Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Budidaya Ayam Ras Petelur Maya Rolet Ratih Iba Gustin; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maya Rolet merupakan salah satu perusahaan budidaya ayam ras petelur yang berada di daerah Yogyakarta. Berdiri sejak pertengahan 2015 dengan jumlah ayam 1.600 ekor. Maya Rolet seringkali tidak mampu memenuhi jumlah permintaan pasar yang lebih tinggi dari jumlah produksi perusahaan. Maka dari itu Maya Rolet hendak mengembangkan usahanya dengan menambah jumlah ayam sebanyak 2.000 ekor dan membuka toko penjualan. Sebelum dilaksanakan, rencana pengembangan usaha Maya Rolet memerlukan analisis untuk mengetahui kelayakan dari rencana pengembangan usaha tersebut. Perhitungan analisisis kelayakan yang dilakukan meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek legal, aspek lingkungan, serta aspek finansial. Setelah dilakukan perhitungan laba rugi, arus kas dan neraca maka rencana pengembangan usaha Maya Rolet dinyatakan layak dengan besar NPV Rp168.924.611 lebih besar dari 0 diakhir tahun kelima, IRR sebesar 32,51% lebih besar dari MARR yaitu 12% , serta PBP 3,152 tahun. Serta dari analisis sensitifitas yang dilakukan pada biaya bahan baku, harga jual dan biaya tenaga kerja diketahui bahwa faktor yang paling mempengaruhi kelayakan usaha adalah penurunan harga jual produk. Rencana pengembangan usaha menjadi tidak layak ketika harga jual produk mengalami penurunan sebesar 9%. Kata kunci : NPV, IRR, PBP, Maya Rolet, Ayam Petelur
Perumusan Strategi Pemasaran Produk Network Administration Professional Telkom Pcc Dengan Menggunakan Metode Analisa Swot Matriks Dan Ie Matriks Irfan Wicaksono Sugiyo; Agus Ahmad Suhendra; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Professional Certification Center (Telkom PCC) adalah suatu lembaga sertifikasi profesi yang didirikan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. TELKOM) sebagai wujud dedikasinya terhadap pendidikan. Melalui Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), maka pada tanggal 15 Agustus 2008 didirikan Telkom Professional Development Center (Telkom PDC) dan Telkom Professional Certification Center (TelkomPCC) pada tanggal 24 Agustus 2012, kemudian pada tanggal 1 Maret 2015 dilakukan penggabungan antara Telkom PDC dan Telkom PCC menjadi Telkom Professional Certification Center. Seiring waktu berjalan ditemukan salah satu program yang mengalami penurunan jumlah peserta dan tidak mencapai target penjualan, program tersebut adalah Network Administration Professional (NAP). Oleh karena itu, penulis merasa perlu menganalisis beberapa aspek yang penting dalam menyusun strategi pemasaran dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk meminimalisasi dan mengatasi kelemahan serta ancaman yang ada saat ini. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan IE Matriks. Analisis tersebut digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal yaitu kekuatan dan kelemahan, kemudian faktor eksternal yaitu peluang dan ancaman. Metode pengumpulan data yang dilakukan antara lain wawancara, kuesioner, observasi dan data seperti buku, literature yang kemudian diolah dengan beberapa pendekatan analisis yaitu bauran pemasaran 7P, lingkungan makro dan 5 force porter. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis maka dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran yang sesuai bagi Telkom PCC adalah strategi pemasaran yang mengedepankan penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Kata kunci : Strategi Pemasaran, LSP, SWOT
Analisis Kelayakan Pengembangan Budidaya Puyuh Peternakan Eka Di Bogor Theresia Estining; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan Eka merupakan salah satu bidang usaha dalam komoditas peternakan unggas khususnya budidaya puyuh. Peternakan Eka menjual produk telur puyuh mentah kepada konsumen. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah penjualan telur di Peternakan Eka mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pemilik ingin mengembangkan usahanya. Lokasi usaha terletak di Ciomas, Bogor, Jawa Barat. Aspek yang digunakan dalam analisis kelayakan meliputi aspek pasar, aspek hukum, aspek teknis, aspek lingkungan dan aspek finansial. Aspek pasar didapatkan dengan meyebar kuesioner kepada 210 reponden yang ada di Ciomas untuk mengetahui pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Hasil penyebaran kuesioner didapatkan presentase pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran masing-masing sebesar 97%, 84%, dan 2%. Aspek hukum, aspek teknis, aspek lingkungan, dan aspek keuangan didapatkan dari data sekunder berbagai sumber. Hasil perhitungan keuangan menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2018-2022 bernilai positif sebesar Rp. 111.166.491,00, presentase IRR sebesar 30.14%, dan PBP 3.71 tahun. Nilai IRR yang didapatkan lebih besar dari nilai MARR yaitu 12.07% dan nilai NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pengembangan usaha budidaya puyuh di Kota Bogor dapat dikatakan layak. Kata Kunci: Pengembangan, Peternakan Puyuh, Peternakan Eka, NPV, IRR, PBP.
