Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

The Student Anxiety Level and the Dominant Factors Influencing in Learning English at SMKN 17 Samarinda Taufik Hidayat; Masrur Yahya; Weningtyas Parama Iswari
E3L: Journal of English Teaching, Linguistic, and Literature Vol 2 No 1 (2019): March
Publisher : English Department, Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/e3l.v2i1.1985

Abstract

Anxiety in learning English is a state of tension and apprehension as a natural response in learning English, and might impede students’ learning process. This study was intended to find the students anxiety level and the dominant factor influencing in learning English. The survey research was applied to get the data needed. There were 120 respondents from four classes of the eleventh grade students of SMKN 17 Samarinda. The research instrument was a questionnaire by Horwitz (1991). Descriptive statistics was used to analyze the quantitative data. It was found out that on average students had high anxiety level, in which 73% of the students were categorized as having high anxiety level. Then, 19 % of the students had very high anxiety level, and 7.5% had medium anxiety. There are three anxiety factors, two factors: communication apprehension (74.9%) and test anxiety (74,5%) became the dominant factors, since in both factors, while the negative evaluation (69%) was the lower percentages from three dominant factor. Moreover, there were sub-factors which were found in this study that had correlation with the dominant factors in learning English, such as: not confident in learning English and lack of vocabulary (communication apprehension), teacher did not reduce anxiety and teaching quickly (test anxiety) and not good environment in learning English (fear negative evaluation)
Strategi Pemasaran Produk Al Multazam Group Dalam Meningkatkan Jumlah Calon Jamaah Selama Pandemi Covid-19 Taufik Hidayat
Multazam : Jurnal Manajemen Haji dan Umrah Vol 2 No 2 (2022): Multazam : Jurnal Manajemen Haji dan Umrah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.699 KB) | DOI: 10.32332/multazam.v2i2.5858

Abstract

This study aimed to examine the Al Multazam Group's marketing strategy and efforts to boost the number of potential pilgrims during the Covid-19 pandemic. This study method is qualitative descriptive research based on field research (field research). According to the findings of this study, Al Multazam Group's marketing approach for raising the number of prospective pilgrims during the Covid-19 pandemic utilized a marketing mix strategy (Product Strategy, Price Strategy, Place Strategy, and Promotion Strategy). In addition, Al Multazam Group undertakes internal and external environmental analysis, establishes short- and long-term goals, socializes products with partners and branches, and communicates with the congregation.
ANALISIS PENGELOLAAN KELAS DI KELAS IV SD NEGERI 008 SAMARINDA ULU TAHUN PEMBELAJARAN 2022/2023 Nur Agus Salim; Hani Subakti; Yulvina Khairunnisa; Abdul Rohman; Taufik Hidayat
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 8 No. 1 (2023): June
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Jenis triagulasi yang digunakan adalah triagulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri 008 Samarinda Ulu tentang pengelolaan kelas di kelas IV ditemukan bahwa kemampuan guru dalam pengelolaan kelas harus kreatif untuk menciptakan kondisi kelas yang kondusif dan nyaman untuk melaksanakan kegiatan belajar pengelolaan kelas yang di lakukan guru kelas IV merupakan guru yang kreatif dalam mengelola kelas. terlihat bahwa guru selalu melengkapi administrasi kelas berupa modul ajar sampai dengan jadwal pelajaran, selain itu juga mengajak siswa untuk kreatif dalam mengatur ruang kelas dan tempat duduk dengan baik sehingga peserta didik merasa nyaman berada di ruang kelas dengan guru melakukan pengelolaan kelas yang baik bisa memberikan pengaruh besar untuk motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 008 Samarinda Ulu.
Educational Revolution : Digital Project-Based Rotation Learning (DPBRL) Model to Improve Students' Critical Thinking Skills Dydik Kurniawan; Siti Masitoh; Bachtiar Sjaiful Bachri; Taufik Hidayat; Tri Wahyuningsih
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.12634

Abstract

The research aimed to develop and assess the effectiveness of the Digital Project-Based Rotation Learning (DPBRL) model in enhancing students' critical thinking skills. The study employed a research and development method, using a non-equivalent control group design during the pilot phase, a research method used to describe and measure the characteristics of populations or phenomena systematically using numerical data, involving 83 undergraduate students from Mulawarman University Guidance and Counseling Study Program, divided into two heterogeneous classes. Validation of the DPBRL model was conducted by experts in learning model design, materials, and media, with data collected through validation sheets, interviews, document analysis, questionnaires, observation, and documentation. The data was analyzed using descriptive technique and Independent Samples t-test. The results demonstrated that the DPBRL model effectively improved students' critical thinking skills and digital literacy, particularly through the use of digital modules with Flipbook Maker. The model’s rotation structure and presentation stage provided a structured learning approach, highlighting the importance of feedback. The study concluded that integrating technology and collaboration in project-based learning through the DPBRL model significantly benefited students’ critical thinking, digital literacy, and teamwork, offering a comprehensive and effective learning experience.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Aku dan Kebutuhanku pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Nurpatini Nurpatini; Taufik Hidayat
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1781

