Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Business Plan Menggunakan metode BMC (Business Model Canvas) Pada Bunda Paud Kabupaten Raja Ampat Satria Lintang; Yolan Marjuk; Pahmi Pahmi; Hamsiah Hamsiah; Sabaria Sabaria; Nur Afni Khairunisa; Andi Sismar; Hardiman Faramit Sanaba; Musriani Musriani
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i2.4376

Abstract

Perbaikan perekonomian pasca pandemi Covid-19 menjadi sorotan utama hingga sekarang. Program pemerintah untuk kembali mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak tahun 2021, yang meliputi bantuan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain memiliki faktor wisata yang menjadi destinasi unggulan dan menjadi perhatian pengembangan dari pemerintah darah, Kabupaten Raja Ampat juga berupaya meningkatkan kualitas SDM masyarakatnya. Terlihat dari adanya kerjasama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong pada pengembangan tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Raja Ampat. Pada kondisi proses perbaikan perekonomian pasca pandemi Covid-19 yang meluluh lantahkan semua sektor, tidak mengherankan jika berbagai kalangan masyarakat memiliki keinginan mengambil pekerjaan tambahan sebagai pengusaha (Rachmadana,2021), guru salah satunya atau yang lebih sering disebut sebagai teacherpreneur. Business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh calon pebisnis yang menggambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memulai suatu bisnis yang isinya sering merupakan perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, permodalan, manufaktur dan sumber daya manusia. Salah satu perencanaan yang dapat digunakan sebagai aplikasi model bisnis adalah Business Model Canvas (BMC). Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian adalah peningkatan kemampuan dalam pembuatan perencanaan bisnis menggunakan BMC
Digital Marketing Literacy to Sustain MSME Businesses in Southwest Papua Satria Lintang Rachmadana; Pahmi Pahmi; Sabaria Sabaria; Hamsiah Hamsiah; Inri De Fretes
JBTI : Jurnal Bisnis : Teori dan Implementasi Vol 15, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jbti.v15i1.20826

Abstract

This research aims to determine the extent to which Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Southwest Papua understand digital marketing to sustain their business. This study focuses on factors influencing digital literacy, business resilience, and entrepreneurial orientation in MSMEs in the region. A survey method was employed by collecting data from 80 randomly selected MSME samples in the City and Regency of Sorong of Southwest Papua Province. A quantitative approach using structural partial least squares equation modeling (PLS-SEM) was utilized to predict and confirm the hypotheses. Findings unveiled that digital marketing literacy could explain entrepreneurial orientation and business resilience. This study is the beginning of research on the digital economy in the Papua region. The findings of this study successfully answered four hypotheses: (1) There was an influence between digital marketing literacy and entrepreneurial orientation, with a p-value of 0.001 and a regression path of 0.772; (2) There was an influence between digital marketing literacy and business resilience, with a p-value of 0.042 and a regression path value of 0.185. These results revealed that MSME players have been familiar with digital literacy despite residing in Papua.
PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DENGAN METODE BOARD GAME Nengsih Sri Wahyuni; Tri Permata Sari; Sabaria Sabaria; Nurhanifah Najla Asiilah Salsabila; Samuel Yovel Mangando; Arini Fitra Lestari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28469

Abstract

Abstrak: Kasus kekerasan seksual pada anak yang terus meningkat harus menjadi perhatian utama. Peningkatan pemahaman anak tentang kekerasan seksual dan tanda-tanda bahaya harus terus ditingkatkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya kekerasan seksual yang dapat terjadi di sekitar anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa psikoedukasi melalui permainan board game ular tangga yang ditujukan kepada mitra program pengabdian yaitu Panti Asuhan Putri Muhammadiyah yang berlokasi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya dengan melibatkan anak asuh sebanyak 16 orang. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil skor pre-test dan post-test menggunakan kuisioner yang disusun tim ahli psikologi. Hasil yang didapatkan lewat pengukuran pre-test dan post-test adalah sebanyak 50% anak mengalami peningkatan pengetahuan tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak yang menunjukkan keberhasilan dari pelaksanaan program.Abstract: Cases of sexual violence against children which continue to increase must be a major concern. Increasing children's understanding of sexual violence and the signs of danger must continue to be improved. This service aims to increase knowledge and awareness about the dangers of sexual violence that can occur around children. The method used in this service activity is psychoeducation through the snakes and ladders board game aimed at service program partners, Muhammadiyah Women's Orphanage located in Sorong Regency, Southwest Papua, involving 16 foster children. Evaluation is carried out by comparing the results of pre-test and post-test scores using a questionnaire compiled by a team of psychology experts. The results obtained through pre-test and post-test measurements were that 50% children experienced an increase in knowledge about preventing sexual violence against children, which shows the success of the program implementation.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Negara-Negara ASEAN Nur Afni Khairunisa; Sabaria Sabaria; Munzir Munzir; Tito Alhazen
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 2 No. 2 (2022): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v2i2.1327