Analisis Kelayakan Pengembangan Toko Pakaian Hi.nc Yang Ditinjau Pada Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Diva Nacita Putri; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hi.nc merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang industri tekstil dan pakaian jadi yang menjual beberapa produk pakaian seperti kaos, kemeja dan kerudung. Hi.nc saat ini baru memasarkan produknya secara online melalui media social dengan produk yang kurang beragam, karena hal itu pemilik ingin melakukan pengembangan dengan membangun sebuah konveksi dan toko dalam satu bangunan di kota Tangerang dengan harapan dapat memberikan produk yang variatif dan mendapat kepercayaan konsumen yang masih ragu terhadap brand baru. Dalam penelitian ini aspek pasar didapatkan dengan menyebar kuisioner kepada 205 responden yang berumur 15-24 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial didapatkan dari berbagai sumber dan kebutuhan. Hasil penyebaran kuisioner menunjukkan bahwa pasar potensial sebesar 76% pasar tersedia 72% dan untuk pasar sasaran perusahaan mengambil 1% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2018-2022 adalah Rp.933.924.370 presentase IRR sebesar 62,79% dan PBP 2,121 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari MARR yaitu 12% dan NPV bernilai positif. Dari hasil tersebut, maka pengembangan toko pakaian Hi.nc di kota Tangerang dapat dikatakan layak. Kata Kunci : Pengembangan,Toko Hi.nc, NPV, IRR,PBP
Efektivitas Iklan Bukalapak Di Youtube Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian Kiyeng Pamungkas Bondo Sapolo; Husni Amani; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan internet sudah semakin berkembang dan telah menjadi salah satu media yang digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satu contoh dari kegunaan teknologi yang memanfaatkan internet adalah perdagangan elektronik atau biasa disebut e-commerce. Pada tahun 2016, Alexa.com. Menyatakan bahwa terdapat 10 situs e-commerce yang sering dikunjungi oleh orang – orang Indonesia. Hasil dari perhitungan tersebut didapatkan bahwa Bukalapak merupakan situs e-commerce yang paling sering dikunjungi. Bukalapak pada bulan Agustus 2016 mengeluarkan iklan yang digunakan sebagai promosi yang digunakan untuk menarik perhatian pembeli maupun calon pembelinya. Namun setelah iklan itu di keluarkan terjadi penurunan terhadap kunjungan pelanggan ke situs bukalapak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas iklan bukalapak dengan judul “Jadilah Pahlawan Untuk Satu Juta UKM di Bukalapak” di youtube dan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan EPIC Model sebagai metode perhitungan efektivitas dan Regresi Linear Berganda sebagai metode untuk mengetahui pengaruh dari dimensi EPIC terhadap keputusan pembelian. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa iklan bukalapak dinilai efektif dengan nilai 3,001, dan juga dimensi EPIC mempengaruhi keputusan pembelian secara simultan, sedangkan untuk dimensi Persuasion mempengaruhi keputusan pembelian baik secara simultan dan juga parsial. Dimensi EPIC mempengaruhi keputusan pembelian sebesar 45,9%, sedangkan sisanya 54.1% dipengaruhi oleh variabel diluar variabel penelitian. Kata Kunci: Efektivitas Iklan, EPIC Model, dan Keputusan Pembelian
Perumusan Perencanaan Strategis Pt Trengginas Jaya Dengan Menggunakan Metode Qfd Strategic Planning Ananda Kusumo Aji; Yati Rohayati; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trengginas Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan tenaga kerja facility management. PT Trengginas Jaya didirikan pada tahun 2012 di Bandung dan menjadi perusahaan binaan Yayasan Pendidikan Telkom. