Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa (KBM) bidang Ekonomi Kreatif Tahyudin, Imam; Dianingrum, Melia; Hermawan, Hellik; Aji, Ranggi Praharaningtyas; Wahyudin, Widya Cholid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v9i1.9733

Abstract

Pengembangan usaha kampus melalui program kewirausahaan berbasis Mahasiswa sangat bermanfaat dan penting untuk diterapkan. Pengembangan usaha kampus dalam bidang ekonomi kreatif urgen untuk memberikan pengalaman belajar yang baru bagi mahasiswa dalam merintis usaha, dan meningkatkan citra kampus di mata masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih mengembangkan usaha bidang ekonomi kreatif dengan memberdayakan mahasiswa. Untuk mewujudkan usaha tersebut dilakukan melalui beberapa langkah diantaranya tahap persiapan yaitu seleksi peserta KBM, Pembekalan usaha KBM ekonomi kreatif, proses pendampingan. selanjutnya tahap pelaksanaan kegiatan, dan tahap evaluasi.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 mahasiswa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang mencakup penyusunan business plan, manajemen keuangan usaha, strategi pemasaran, dan pengelolaan usaha di berbagai bidang ekonomi kreatif (fashion, desain grafis, coffee shop, kuliner). Peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dengan membentuk 11 kelompok rintisan usaha yang telah beroperasi dan melaksanakan pelaporan berkala mencakup omset serta kendala operasional. Program ini juga memberikan pengakuan akademik berupa konversi nilai maksimal 20 SKS, dipublikasikan pada media massa Harian Radar Banyumas, dan didokumentasikan dalam konten video di kanal YouTube.
A CLUSTER-LABEL-BASED FRAMEWORK FOR WATER QUALITY RISK PATTERN CLASSIFICATION USING NAIVE BAYES AND RANDOM FOREST Wahyudin, Widya Cholid; Sutikno, Tole; Umar, Rusydi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 3 (2026): Volume 10, Nomor 3, June 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i3.57126

Abstract

River water quality monitoring requires an analytical approach that can classify risk patterns from field observations, especially when independent official water quality labels are unavailable. Method: This study classified water quality risk patterns in the Bengawan Solo River using Naive Bayes and Random Forest based on K-Means cluster labels. The initial dataset consisted of 1,753 observations with ten attributes. After feature selection and missing-value removal, 1,751 observations with seven features were used, namely temperature, pH, electrical conductivity, total dissolved solids, water color, odor, and weather condition. K-Means with K=2 generated higher-risk and lower-risk pattern labels, which were then used as classification targets. Results: Naive Bayes achieved an accuracy of 0.988604, precision of 0.988880, recall of 0.988339, and F1-score of 0.988577. Random Forest achieved an accuracy of 0.980057, precision of 0.980499, recall of 0.979655, and F1-score of 0.980004. Discussion: The findings indicate that cluster-derived labels can be recognized consistently by supervised models, while Random Forest feature importance shows that total dissolved solids and electrical conductivity are the most dominant parameters. The results should be interpreted as cluster label based risk pattern classification, not as official pollution status prediction. The novelty of this study lies in integrating cluster-derived labels, supervised classification, and feature-importance analysis for unlabeled water-quality data, while the findings highlight the practical importance of total dissolved solids and electrical conductivity in preliminary water-quality monitoring.