Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Biofaal Journal

Effectiveness of Acupressure on Improving Sleep Quality of The Elderly Jotlely, Hery; Herwawan, Joan Herly; Tasijawa, Fandro Armando; Nindatu, Maria
Biofaal Journal Vol 6 No 1 (2025): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v6i1pp67-75

Abstract

Sleep disorders increase with age, with prevalence approaching 50% in the elderly (65 years and above). In Indonesia, about 30% of the elderly experience sleep disorders. Several studies have shown that older people who have poor sleep patterns or who experience sleep disorders are at risk of dementia, mental illness, including anxiety and depression, hypertension, and cardiovascular disease. Sleep disorders can be treated with medication, but it can cause side effects such as drowsiness, poor concentration, and dementia. These side effects contribute to the risk of falls, accidents, and cognitive impairment. So to avoid these effects, a non-pharmacological approach can be taken, one of which is acupressure. Acupressure is the application of finger or thumb pressure on acupoints. This study aims to determine the effectiveness of acupressure on sleep quality in the elderly. The research used quantitative methods with a quasi-experimental research design. This design has a comparison group (control) and an intervention/treatment group, but before being given treatment (intervention), a pretest and posttest are carried out. The number of samples in this study amounted to 96 respondents, with the sampling technique used being purposive sampling. 96 respondents will be divided into control groups and intervention groups. The statistical analysis method used is the Wilcoxon test. The difference in the quality of elderly sleep before and after applying acupressure in the intervention group with an average (mean) of 0.479. As for the control group, -0.021. It can be seen that in the control group, there was an increase in value after applying acupressure. The p-value of the intervention group is 0.001 (p <α), where it can be concluded that there is a real (significant) difference in the average improvement in the quality of elderly sleep as seen from the value of each assessment before and after acupressure is applied.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SELEDRI (Apium graveolens) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Huwae, Gridche; Sumah, D; Lilipory, M; Jotlely, Hery; Nindatu, Maria
Biofaal Journal Vol 2 No 2 (2021): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.083 KB) | DOI: 10.30598/biofaal.v2i2pp64-74

Abstract

Hipertensi atau yang sering disebut tekanan darah tinggi adalah tekanan darah peristen dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg. Seledri (Apium graveolens L) merupakan salah satu dari jenis terapi herbal sebagai anti hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kairatu. Penelitian ini menggunakan rancangan experiment one group pre-post tes design. Sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Terdapat 40 orang responden hipertensi di wilayah di Puskesmas Kairatu. Analisa data dilakukan dengan SPSS dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung untuk tekanan darah sistole dan tekanan darah diastole p= 0,000 (< α=0,05), maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian air rebusan seledri terhadap penurunan tekanan darah baik sistole maupun diastole pada penderita hipertensi di wilayah Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.
PERBANDINGAN MAKRONUTRIEN DAUN Alstonia sp. DI DESA NYAMA PULAU MOA DAN DESA LATUHALAT PULAU AMBON Batlayeri, Sentia; Kaihena, Martha; Nindatu, Maria; Jotlely, Hery
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp33-42

Abstract

Pada umumnya masyarakat Indonesia masih menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Tumbuhan Alstonia sp. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat diolah menjadi obat tradisional karena mempunyai banyak khasiat dan gizi yang terkandung di dalamnya. Dalam penelitian ini, bagian tumbuhan yang digunakan ialah daunnya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dari dua daerah yang berbeda yaitu di Desa Nyama Pulau Moa dan di Desa Latuhalat Pulau Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan makronotrien pada daun Alstonia sp. kedua daerah tersebut. Analisis proksimat meliputi analisa kadar protein (Kjeldahl), kadar lemak (Soxhlet), kadar abu (Dryashing), kadar air (Termogravimetri), dan kadar karbohidrat total (by different). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan makronutrien daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon sebagai berikut : kadar protein (10.3% dan 9.32%), kadar lemak (7.07% dan 13.37), kadar abu (7.20% dan 4.80%), kadar air (3.86% dan 8.81%), dan karbohidrat (71.84% dan 63.70%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar protein dan kadar abu daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon, sedangkan untuk kadar lemak dan kadar air tidak berbeda secara signifikan.