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang facility management, lini jasa yang dilayani meliputi layanan tenaga cleaning¸ keamanan, catering, perbaikan fasilitas gedung, sistem parkir, dan support (tenaga penunjang akademik dan office boy). Namun sebagian besar mitra kerja yang dimiliki hanya berasal dari perusahaan-perusahaan atau lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom. Rencana perluasan pasar yang akan dilakukan tentunya menjadi tantangan yang besar bagi PT Trengginas Jaya dimana persaingan dalam bisnis pengelolaan tenaga kerja facility management tersebut sangat ketat. Sebagian besar kompetitor merupakan perusahaan-perusahaan yang telah memiliki pengalaman yang sangat banyak dan memiliki kualitas layanan yang cukup baik. Kondisi ini menjadi kendala yang berarti bagi PT Trengginas Jaya. Terbukti hingga pertengahan tahun 2016, perusahaan baru mampu mencapai target sebesar 20%. Indikasi atas penyebab buruknya performa PT Trengginas Jaya ini adalah adanya fakta bahwa perusahaan tidak memiliki strategi yang jelas dalam mencapai target tersebut. Selama ini perusahaan hanya berjalan secara konfensional tanpa adanya landasan strategi tertulis yang mampu mengantarkan kesuksesan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi perencanaan strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan. Penelitian ini diawali oleh perumusan pernyataan visi perusahaan, mengolah pernyataan visi tersebut dalam skema perencanaan strategis, lalu melewati Visi / Tujuan Quality House serta Tujuan / Strategi Quality House untuk merumuskan strategi yang paling tepat untuk perusahaan. Dari hasil penelitian ini didapatkan 7 strategi yang dapat dilaksanakan oleh perusahaan, strategi tersebut dirumuskan sesuai dengan kondisi dan situasi perusahaan sehingga sangat tepat untuk dijalankan oleh perusahaan untuk mencapai visi-visi perusahaan, mencapai target yang telah ditentukan, serta bersaing dengan perusahaan kompetitor. Kata Kunci: Perencanaan Strategis, QFD Strategic Planning, Integrated Facility Management Services
Analisis Kelayakan Pembukaan Outlet Takoyaki Takoyuk Di Tangerang Selatan Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Rivaldy Annas; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Takoyaki TakoYuk merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang kuliner dengan konsep street food yang menjual produk berbahan dasar tepug terigu dengan takoyaki sebagai menu utamanya. Takoyaki merupakan cemilan khas jepang yang banyak digemari di Indonesia. Maka dari itu pemilik ingin melakukan inovasi terhadap takoyaki yang selama ini sudah ada. Lokasi usaha terletak di Kota Tangerang Selatan, dimana daerah kampus dan sekolah menjadi tujuan utama dari TakoYuk. Dalam penelitian ini aspek pasar didapatkan dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Tangerang Selatan yang berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan finansial digunakan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan presentase pasar potensial sebesar 94%, pasar tersedia 86%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 4% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2018-2022 adalah Rp 39.654.910, presentase IRR sebesar 36,35%, dan PBP 1.569 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 9% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan outlet takoyaki TakoYuk di kota Tangerang Selatan dapat dikatakan layak. Kata kunci: Outlet takoyaki TakoYuk, analisis kelayakan, NPV, IRR, PBP
Usulan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Penjualan Rm Ibu Haji Ciganea Serang Dengan Menggunakan Metode Quantitative Strategic Plannig Matrix (qspm) Muhammad Hafidz Hikmaturrahman; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak RM Ibu Haji Ciganea Serang merupakan suatu usaha yang bergerak dalam bidang usaha kuliner yang terletak di Jl. Raya Pandeglang, 42126, Serang. RM Ibu Haji Ciganea Serang menyajikan makanan tradisional khas sunda dan sudah berjalan selama 9 tahun. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan pada saat ini adalah tingkat penjualan yang terus menurun yang diakibatkan oleh pesaing dan faktor-faktor internal perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu strategi pemasaran yang tepat guna meningkatkan penjualan dari RM Ibu Haji Ciganea Serang, maka digunakan pendekatan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan untuk meningkatkan penjualan dengan menggunakan perhitungan Attractiveness Scores (AS) dan Total Attractiveness Scores (TAS) pada metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Sebelum dilakukan perhitungan Attractiveness Scores dan Total Attractiveness Scores dalam metode QSPM, digunakan beberapa tahap terlebih dahulu yaitu, total skor IFAS dan total skor EFAS dalam Matriks IE. Kemudian, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dalam menghadapi peluang dan ancaman eksternal perusahaan. Hasil perhitungan dari metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) didapatkan tiga usulan dengan nilai Total Attractiveness Scores terbesar dari Sembilan strategi yang dihasilkan dari analisis SWOT. