasil analisis berdasarkan uji coba untuk praktikalitas produk e-modul 3D diperoleh nilai 4,57 berada pada kategori “Sangat Praktis”. Kemudian, dilanjutkan dengan uji efektivitas yang telah dilakukan terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil uji t yakni thitung>ttabel, dengan hasil thitung sebesar 14,75 dan ttabel sebesar 2,101.Berdasarkan hasil uji validitas, praktikalitas dan efektivitas dapat disimpulkan bahwa e-modul 3D dapat dikembangkan dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran PAI.
Pengaruh Konseling Individual Dengan Teknik Kontrak Perilaku Terhadap Off Task Behavior Remaja Di Kampuang Bulaan Gadang, Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Fitri Aulia Ningsih; Budi Santosa; Afrinaldi Afrinaldi; Hidayani Syam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14149

Abstract

Konseling individual bertujuan membantu klien dalam memecahkan permasalahan dan merubah perilaku klien agar lebih baik, untuk merubah perilaku tersebut di adakan kontrak perilaku, yaitu kesepakatan tertulis antara konselor dan konseli dimana kedua orang sepakat untuk terlibat dalam sebuah perilaku target. Sedangkan perilaku yang akan di ubah yaitu perilaku off task behavior yang menganggu proses belajar dan tujuan pembelajaran tidak bisa dicapai dengan optimal. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di kampuang Bulaan Gadang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam yang menunjukkan bahwasanya remaja mengalami perilaku off task behavior. Untuk mengurangi off task behavior dilaksanakan suatu layanan yang ada dalam bimbingan dan konseling yaitu konseling individual dengan teknik kontrak perilaku. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest dan posttest. Sampel penelitian sebanyak 5 remaja, dengan teknik purposive sampling pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan dari tingkat off task behavior yang tinggi. Teknik dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu kusioner/angket dengan skala pengukuran skala likert. Hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan nilai postest. Dari hasil test statistic diketahui bahwa hasil nilai zhitung sebesar -2.032 sementara ztabel sebesar 1,645 yang berarti lebih kecil dari zhitung pada taraf signifikan 0,05. Maka dapat diketahui zhitung> ztabel yaitu -2.032> 1,645 sehingga ada perbedaan rata-rata nilai tes antara sebelum diberikan perlakuan kepada remaja yang mengalami off task behavior. Hal ini berarti Hi diterima menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan konseling individual dengan teknik kontrak perilaku terhadap off task behavior remaja. Berdasarkan Penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa remaja yang mengalami 0ff task behavior mengalami penurunan secara normal dari yang tinggi menjadi sedang atau rendah. Dengan adanya penelitian ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk pertimbangan nantinya dikampuang Bulaan Gadang untuk mengurangi off task behavior remaja dan memberikan layanan konseling individual dengan teknik kontrak perilaku agar remaja dapat memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan off task behavior di kampuang Bulaan Gadang.