Abstract

ASEAN dibentuk dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi negara-negara anggotanya. Namun, fakta menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN masih fuktuatif dan belum stabil. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN, dengan harapan ditemukan faktor-faktor yang dapat memperbaiki pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN ke depan. Penelitian ini melibatkan semua negara anggota ASEAN (Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapure, Thailand, dan Vietnam). Penelitian menggunakan metode Regresi Data Panel dengan pendekatan Fixed Effect Model dengan bantuan program Eviews 9. Data yang digunakan adalah data panel semua negara anggota ASEAN dalam periode 10 tahun (2007-2016). Variabel yang diamati adalah Pertumbuhan Ekonomi proxy GDP sebagai variabel dependen (Y), dan empat variabel independen, yaitu Jumlah Angkatan Kerja (X1), Indeks Pembangunan Manusia (X2), Foreign Direct Invesment (X3), dan Net Ekspor (X4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial: X1 berpengaruh positif dan signifikan (P<0,05) terhadap Y; X2 berpengaruh positif namun tidak signifikan (P>0,05) terhadap Y; X3 berpengaruh positif dan signifikan (P<0,05) terhadap Y; dan X4 berpengaruh negatif dan tidak signifikan (P>0,05) terhadap Y. Secara simultan: X1, X2, X3, dan X4 berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap Y, dengan R2 sebesar 99,21%. Direkomendasikan, Jumlah Angkatan Kerja (X1) dan Foreign Direct Investment (X3) yang masuk di negara-negara ASEAN perlu ditingkatkan guna memacu pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN mendatang
Pengaruh Return On Equity, Net Profit Margin Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Underpricing Sabaria Sabaria; Nur Afni Khairunisa; Hamsiah Hamsiah
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1346

Abstract

Perusahaan mengembangkan usahanya dengan cara ekspansi salah satunya dengan melakukan initial offering public (IPO). Dalam melakukan Initial Offering Public (IPO) terdapat fenomena menarik yaitu underpricing. Fenomena underpricing merupakan fenomena dimana harga saham yang ditawarkan pada pasar perdana lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasar sekunder. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan ukuran perusahaan terhadap underpricing. Populasi penelitian adalah perusahaan yang melakukan Initial Offering Public (IPO) di BEI 2018-2020. Pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive samping dan di peroleh 77 sampel dari 161 perusahaan yang melakukan IPO. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Return On Equity (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh terhadap underpricing sedangkan ukuran perusahaan menunjukan hasil tidak berpengaruh terhadap underpricing pada perusahaan yang IPO di Bursa Efek Indonesia.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL UMKM ETNIK PAPUA Juminah Juminah; Nursyamsi Nursyamsi; Lidya Aprilia Jumroh; Sabaria Sabaria; Muhammad Bima Alim; Riyan Saputra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39432