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Analisis Swot, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Abstract RM Ibu Haji Ciganea Serang is a business that engaged in culinary business that located at Jl. Raya Pandeglang, 42146, Serang. RM Ibu Haji Ciganea Serang serves traditional Sundanese food and established for 9 years. The problem experienced by the company is the sales figure that dropping by year caused by competitor and internal factors of the company. The right marketing strategy are needed to improve the sales figure, so Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) is used to formulate the marketing strategy. This Study aims to help the company improve the sales figure using calculation of Attractiveness Scores (AS) and Total Attractiveness Scores (TAS) in Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method. Prior to the calculation of Attractiveness Scores and Total Attractiveness Scores in Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method, there are several step used, total score of IFAS and total score of EFAS in IE Matrix. Then, SWOT analysis is used to identify internal strength and weakness of the company in the face of external opportunity and threat. The results of Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) are three proposals of marketing strategy with highest Total Attractiveness Scores from nine strategies that produced from SWOT analysis. Keyword : Marketing Strategy, SWOT analysis, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
Strategi Pemasaran Produk Olahan Jeruk Lemon (degomon) Di Sawahlunto Sumatera Barat Menggunakan Metode Matrix QSPM Febri Harlen; Rosad Ma’ali El Hadi; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sektor perkebunan di Indonesia terus berkembang setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Sumatera Barat, didapat grafik PDB sektor perkebunan terus meningkat. Sumatera Barat merupakan salah satu daerah penghasil jeruk lemon lokal. Usaha agrobisnis perkebunan jeruk lemon merupakan komoditi yang sedang giat dikembangkan di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya. Banyaknya manfaat kesehatan dari buah jeruk lemon menggiat kan para petani di Sumatera Barat untuk berkebun jeruk lemon lokal, untuk tahun 2018 perkebunan jeruk lemon mencapai luas 25 hektar. Harlen Group merupakan start up pengolahan jeruk lemon lokal yang berlokasi di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Harlen Group didirikan melihat potensi melimpahnya buah jeruk lemon lokal dan guna membantu para petani lemon lokal di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya. Selaku perusahaan yang memproduksi produk olahan jeruk lemon skala rumahan, belum mampu meraih target penjualan setiap bulannya. Untuk meraih target penjualan yang sudah ditetapkan. Harlen Group, perlu menentukan faktor kekuatan dan kelemahan utama dari lingkungan internal perusahaan serta faktor peluang dan ancaman utama dari lingkungan eksternal perusahaan. Keseluruhan faktor-faktor internal dan eksternal juga digunakan untuk mengetahui posisi perusahaan menggunakan matriks IE (internal, eksternal) dan menjadi bahan pertimbangan dalam membuat beberapa alternatif strategi pemasaran berdasarkan kekuatan,kelemahan perusahaan untuk menghadapi peluang dan ancaman yang ada dengan menggunakan matriks SWOT, dari beberapa alternatif strategi pemasaran hasil matriks SWOT dan ditambah alternatif strategi pemasaran eksisting, maka dipilih strategi terbaik dari hasil analisis menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian didapat kan faktor kekuatan utama internal Harlen Group adalah variasi produk DeGoMon dan kelemahan utama internal Harlen Group adalah pertumbuhan pendapatan. Sedangkan untuk faktor peluang utama eksternal Harlen Group yaitu belum ada pesaing di Sumatera Barat dan faktor utama ancaman Eksternal Harlen Group adalah belum keluarnya izin PIRT. Posisi perusahaan berdasarkan matriks IE berada pada kuadran V atau berada pada posisi hold and maintain. Hasil matriks SWOT menghasilkan 10 alternatif strategi pemasaran dan di analisis menggunakan QSPM. Strategi-strategi yang sudah di ranking disesuaikan kembali dengan kesanggupan Harlen Group untuk segera mengimplementasikan strategi yang sudah ada. Pengelompokkan strategi Harlen Group menjadi 2 yaitu strategi utama untuk segera implementasi dan strategi Harlen Group kedepannya. Dari strategi utama atau strategi jangka pendek yang bisa segera di realisasikan oleh Harlen Group, 4 strategi teratas dengan skor TAS tertinggi yaitu menerbitkan izin PIRT untuk memastikan kualitas produk DeGoMon teruji, agar bisa bersaing dengan produk sejenis, kedua bekerja sama dengan warga sekitar untuk menjaga ketersediaan bahan baku jeruk lemon lokal dengan meningkatnya target produksi, ketiga outsourcing SDM yang mumpuni dalam hal desain kemasan dan konten untuk sosial media produk DeGoMon untuk mengoptimalkan penjualan dan promosi lewat sosial media, terakhir memanfaatkan perkembangan internet dengan mendaftarkan produk DeGoMon di market store dan sosial media untuk memperkenalkan dan menjual produk DeGoMon ke masyarakat luas. Keywords: Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) ABSTRACT Plantation sectors in Indonesia continue to grow annually. Based on data from the West Sumatera Plantation Office, the GDP graph of plantation sector continues to increase. West Sumatra is one of the local lemon producing regions. Business agribusiness of Lemon Plantation is a commodity that is actively developed in the city Sawahlunto and Dharmasraya district. The abundance of the health benefits of lemon fruit entertains farmers in West Sumatra to gardening local lemons, for the year 2018 lemon plantations reach an area of 25 hectares. Harlen Group is a start up processing of local lemons located in Sawahlunto, West Sumatera. Harlen Group was established to see the potential of the abundance of local lime fruit and to help local lemon farmers in Sawahlunto and Dharmasraya district. As a company that produces processed lemon products in home scale, has not been able to reach the sales target every month. To achieve a pre-defined sales target. Harlen Group, needs to determine the main strengths and weaknesses factors of the company's internal environment as well as the opportunities and key threats of the company's external environment. Overall internal and external factors are also used to know the position of the company using the IE matrix (internal, external) and be a consideration material in making some alternative marketing strategy based on its strengths, Company weaknesses to face the opportunities and threats that exist by using the SWOT matrix, from some alternative marketing strategy results of the SWOT matrix and plus alternative existing marketing strategy, then selected the best strategy of the results The analysis uses the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) method. Research results obtained the main strength factor internal Harlen Group is a variation of the product DeGoMon and the main drawback of internal Harlen Group is the growth of revenues. As for the main opportunity factor external Harlen Group is no competitor in West Sumatera and the main factor of the external threat Harlen Group is not yet to exit PIRT permit. The company's position based on the IE matrix is on the V quadrant or in the hold and maintain position. The results of the SWOT matrix produce 10 alternative marketing strategies and in the analysis using QSPM. The strategies that have been ranked are adjusted again with the ability of the Harlen Group to quickly implement existing strategies. Grouping Harlen