Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISA HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN BAGI NASABAH PENGGUNA INTERNET BANKING DI TINJAU DARI HUKUM POSITIF YANG BERLAKU DI INDONESIA Sumarno, Edy; Rizku Intan Agustin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8267

Abstract

Perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna internet banking, karena pada prakteknya produk layanan internet banking yang merupakan salah satu delivery channel layanan perbankan terkait erat dengan teknologi yang di satu sisi memang telah memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain mengandung risiko yang dapat menyebabkan kerugian bagi nasabah. Sehubungan dengan hal tersebut, perlindungan terhadap nasabah pengguna internet banking diperlukan dalam rangka melindungi hak-hak nasabah selaku konsumen jasa perbankan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaturan mengenai perlindungan hukum bagi nasabah pengguna internet banking serta bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna internet banking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengatur khusus mengenai internet banking. Pelaksanaan perlindungan nasabah pengguna internet banking yang dilakukan terkait aspek transparansi informasi produk belum sepenuhnya dilakukan, terkait aspek keamanan teknologi informasi internet banking telah dilakukan dengan memenuhi aspek-aspek keamanan teknologi namun tetap perlu dilakukan peningkatan terhadap kehandalan teknologi informasi, terkait aspek perlindungan data pribadi nasabah telah dilakukan dengan pendekatan self regulation dan government regulation, terkait aspek pembuktian dilakukan dengan dengan adanya pengakuan digital signature sebagai alat bukti yang sah, terkait aspek upaya penyelesaian sengketa dilakukan dengan adanya berbagai pilihan media penyelesaian yaitu melalui luar pengadilan atau melalui pengadilan, serta terkait aspek pertanggungjawaban bank dilakukan dengan adanya tanggung jawab bank dalam hal terjadi kerugian pada nasabah pengguna internet banking. Terciptanya perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna internet banking membutuhkan keterlibatan banyak pihak antara lain nasabah sendiri, bank, Pemerintah, Bank Indonesia, dan pihak-pihak terkait lainnya.
PEREMAJAAN INSTALASI LISTRIK DI MASJID BABUSALAM PERUMAHAN DARU ESTATET, MEKAR SARI, KEC, JEMBE, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN Irawati, Irawati; Sumarno, Edy; Juhana, Juhana; Kartikasari, Deasy; Gazali, Ria
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.682

Abstract

Electricity is a fundamental need for all levels of society, ranging from industrial requirements to basic household necessities. Ensuring the safety of electrical installations in homes or offices is crucial, as these systems must comply with established standards to prevent incidents such as electric shocks and fires caused by short circuits, which can lead to significant material losses and even fatalities. Despite this, many communities lack adequate knowledge about proper electrical installation and maintenance procedures, increasing the risk of fires and electrocution. To address these issues, the Community Service Program (PKM) conducted by lecturers from the Electrical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Pamulang, focuses on the renovation of electrical installations at Babusalam Mosque, located in Daru Estate Residential Area, Mekar Sari, Jembe Subdistrict, Tangerang Regency, Banten. This activity involves replacing and upgrading outdated electrical components and systems to ensure compliance with safety standards. The program aims to enhance public awareness and understanding of safe electrical energy use, thereby promoting the safety and security of equipment, buildings, and the community. Regular and comprehensive inspections of electrical installations are emphasized as a preventive measure to mitigate potential hazards, ensuring a safer environment for all.Listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi semua kalangan masyarakat, mulai dari kebutuhan industri hingga kebutuhan rumah tangga. Memastikan keamanan instalasi listrik di rumah atau kantor sangat penting, karena sistem ini harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan untuk mencegah insiden seperti sengatan listrik dan kebakaran akibat korsleting, yang dapat menyebabkan kerugian materiil yang besar bahkan kehilangan nyawa. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan memadai tentang prosedur instalasi dan pemeliharaan listrik yang benar, sehingga risiko kebakaran dan tersengat listrik semakin meningkat. Untuk mengatasi masalah tersebut, Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen-dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang, berfokus pada peremajaan instalasi listrik di Masjid Babusalam, yang terletak di Perumahan Daru Estate, Mekar Sari, Kecamatan Jembe, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini melibatkan penggantian dan pembaruan komponen serta sistem listrik yang sudah usang untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan energi listrik yang aman, sehingga keselamatan peralatan, bangunan, dan masyarakat dapat lebih terjamin. Pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh dan berkala juga ditekankan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi bahaya, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pihak.
MODIFIKASI SISTEM KONTROL MESIN CURING GUNA MENGURANGI DEFECT LEAKY BLADDER DI PT XYZ TBK Setiawan, Rendi Ahmad; Sumarno, Edy
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3249