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama mitra terletak pada rendahnya literasi digital yang mengakibatkan lemahnya kinerja komunikasi pemasaran UMKM Etnik Papua, khususnya dalam produksi konten, penguatan branding, dan pemanfaatan platform digital secara strategis. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas pemasaran digital berupa hard skill l guna memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai ekonomi usaha. Metode yang diterapkan meliputi FGD, Sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan praktik aplikatif kepada 20 pelaku UMKM Etnik Papua, mencakup fotografi produk, videografi, copywriting, serta optimalisasi media sosial dan website. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan pre-test dan post-test, observasi peningkatan keterampilan, serta monitoring performa akun digital. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan digital sebesar 65%, kualitas konten sebesar 70%, dan jangkauan promosi hingga 80%. Dampak ekonomi tercermin dari kenaikan omzet rata-rata sebesar 40%. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital secara terarah mampu mendorong daya saing dan akselerasi nilai ekonomis UMKM berbasis budaya.Abstract: The main problem faced by partners lies in low digital literacy, which has resulted in weak marketing communications performance for Papuan ethnic MSMEs, particularly in content production, branding, and strategic use of digital platforms. This community service program aims to strengthen digital marketing capacity to expand market access and increase the economic value of their businesses. The methods applied included focus group discussions (FGDs), outreach, training, mentoring, and practical application for 20 Papuan ethnic MSMEs, covering product photography, videography, copywriting, and social media and website optimization. Evaluation was conducted through pre-test and post-test comparisons, observation of skill improvement, and monitoring of digital account performance. The results showed a significant increase in digital skills of 65%, content quality of 70%, and promotional reach of up to 80%. The economic impact was reflected in an average increase in turnover of 40%. These findings confirm that targeted strengthening of digital literacy can boost the competitiveness and accelerate the economic value of culture-based MSMEs.
PELATIHAN PENEREPAN TEKNOLOGI DAN INOVASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN OMSET INDUSTRI PARIWISTA Juminah Nasri; Hardiman Faramit Sanaba; Sabaria Sabaria; Syamsul Hadi; Okid Parama Astirin; Muji Rahayu; Lutfia Hermawati Putri; M. Didit Gozali; Pinkan Olivia Marchivanalia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21661

Abstract

Abstrak:Secara geografis Kampung Malasom Distrik Aimas memiliki potensi strategis karena terletak di pusat kota dan pemerintahan Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Berangkat dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sorong Tahun 2023 ditemukan data bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat masih rendah. Temuan ini didukung dengan data BPS Kabupaten Sorong yang menunjukkan bahwa angka kemiskinan sejak tahun 2020 - 2022 terus meningkat. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini yakni: (1) Meningkatkan omset mitra sasaran, (2) Meningkatkan pengetahuan dan skill SDM mitra sasaran, (3) penerapan teknologi pada aspek produksi dan pemasaran. Metode pengabdian masyarakat mencakup pra kegiatan (observasi dan wawancara), pelaksanaan kegiatan (FGD, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan), serta evaluasi kegiatan melalui lembar analisis level keberdayaan mitra sasaran serta wawancara partisipatif pasca pelaksanaan program. Hasil pengabdian kolaborasi sosial UNS dan UNIMUDA Sorong yang membawa semangat tourismpreneur berhasil membawa mitra sasaran Rumah Etnik Papua dan Pemuda Karang Taruna Malasom naik level dari aspek omset meningkat hingga 525%, kualitas pengetahuan dan skill SDM terpenuhi 100%, serta aspek aksesibilitas digital (penerapan teknologi) terpenuhi 100%.Abstract: Geographically, Malasom Village, Aimas District has strategic potential because it is located in the city center and government of Sorong Regency, Southwest Papua Province. Based on the 2023 Sorong Regency Regional Development Plan (RPD), data was found that the level of community welfare is still low. This finding is supported by Sorong Regency BPS data which shows that the poverty rate from 2020 - 2022 continues to increase. Therefore, the objectives of this service are: (1) Increasing the turnover of target partners, (2) Increasing the knowledge and skills of target HR partners, (3) applying technology to production and marketing aspects. Community service methods include pre-activity (observation and interviews), implementation of activities (FGD, socialization, training and mentoring), as well as activity evaluation through target partner empowerment level analysis sheets and participatory interviews after program implementation. Results of UNS and UNIMUDA Sorong social collaboration service which carries the Tourismpreneur spirit, succeeded in bringing the target partners Rumah Etnik Papua and Karang Taruna Malasom Youth to a level up in terms of turnover increasing to 525%, the quality of HR knowledge and skills being met 100%, and the aspect of digital accessibility (application of technology) being fulfilled 100%.