Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Oceanarium di Pekanbaru dengan Pendekatan Water Management Harliandi, Betran; Dewi, Oriana Paramita; Annisa, Laili Dwi
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan wilayah perairan yang luas, termasuk Provinsi Riau yang didominasi perairan. Pekanbaru, sebagai ibu kota provinsi, memiliki potensi kelautan besar, namun edukasi dan konservasi laut masih minim. Oceanarium publik dirancang sebagai sarana rekreasi, edukasi, observasi, dan konservasi biota laut, serta diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi, dan pendidikan. Karena konsumsi air yang tinggi, pengelolaan air efisien menjadi prioritas. Pendekatan desain Water Management diterapkan untuk mengatasi hal ini. Tujuan perancangan mencakup pemenuhan kebutuhan edukatif dan rekreatif serta penerapan sistem pengelolaan air berkelanjutan. Metode Glass Box dan studi preseden digunakan untuk menciptakan desain yang transparan dan sesuai konteks lokal. Konsep “Water Flow” dipilih untuk merepresentasikan aliran air dari darat ke laut. Perancangan menghasilkan desain berkelanjutan yang menunjukan penerapan water management yaitu mengintegrasikan sensor otomatis, daur ulang gray water dan kondensat melalui STP, serta sistem closed-loop untuk menjaga kualitas air dan mengurangi pemborosan.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.
TIPOLOGI ARSITEKTUR MELAYU RUMAH LONTIOK DESA KUAPAN, KAMPAR, RIAU Helen, Nurrul; Laili Dwi Annisa; Dewi, Oriana Paramita; Al Husaini, Muhd. Arief; Mashuri, Mashuri; Saspriatnadi, Morian
RUSTIC Vol 4 No 2 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i2.2369

Abstract

Traditional Indonesian architecture showcases a unique local identity and is a treasure in the cultural heritage of Indonesia. One of the distinctive architectural styles in Indonesia is Malay architecture, which exhibits diverse typologies when compared to several other architectural works in the country. This article aims to identify the characteristics and typology of Lontiok houses in Malay architecture to ensure the preservation and conservation of Lontiok Malay houses. The method employed in this research is qualitative, using a case study approach. The findings of this research reveal that the typology of spatial arrangement in Lontiok houses consists of a front porch, bedroom, middle porch, back porch, front stairs, and back stairs. The typology of the structure and construction of Lontiok houses includes a lontiok-shaped roof, a ridge beam with a "drinking elephant" profile oriented parallel to the road, a single eave without ornamentation, 22 pillars, doors comprising front, side, and back doors, windows with 2 leaves, odd stairs consisting of 5 steps, an attic for storage, wooden floors, walls made of tongue and groove wood, and a foundation of umpak stones. Moreover, the Lontiok houses in this research exhibit a variety of decorations with Malay floral motifs found on doors, windows, ventilation openings, foundation pillars, inner walls, and water storage jars.
Pendampingan Sumber Daya Manusia dalam Perencanaan dan Pengelolaan Desa Wisata di Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Helen, Nurrul; Firzal, Yohannes; Susilawaty, Mira Dharma; Al Husaini, Muhammad Arief; Dewi, Oriana Paramita; Annisa, Laili Dwi; Kuswoyo, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): JPMII - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.821

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan perencanaan terstruktur dan keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi peningkatan kapasitas SDM Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar, dalam merancang dan mengelola paket wisata berkelanjutan. Melalui penyampaian materi dan buku panduan, peserta yang terdiri dari perangkat desa dan pemangku kepentingan diberikan sebelas tahapan strategis penyusunan paket wisata, mulai dari identifikasi potensi hingga strategi pemasaran. Materi juga mencakup narasi lokal, perhitungan biaya, SOP, dan evaluasi pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan peserta dalam pengembangan desa wisata secara profesional dan terorganisir. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kemandirian masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis potensi lokal.
Perancangan Masterplan Camping Ground dengan Pendekatan Eco Eduwisata di Dusun Pulau Empat, Desa Empat Balai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Saspriatnadi, Morian; Kuswoyo, Indra; Annisa, Laili Dwi; Helen, Nurrul; Rijal, Muhammad; Amanati, Ratna
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2: BATOBO: Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.3.2.55-72

Abstract

Pertumbuhan sektor pariwisata yang pesat mendorong integrasi antara rekreasi, edukasi, dan kelestarian lingkungan. Dusun Pulau Empat di Kabupaten Kampar, Riau, memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Kegiatan pengabdian yang merupakan bagian dari kegiatan kukerta MBKM ini bertujuan merancang masterplan Camping Ground pada lahan seluas ±3,8 hektare dengan konsep "Harmoni Bumi Budaya". Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan bottom-up yang berbasis pada analisis kebutuhan pengguna dan tapak. Perancangan mencakup zonasi area camping, fasilitas penunjang (musala, area makan, parkir, olahraga), serta penyelarasan elemen bangunan dengan orientasi lingkungan (matahari, angin, vegetasi) dan kearifan lokal. Hasil rancangan visual dalam bentuk paparan dan poster telah disosialisasikan kepada perangkat desa dan masyarakat setempat sebagai pemangku kepentingan utama. Program ini berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengedukasi pentingnya pelestarian lingkungan dalam kerangka pariwisata berkelanjutan.