Abstract

Peningkatan kualitas produk diperlukan di dunia industri. Salah satu peningkatan kualitas terdapat pada produk ban yang dihasilkan PT XYZ Tbk. Terdapat permasalahan yang berkaitan dengan kualitas pada mesin curing kobelco super curex, yaitu tidak adanya aksi yang dilakukan sistem pada saat jumlah batas cycle telah terpenuhi yaitu 450 cycle. Sehingga berpotensi adanya kebocoran bladder, dengan salah satu penyebabnya yaitu cycle yang melebihi cycle maksimal. Berdasarkan data QC (Quality Control) bulan April hingga Juni 2022, defect LEB (Leaky Bladder) pada mesin DTC-D15 berjumlah 8 pcs, dengan persentase defect LEB sebesar 0,118% dari produksi yang dihasilkan. Hal ini melebihi target defect LEB yaitu maksimal sebesar 0,035%. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan modifikasi sistem kontrol dengan metode yaitu improvisasi dengan material yang digunakan yaitu PLC (Programmable Logic Controller) Mitsubisihi Q02H dan HMI (Human Machine Interface) GOT 1000, dengan konsep eksperimen. Adapun tujuannya yaitu melakukan penambahan program dan menghapus beberapa program PLC. Serta dilakukan pengujian secara simulasi PLC dan HMI, eksperimen secara langsung pada mesin, dan melakukan pengujian terhadap besaran listrik. Hasil dari modifikasi tersebut yaitu terjadi penurunan persentase rata-rata defect LEB pada periode 3 bulan setelah dilakukan modifikasi, penurunan tersebut sebesar 74,5% dengan persentase rata-rata defect LEB setelah dilakukan modifikasi yaitu sebesar 0,030%.
Performance Analysis of 160WP Solar Panels as an Energy Source for 125 Watt Irrigation Pumps Prasetyo, Hendrawan; Rozak, Ojak Abdul; Sumarno, Edy; Susilo, Joko Tri
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 9 No. 01 (2026): REM VOL 9 No 01 2026
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solar energy has great potential as a source of renewable energy in Indonesia, especially in areas experiencing prolonged dry seasons. Long dry seasons that result in crop failure are one of the causes of declining agricultural yields, so appropriate technological solutions are needed for difficult agricultural land irrigation systems during the dry season. The need for water supply is important, but this system requires an independent source of electrical energy. The application of Solar Power Plants (PLTS) as a power source for 125W irrigation pumps is an alternative solution. This research aims to create and test a 160Wp solar power plant system as an energy source. The system made consists of solar panels, solar charge controller (SCC), 12V 100Ah LiFePO4 battery and inverter. Tests are carried out to measure the intensity of sunlight, voltage, current, and calculate the output power of the system, as well as the efficiency of the solar panels. The test results showed that the system produced an average solar irradiation of 636,72W/m² of 13,88V voltage, 3,78A current. Meanwhile, the system output power is 51,50W so that an efficiency of 21,07% is obtained. Thus, the solar PV system made is able to charge batteries up to 13,16V, this renewable energy source is proven to be efficient as an energy source for a 125W irrigation pump.
Simulasi Desain Pencahayaan Lampu Penerangan Jalan Umum Menggunakan Dialux Evo 11 di Proyek Marunda Rizky Budiman Iskandar; Rosiana, Elfirza; Abdurahman; Sumarno, Edy
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 25 No. 1 (2026):
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v25i1.598

Abstract

Lampu penerangan jalan umum (PJU) merupakan fasilitas publik yang diperlukan masyarakat untuk penerangan di jalan, khususnya pada malam hari. Namun, kadangkala terdapat beberapa lokasi dimana lampu PJU yang telah terpasang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hal ini dapat membahayakan pejalan kaki dan pengendara pada malam hari yang memiliki jarak penglihatan rendah. Oleh karena itu, diperlukan desain pencahayaan lampu untuk pemasangan PJU yang sesuai dengan SNI 7391:2008. Jalan Marunda merupakan kelas jalan kolektor yang memiliki dua tipe jalan. Tipe 1 memiliki panjang 2.515 m dan lebar 14 m. Sedangkan tipe 2 memiliki panjang 840 m dan lebar 8 m. Perencanaan PJU sudah memenuhi standar dengan spesifikasi lampu yang dipasang dengan ketinggian 9 m, jarak antar tiang tipe 1 adalah 40 m dan tipe 2 adalah 50 m. Jumlah tiang dan titik lampu 162 buah, satu lengan dengan daya lampu 55 watt. Dari hasil simulasi diperoleh iluminasi untuk tipe 1 dengan jarak 40 m dan lebar 14 m sebesar 16 lux dan tipe 2 dengan jarak 50 m dan lebar 8 m sebesar 15,3 lux. Kebutuhan daya listrik adalah 8,91 kW dan konsumsi energi listriknya sebesar 3.207 kWH per bulan dengan durasi nyala lampu PJU dari pukul 17.00 hingga 05.00. Perhitungan tarif listrik perencanaan PJU di Jalan Marunda per bulan Rp. 3.566.184,-.