Sri Setiawati
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Manajemen Bisnis Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimisasi Kompetensi Pemasaran Digital: Memberdayakan Siswa dan Guru SMK Bakti Jaya untuk Berwirausaha Online Sri Setiawati; Elly Siti Nurliyah; Amanda Lestari Putri Lubis; Muhammad Thantawi; Farhan Furkonudin
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bukan hanya pemilik UMKM yang memanfaatkan teknologi informasi dasar untuk mempromosikan usahanya dan menarik pelanggan baru. Perdagangan adalah kegiatan usaha jual beli barang untuk mendapatkan keuntungan finansial. Sejumlah orang dapat mendirikan perusahaan. UMKM adalah usaha yang aktif secara ekonomi yang dijalankan secara sendiri-sendiri atau bersama-sama. Pemilik UMKM mengandalkan peluncuran produk yang efektif untuk membangun loyalitas pelanggan dan menghasilkan penjualan. Promosi diperlukan untuk menjaga minat pelanggan untuk membeli. Tujuan periklanan adalah untuk menginformasikan calon pembeli tentang produk atau jasa yang ditawarkan dan merangsang minat mereka dalam mengambil keputusan pembelian. Untuk melakukan promosi, Anda bisa menyebarkan brosur, menggantungkan spanduk di jalan, atau menyewa baliho di jalan dengan penawaran khusus yang tidak murah. Namun strategi ini semakin banyak ditinggalkan dan digantikan oleh periklanan online melalui Facebook Ads, Google Ads, bahkan Instagram Ads. Peran guru dalam proses pembelajaran berbasis produk kewirausahaan sangat penting bagi keberhasilan inisiatif ini. Mengoptimalkan pemasaran digital Anda dapat meningkatkan kesadaran akan program akademik, kegiatan ekstrakurikuler, dan kinerja akademik di SMK
Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Hilirasasi Produk UMKM petani jeruk lemon dan kopi serta ternak madu menuju Standarisasi Halal di desa Margaluyu Bandung Santi Octavia; Sri Setiawati; Amanda Putri Lubis; Rina Apriliani; Gairah Sinulingga; Bayu Kusumo
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kolaborasi dengan 46 Kampus dan 115 Dosen ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga di Desa Margaluyu kabupaten Pengalenagan dalam menuntaskan masalah yang dihadapi yaitu peningkatan Nilai tambah hasil Panen Kopi dan Jeruk serta Sertifikasi Halal . Dalam upaya mengembangkan usaha ini mitra didoroang untuk meningkatakan Hilirisasi produksi pertanian dan standarisasi produk untuk memperluas pasar yang sudah terbangun selama ini, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan yang lebih lagi dari konsumen dan dikembangkan lebih lanjut menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk mendorong Hlirisaasi produk pertanian ; 2). Program pendampingan standarisasi produk serta sertifikasi Halal ;3). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan PKM ini adalah metode pendidikan dan pelatihan standarisasi produk, serta pendampingan dalam pengurusan Labelisasi produk. Rencana kegiatan PKM yang dilakukan antara lain; 1) Memberikan pendidikan dan pelatihan langsung dari pihak terkait, 2) memberikan pendampingan dalam pengurusan standarisasi produk berupa perijinan Sertifikasi Halal . Diharapkan dengan adanya program PKM Kolaborasi ini terbentuk masyarakat berwirausaha yang dapat bersaing dipasaran karena memiliki Hilirisasi produk pertanian yang telah terstandar halal .
Model pemberdayaan UMKM Era 4.0 menuju 5.0 di Masa Pandemi Covid19 case study riset pemasaran UMKM GEMMA Indonesia Raya wilayah Bogor Sri Setiawati; Elly Siti Nurliyah; Amanda Putri Lubis; Ahmad Muhammad Thantawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 7 No. 2 (2024): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 7 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyebarnya Covid-19 di seluruh penjuru dunia turut meruntuhkan ragam sendi-sendi kehidupan. Tidak hanya sisi ekonomi yang terkena imbasnya secara langsung melainkan juga sisi interrelasi kita sebagai manusia. Perubahan dalam hal hubungan antar manusia dan perubahan dari sisi ekonomi ini seringkali diikuti dengan perubahan di bidang politik termasuk didalamnya kehidupan berbangsa dan bernegara. Ragam persoalan sehari-hari pun perlu dicermati dan dicarikan solusinya dengan pendekatan-pendekatan yang baru.Pemerintah Republik Indonesia segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 2 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2020 (Covid-19). Sementara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan virus tersebut. Yang pertama, Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di lingkungan Kemendikbud dan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan.Pada dasarnya ketika berbicara mengenai masa depan maka semua pihak menginginkan masa depan yang cerah dan indah tanpa terkecuali begitupun juga bagi pelaku Industri Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM).UMKM merupakan pola industri yang hampir digeluti oleh sebagian besar masyarakat di negeri ini alasannya tak lain karena modal utama dalam menjalankan UMKM terbilang masih terjangkau ketimbang membuka usaha macro yang membutuhkan asupan modal yang besar.Era Revolusi industri 4.0 beberapa dekade yang lalu telah " meledak" hal tersebut ditandai dengan munculnya pembaruan disegalah bidang kehidupan dengan Teknologi sebagai penggerak utamanya tak terkecuali di bidang UMKM.