Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pengujian Kerentanan Pada website X perusahaan layanan teknologi informasi dengan Pendekatan Vulnerability Assessment dan Penetration Testing Untuk Mengindentifikasi dan Mengatasi Celah Kemanan Malvin Jeconia Setiawan; Muhammad Fathinuddin; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, keamanan aplikasi web menjadi isu krusial bagi perusahaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kerentanan pada website X milik perusahaan layanan teknologi informasi menggunakan pendekatan Vulnerability Assessment dan Penetration Testing (VAPT). Metodologi yang digunakan mencakup tahap information gathering, vulnerability detection dengan alat bantu seperti OWASP ZAP dan Acunetix, serta pengujian eksploitasi menggunakan Burp Suite. Hasil pengujian menunjukkan terdapat 13 jenis kerentanan dengan tingkat keparahan berbeda, di antaranya SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), dan pengiriman kredensial tanpa enkripsi. Beberapa kerentanan seperti file .htaccess terbuka dan header keamanan yang hilang berhasil dimitigasi, sementara kerentanan lain seperti pengiriman data melalui HTTP tidak dapat ditangani sepenuhnya karena keterbatasan lingkungan pengujian. Evaluasi pasca mitigasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keamanan sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola sistem dan pengembang web dalam meningkatkan ketahanan terhadap serangan siber. Kata kunci— Keamanan, Web, VAPT, Vulnerability Assessment, Penetration Testing, Mitigasi
Perancangan Dan Analisis Infrastruktur Visual Monitoring Berbasis Penempatan Cctv Pada Gedung Telkom University Landmark Tower Dengan Metode Network Development Lifecycle (Ndlc) Muhammad Beldan Dzifi Hals; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem visual monitoring berbasis penempatan CCTV memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan kampus, terutama di area dengan mobilitas tinggi. Penelitian ini dilakukan di Gedung Telkom University Landmark Tower (TULT) dengan tujuan menganalisis kondisi sistem CCTV yang ada, mengidentifikasi area blind spot, serta merancang usulan penempatan kamera yang lebih optimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Network Development Life Cycle (NDLC), meliputi tahapan analisis kebutuhan hingga simulasi prototyping. Proses dimulai dengan site survey untuk mengetahui cakupan aktual, dilanjutkan simulasi visual menggunakan SketchUp guna memetakan area yang belum terpantau. Hasil analisis menunjukkan beberapa titik seperti ruang kelas, laboratorium, ruang dosen, kantor, dan layanan akademik masih memiliki blind spot signifikan. Dengan melakukan reposisi dan penambahan kamera pada area strategis, cakupan pemantauan meningkat secara signifikan dan blind spot dapat diminimalkan. Rancangan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem pengawasan di lingkungan kampus, sehingga mampu mendukung terciptanya suasana akademik yang aman dan terpantau secara efektif. Kata kunci— CCTV, visual monitoring, blind spot, NDLC, SketchUp
Perancangan dan Analisis Infrastruktur Visual Monitoring pada Gedung Mangudu Telkom University Hanif Afifuddin; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital, kebutuhan sistem keamanan yang andal menjadi semakin penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terpantau optimal. Penelitian ini berfokus pada Gedung Mangudu, salah satu gedung di Fakultas Rekayasa Industri Telkom University yang memiliki banyak laboratorium dan aset berharga. Namun, infrastruktur keamanan visual di gedung ini belum optimal karena keterbatasan jumlah CCTV, kondisi perangkat yang tidak aktif, dan area blind spot yang luas. Dengan menggunakan pendekatan Network Development Life Cycle (NDLC), penelitian ini merancang dan menganalisis infrastruktur visual monitoring yang lebih efektif. Fokus penelitian berada pada tiga tahap awal NDLC: analisis, desain, dan simulation prototype. Hasil observasi menunjukkan bahwa dari delapan area yang ditinjau, hanya sebagian kecil area yang terpantau optimal. Desain ulang dilakukan menggunakan SketchUp untuk memetakan penempatan CCTV baru dengan spesifikasi yang lebih mutakhir. Hasil simulasi membuktikan bahwa rancangan baru mampu mengurangi area blind spot secara signifikan dan meningkatkan efektivitas pengawasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi awal dalam pengembangan sistem keamanan berbasis teknologi visual di lingkungan kampus. Kata kunci— Visual Monitoring, CCTV, NDLC, SketchUp, Telkom University
Perancangan dan Analisis Infrastruktur Visual Monitoring Pada Gedung Graha Cacuk Sudarijanto-B dan Gedung Tokong Nanas Universitas Telkom Difki Wahyudi; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengelolaan infrastruktur bangunan modern, khususnya di lingkungan pendidikan dengan aktivitas tinggi, aspek keamanan berbasis Visual Monitoring menjadi sangat krusial. Gedung Graha Cacuk Sudarijanto-B dan Gedung Tokong Nanas Universitas Telkom merupakan area operasional kampus yang membutuhkan sistem pengawasan visual yang andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi terkini sistem Visual Monitoring di kedua gedung tersebut serta menyusun rancangan usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Metode yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang berfokus pada tiga tahap awal, yaitu Analisis, Perancangan, dan Pembuatan Prototipe Simulasi. Pengamatan lapangan dan kajian literatur dilakukan untuk mendukung identifikasi kebutuhan serta penyusunan solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak ruangan dan area yang belum dilengkapi perangkat CCTV atau memiliki titik blind spot, sehingga coverage area pemantauan belum optimal. Usulan perbaikan mencakup penambahan unit CCTV dengan spesifikasi teknis yang sesuai dan strategi penempatan yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola kampus dalam mengembangkan sistem keamanan visual yang berkelanjutan dan menyeluruh. Kata kunci - Visual Monitoring, Blind Spot, Network Development Life Cycle, Closed Circuit Television, Coverage Area.