Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Media Interaktif Berbasis Power Point di MTs Aswaja Kalidawir Tulungagung Bangkit Prayogo; Wiga Rafita; Idah Nurfajriya Awwalin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v1i1.5

Abstract

Pengembangan media pembelajaran menjadi salah satu bentuk upaya dalam melakukan inovasi dalam bidang pendidikan. Dengan adanya pengembangan maka harapannya proses yang dilaksanakan pada kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan siswa dapat memberikan timbal balik. Khususnya dengan menggunakan media interaktif berbasis power point maka dapat menunjang keberlangsungan proses kegiatan belajar mengajar agar berjalan lebih menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan media interaktif berbasis power point di MTs Aswaja Kalidawir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuisioner, observasi. Media yang dikembangkan menggunakan aplikasi utama yaitu MS Power Point, materi yang digunakan yaitu interaksi sosial dan lembaga sosial pada kelas VII. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Miles dan Hubberman. Pelaksanaan teknik pemeriksaan didasarkan sejumlah kriteria tertentu. Data yang dikumpulkan dari lapangan merupakan data yang sah, maka peneliti mengusahakan pengecekan keabsahan data dengan menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian ini yaitu pengembangan media interaktif berbasis power point di MTs Aswaja Kalidawir merupakan langkah penting untuk meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran, melalui fitur-fitur visual dan animasi dalam power point, media ini dapat membuat materi pelajaran lebih dinamis dan mudah dipahami, sekaligus mengurangi kejenuhan yang sering dialami siswa. Penggunaan power point sebagai media pembelajaran tidak hanya membantu siswa dalam memahami materi secara lebih mendalam, tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Hal ini menjadikan power point sebagai alat yang sangat potensial untuk memperbaiki kualitas pendidikan di MTs Aswaja Kalidawir.
Pemanfaatan Media Sosial Bagi Pelajar (Studi Literatur Pengguna TikTok) Idah Nurfajriya Awwalin; Latif Syaipudin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v2i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pemanfaatan media sosial TikTok serta menganalisis dampaknya terhadap aktivitas belajar dan perilaku pelajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajar menggunakan TikTok sebagai media ekspresi diri, hiburan, dan sarana edukatif. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi fokus belajar dan perilaku sosial. Diperlukan bimbingan dari guru dan orang tua untuk mengarahkan pemanfaatan TikTok secara positif dan mendukung pembentukan karakter siswa.
Kontradiksi Pendidikan Dasar di Era Digital dan Periode 1990-an Latif Syaipudin; Idah Nurfajriya Awwalin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v2i2.22

Abstract

Dunia pendidikan dasar mengalami transformasi paradigma yang radikal, beralih dari metode konvensional berbasis cetak pada periode 1990-an menuju ekosistem digital yang serba instan di masa kini. Perubahan ini menciptakan kontradiksi dalam metodologi, interaksi sosial, hingga ketahanan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran paradigma pendidikan dasar dan mengeksplorasi peran agama serta moralitas sebagai navigasi etis (kompas moral) bagi siswa dan guru di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Jenis penelitian adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur sejarah pendidikan, psikologi perkembangan, dan dampak teknologi terhadap spiritualitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa era 1990-an unggul dalam membangun ketahanan mental dan kedalaman konsentrasi melalui keterbatasan akses, sementara era digital unggul dalam efisiensi informasi namun berisiko pada penurunan rentang perhatian (attention span). Transformasi peran guru dari otoritas tunggal menjadi fasilitator menuntut profesionalisme yang menggabungkan literasi IT dengan integritas moral. Tantangan utama era digital adalah "jihad" melawan distraksi algoritma, di mana nilai kejujuran (shidq) menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas karakter. Harmonisasi antara efisiensi teknologi digital dan nilai-nilai ketekunan tradisional merupakan kunci pendidikan dasar masa depan. Agama berfungsi sebagai kompas moral yang menjaga identitas spiritual siswa agar tetap kokoh secara integritas di tengah kebisingan arus informasi global.