Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Serat Acitya

Competency-Based Training Model in Job Training Centers: Answering Today's Employment Challenges Widayati, Tri; Pudjiarti, Emiliana Sri
Serat Acitya Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Ilmiah Serat Acitya
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nz4x3619

Abstract

This study aims to develop a hypothetical model of Balai Latihan Kerja (BLK) / Job Training Center through the POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) approach as a fundamental framework in reforming the vocational training system. Using qualitative methods with data triangulation from expert interviews, empirical studies, and international reports, the study identified four key themes that determine the effectiveness of the model: digital transformation, strengthening triple helix partnerships, sustainable competency development, and industry-based standardization and certification. Digital transformation through virtual reality-based simulations and digital learning platforms has increased training effectiveness by up to 48%. Triple helix partnerships increase graduate absorption rates by up to 78%. Sustainable competency development is essential, considering that 65% of jobs in 2030 will require skills that do not yet exist today. Industry-based standardization positively correlates with labour productivity, increasing it by 24%. The hypothetical Balai Latihan Kerja (BLK) model that integrates these four themes is expected to be a reference in preparing an adaptive, competitive workforce that is ready to face global challenges in the era of technological disruption.
Transformasi Kebijakan Publik Melalui Pendekatan Quintuple Helix: Mendorong Komersialisasi Produk Ramah Lingkungan dari Sumber Daya Lokal Harsoyo, Harsoyo; Pudjiarti, Emiliana Sri
Serat Acitya Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Ilmiah Serat Acitya
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/8je0wy31

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kerangka analitis dan normatif untuk transformasi kebijakan publik yang mengoptimalkan model Quintuple Helix dalam mendorong komersialisasi produk ramah lingkungan dari sumber daya lokal Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur sistematis, studi ini mengidentifikasi tiga tantangan utama: fragmentasi arsitektur kebijakan Indonesia, asimetri relasional antar aktor, dan kesenjangan nilai dalam rantai komersialisasi sumber daya lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi efektif memerlukan rekonfigurasi fundamental pada dimensi struktural, prosedural, dan substantif kebijakan publik. Kerangka operasional yang dikembangkan mengintegrasikan perspektif transition management dengan teori institutional work dalam model bertahap-namun-sistemik yang melampaui dikotomi reformisme gradual versus revolusi radikal. Studi ini memperluas pemahaman tentang governance transformatif dengan mengintegrasikan multi-perspektif teoretis dan mengembangkan mekanisme konkret untuk mengimplementasikan kolaborasi Quintuple Helix dalam konteks asimetri kekuasaan. Implikasi praktikal mencakup rekomendasi strategis untuk rekonfigurasi kelembagaan, pengembangan platform kolaboratif multi-skalar, dan intervensi targeted pada nexus kritis rantai nilai produk berkelanjutan