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar IPAS belum mencapai KKM yang disebabkan oleh penggunaan bahan ajar oleh guru yang tidak melibatkan media pembelajaran saat proses mengajar. Penelitian ini mempunyai tujuan yakni untuk mengetahui dampak media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa pada kelas IV di SDN 008 Sungai Kunjang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah quasi exsperiment yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yakni purposive sampling dengan subjeknya siswa dari kelas IV A dan C, masing-masing berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian ini yakni tes hasil belajar meliputi uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran dan daya pembeda. Adapun teknik pengambilan data digunakan tes hasil belajar, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian menunjukkan bahwa pre-test pada kelas eksperimen nilai rata-ratanya adalah 57,68, sedangkan kelas kontrol adalah 57,86. Setelah dilakukan perlakuan yakni menggunakan media pembelajaran wordwall di kelas eksperimen dan tanpa media di kelas kontrol, diperoleh post-test nilai rata-ratanya 81,07 untuk kelas eksperimen dan 72,86 untuk kelas kontrol. Pengujian hipotesis post-test dilakukan dengan uji Independent Sample T-Test didapatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,000. Karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,05, maka diambil kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.
MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL LEGO PADA SISWA KELAS IV C SDN 009 SUNGAI KUNJANG Mira Mira; Muhlis Muhlis; Andi Asrafiani Arafah; Taufik Hidayat; Muhamad Sopyan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya materi bangun datar melalui penerapan metode permainan tradisional Lego. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 009 Sungai Kunjang dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas IV-C. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap hasil belajar dan keterlibatan siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 68,4 pada pra-siklus menjadi 78,6 pada siklus I dan mencapai 88,3 pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa metode permainan tradisional Lego mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar siswa.
The Effect of Problem-Based Learning (PBL) through a Deep Learning Approach on Cognitive Learning Outcomes in Science and Social Studies (IPAS) at Elementary School Putri Ferinda; Mustamiroh Mustamiroh; Taufik Hidayat; Iksam Iksam
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i2.1653

Abstract

The low optimization of science and social studies (IPAS) learning outcomes in elementary schools indicates the need for more meaningful and contextual learning models. This study aimed to analyze the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model, using a Deep Learning approach, on fourth-grade students' cognitive learning outcomes. A quantitative, quasi-experimental design was employed. The research subjects comprised 54 students, divided into experimental and control groups. Data were collected using validated and reliable pretest and posttest instruments and analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, N-Gain calculations, and an Independent Samples t-test. The results showed that the experimental class mean score increased from 42.41 to 66.39, while the control class improved from 45.00 to 63.15. The N-Gain score of 0.29 was categorized as low to moderate. Hypothesis testing yielded a p-value of 0.498 (>0.05), indicating no significant difference between the groups. However, the Deep Learning-based PBL model demonstrated a tendency to improve cognitive learning outcomes and has potential for sustainable classroom implementation.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI MODEL STAD DI SEKOLAH DASAR Novandra Netanya; Taufik Hidayat; Iksam Iksam; Tri Wahyuningsih; Muhlis Muhlis
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i2.10933

Abstract

The low level of active involvement and academic achievement of elementary school students in national education material due to the dominance of conventional learning patterns is the background of this research. This problem triggers students' failure to internalize the value of togetherness in a heterogeneous classroom. The focus of this research is to describe the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) Cooperative Learning model in improving learning outcomes in Pancasila Education on the material of respecting the diversity of ethnicities and cultures of the nation. The steps of this Classroom Action Research (CLR) are carried out in two systematic cycles referring to the Kemmis and McTaggart model, including the stages of planning, action implementation, observation, and operational reflection. The research subjects include 28 students of grade IV A at SDN 019 Sungai Kunjang Samarinda with data collection via observation, tests, and documentation. Empirical quantitative data shows a surge in students' classical mastery from pre-cycle conditions of 46% (average 67.14), skyrocketing to 64.3% (average 72.68) in cycle I, and reaching a peak of optimal success of 79% (average 85.71) at the end of cycle II. The main conclusion confirms that the STAD model has proven to be very effective in boosting cognitive achievement while triggering an escalation of students' collaborative activity. Educators are recommended to adopt this group reward scheme as an alternative to improve the quality of basic instruction. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan aktif serta capaian akademik siswa sekolah dasar pada materi kebangsaan akibat dominasi pola pembelajaran konvensional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu kegagalan siswa dalam menginternalisasi nilai kebersamaan di ruang kelas yang heterogen. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi menghargai keragaman suku dan budaya bangsa. Langkah-langkah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) ini dijalankan dalam dua siklus sistematis merujuk model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi operasional. Subjek riset mencakup 28 peserta didik kelas IV A di SDN 019 Sungai Kunjang Samarinda dengan pengumpulan data via observasi, tes, dan dokumentasi. Data kuantitatif secara empiris menunjukkan lonjakan ketuntasan klasikal siswa dari kondisi pra-siklus sebesar 46% (rata-rata 67,14), meroket menjadi 64,3% (rata-rata 72,68) pada siklus I, dan mencapai puncak keberhasilan optimal senilai 79% (rata-rata 85,71) di akhir siklus II. Simpulan utama menegaskan bahwa model STAD terbukti sangat efektif mendongkrak pencapaian kognitif sekaligus memicu eskalasi keaktifan kolaboratif siswa. Pendidik direkomendasikan mengadopsi skema penghargaan kelompok ini sebagai alternatif perbaikan mutu instruksional dasariah.