Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perancangan Model Bisnis Bry CafÉ Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Brilliant Rafly Pramana Putra; Budi Praptono; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai kopi Bry Cafe merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri dan pengolahan minuman kopi.Usaha yang sudah dimulai sejak 2018 dan berlokasi di Jalan Sharon Timur 2 Nomor 1 ini mengalami penurunan penjualan sehingga pendapatan juga menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya pemanfaatan teknologi dan promosi, persaingan yang semakin ketat dan perubahan lingkungan bisnis bry cafe. Melihat dari permasalahan ini, model bisnis bry cafe akan dievaluasi serta dilakukan perancangan model bisnis usulan. Perancangan Model bisnis dilakukan dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC). Terdapat 3 data yang diperlukan dalam melakukan evaluasi dan perancangan. Data yang pertama adalah data model bisnis eksisting yang diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap pemilik usaha sehingga dapat dipetakan menjadi model bisnis eksisting. Data kedua yaitu customer profile yang diperoleh dari wawancara kepada segmen pelanggan. Data terakhir adalah data analisis lingkungan bisnis yang diperoleh melalui referensi internet dan studi literatur. Ketiga data tersebut digunakan untuk melakukan analisis SWOT dan merumuskan strategi usulan yang dapat diimplementasikan oleh Bry cafe. Langkah selanjtnya yaitu membuat Fitt value proposition canvas dengan mencocokan antara value map dan customer profile yang telah ada, dilanjutkan dengan proses pengembangan dan pemetaan business model canvas untuk Bry cafe. Beberapa perbaikan Hal penting yang diusulkan dari hasil evaluasi untuk Bry Cafe adalah melakukan perluasan segmen pelanggan dengan menciptakan Pelanggan Bisnis to Bisnis,Menciptakan Frozen food dan penambahan E-commerce untuk penjualan Online, meningkatkan penggunaan teknologi informasi yaitu pembuatan Website sebagai media penjualan dan promosi, menciptakan Fitur Customer service dan penambahan E-wallet Partnership untuk mempermudah transaksi dengan pelanggan, dan Menciptakan Mitra kerja dengan perusahaan Ekspedisi. Kata Kunci: Model Bisnis, Business Model Canvas, Bry Cafe
Perancangan Peningkatan Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Usaha Hans Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Andhymurti Timur Heryanto; Boby Hera Sagita; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha Hans merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pangan yang berada di desa pecangaan kabupaten Jepara. Produk yang di tawarkan usaha hans ialah beras Dlanggu. Saat ini usaha hans mengalami penurunan kualitas pelayanan, hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah pelanggan pada 8 bulan terakhir dan adanya komplain dari pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan terhadap kualitas pelayanan usaha hans dengan menggunakan metode QFD. Dengan menggunakan servqual yang merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan atas jasa yang telah diterimanya yakni dengan membandingkan tingkat presepsi dan tingkat ekspektasinya. Servqual menilai kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi kualitas yaitu emphaty, assurance, reliability, responsivenes, dan tangibels. Atribut kebutuhan diperoleh dari hasil wawancara kemudian hasil wawancara tersebut diterjemahkan kedalam atribut-atribut kebutuhan. Maka diperoleh 14 atribut kebutuhan berdasarkan dimensi servqual. Terdapat 3 usulan yang paling prioritas berdasarkan rangking perhitungan HOQ yang perlu dilakukan perbaikan monitoring owner, training pegawai, jenis atribut. Kata kunci : QFD,SERVQUAL, HOQ, kepuasan pelanggan Abstract Hans enterprise is a business that concern with nourishment located in Pecangaan Village Jepara District. This enterprise offers a “Beras Dlangu” product. In the present Hans enterprise has decreased their quality service, this was showed by the degradation of the buyer in the last eight months and received complain from them. This research aimed to propose increasing quality service of Hans enterprise with the QFD method. By using servqual, one of the methods that used to measure the satisfaction of the customer with service given and compare their perspective level and expectation level. Servqual measures service quality based on five dimensions such as empathy, assurance, reliability, responsiveness, and tangibles. Needs attribute reached based on interview and the result of the interview was translate to needs attribute. In the end, 14 needs attribute was received based on servqual dimensions. There are three proposed priorities based on the ranking of HOQ calculation that needs to increase such as increasing owner monitoring, staff trainee, and attribute types. Keywords: QFD ,SERVQUAL ,HOQ, and customer satisfaction