Group strategy to be 2 namely the main strategy for immediate implementation and strategy of Harlen Group in the future. From a key strategy or short-term strategy that can be immediately realised by the Harlen Group, the top 4 strategy with the highest score BAG is to issue PIRT clearance to ensure the product quality DeGoMon tested, in order to be competitive with similar products , both cooperate with local residents to maintain the availability of locally sourced lemon raw materials with increased production target, the third outsourcing HR that is capable in terms of packaging design and content for social media products DeGoMon to optimize Sales and promotion through social media, lastly utilize the development of the Internet by registering products DeGoMon in the market store and social media to introduce and sell products DeGoMon to the wider community. Keywords: IFE Matrix, EFE Matrix, IE Matrix, SWOT, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Pada Unit Usaha Keripik Tempe Pondok Pesantren Arafah Fara Rahmania Izzaty; Endang Chumaidiyah; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha Keripik Tempe Pesantren Arafah merupakan suatu usaha yang bergerak dalam bidang makanan ringan yang baru saja berdiri sekitar satu tahun. Usaha ini berencana melakukan pengembangan usahanya dengan menambah beberapa mesin dan peralatan untuk meningkatkan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan usaha berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Data pasar diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner pada penduduk Kota Bandung, Bekasi, Bogor, dan Depok dengan rentang usia 10-59 tahun. Diperoleh pasar potensial sebesar 89%, pasar tersedia sebesar 89%, dan pasar sasaran sebesar 0,001% dari pasar tersedia. Analisis aspek teknis dilakukan untuk mengetahui jumlah mesin dan peralatan serta jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan usaha ini. Pada aspek finansial dilakukan perhitungan NPV, IRR dan Payback Period. Dari hasil perhitungan diperoleh NPV sebesar Rp 411,433,2555, nilai IRR sebesar 32.70% dan PBP selama 3, 34 tahun. Nilai NPV > 0 dan nilai IRR > MARR yaitu 9,95%, maka pengembangan pada Unit Usaha Keripik Tempe Pondok Pesantren Arafah ini dikatakan layak untuk dilakukan. Batas sensitivitas dari dilakukannya pengembangan usaha ini terhadap kenaikan biaya bahan baku langsung sebesar 3.02%, kenaikan biaya tenaga kerja langsung sebesar 2.03%, penurunan harga jual sebesar 0,7% dan penurunan demand sebesar 0,7%. Kata kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, Payback Period, Analisis Sensitivitas Abstract The Tempe Chips Business at Arafah Islamic Boarding School is a business that is engaged in snack food, which has just been established for about a year. This business plans to expand its business by adding several machines and equipment to increase production. This study aims to determine the feasibility of business development based on market aspects, technical aspects and financial aspects. Market data is obtained from the results of distributing questionnaires to residents of Bandung, Bekasi, Bogor, and Depok with an age range of 10-59 years. The obtained potential market is 89%, the available market is 89%, and the target market is 0.001% of the available market. Analysis of technical aspects is carried out to determine the number of machines and equipment and the number of workers needed to support the development of this business. In the financial aspect, NPV, IRR and Payback Period are calculated. From the calculation results obtained NPV of Rp. 411,433,2555, IRR value of 32.70% and PBP for 3, 34 years. The NPV value is> 0 and the IRR value> MARR is 9.95%, so the development of the Tempe Chips Business Unit at Arafah Islamic Boarding School is said to be feasible. The sensitivity limit of doing this business development is to an increase in direct raw material costs by 3.02%, an increase in direct labor costs by 2.03%, a decrease in selling prices by 0.7% and a decrease in demand by 0.7%. Keywords: Feasibility Analysis, NPV, IRR, Payback Period, Sensitivity Analysis