Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Edukasi Perawatan Botol Susu dengan Pengetahuan Orang Tua Mencegah Diare Anak Yantih, Firda; Rosbiyanti, Nova; Sartika, Mila; Putri, Riska Subhianti
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7540

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak usia 6–24 bulan. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian diare berulang adalah kurangnya higienitas dalam perawatan botol susu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi perawatan botol susu terhadap peningkatan pengetahuan orang tua dalam upaya pencegahan diare pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 58 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi orang tua yang memiliki anak usia 6–24 bulan dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan edukasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah divalidasi, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan bermakna tingkat pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi (p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa intervensi edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman mengenai praktik perawatan botol susu yang benar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kesehatan tentang perawatan botol susu berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan orang tua sehingga dapat menurunkan risiko diare berulang pada anak usia dini.
Aktivitas Fisik dan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien DM Tipe II Damanik, Raiyah Monita; Saragih, Norvita Mariyenta; Putri, Riska Subhianti; Padaallah, Ananda Patuh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.303

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun fungsi insulin. Aktivitas fisik berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kestabilan glikemik, namun sebagian besar pasien masih menunjukkan tingkat aktivitas rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM Tipe II. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang pada 107 responden di RS H. Jakarta Timur. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner IPAQ dan dikonversi ke MET-Minute/minggu, sedangkan kadar gula darah sewaktu diperoleh melalui pengukuran glukometer dan pencatatan rekam medis. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 43,0% responden memiliki aktivitas fisik rendah, 21,5% sedang, dan 35,5% tinggi. Pada distribusi gula darah, 43,0% termasuk kategori diabetes, 30,8% pre-diabetes, dan hanya 26,2% normal. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya aktivitas fisik berkontribusi pada peningkatan kadar gula darah. Intervensi edukasi dan promosi kesehatan yang menekankan pentingnya olahraga sederhana, seperti berjalan kaki teratur, perlu diperkuat dalam manajemen DM Tipe II guna menurunkan risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Hubungan Pola Asuh dan Pola Komunikasi Verbal Orang Tua dengan Risiko Keterlambatan Perkembangan Bahasa pada Anak Prasekolah Usia 3-6 Tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi Anggraeni, Fadhilah Chika; Hamimah, Reny; Putri, Riska Subhianti; Mayangsari, Denny Novita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i2.20404

Abstract

ABSTRACTThe background of children's difficulties in speaking is often associated with the parenting patterns applied by their parents as the main supporters of children's growth and development, parents who consistently communicate create learning opportunities for children through attentive interactions. This study aims to analyze the relationship between parenting patterns and verbal communication patterns of parents with the risk of delayed language development in preschool children aged 3-6 years at RA Bustanul Aulad Bekasi. This study adopted a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling technique applied was total sampling, with 39 respondents. The population of this study included all parents at RA Bustanul Aulad. The results of the Chi-Square test for the parenting pattern variable with a p-value of 0.019 (p 0.05) and the verbal communication pattern variable with a p-value of 0.000 (p 0.05). The results of this study show the relationship between parenting patterns and verbal communication patterns of parents with the risk of delayed language development in preschool children aged 3-6 years at RA Bustanul Aulad Bekasi. The suggestion from this study is the importance of stimulating children's language through daily interactions, the use of visual materials, and play methods in learning. This approach can help improve children's language development more effectively and enjoyably. Keywords: Language Development, Parenting Styles, Verbal Communication Patterns.  ABSTRAK Latar belakang kesulitan anak saat berbicara, kerap dikaitkan terhadap pola pengasuhan yang diterapkan orang tuanya sebagai pendukung utama tumbuh kembang anak, orang tua yang konsisten berkomunikasi menciptakan peluang belajar bagi anak melalui interaksi yang penuh perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pola asuh serta pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah berusia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan yakni total sampling, sejumlah 39 responden. Adapun populasi penelitian ini meliputi seluruh orang tua di RA Bustanul Aulad. Hasil penelitian dari uji Chi-Square untuk variabel pola asuh dengan nilai p-value 0.019 (p0.05) dan variabel pola komunikasi verbal dengan nilai p-value 0.000 (p0.05). Hasil penelitian ini memperlihatkan keterkaitan antara pola asuh serta pola komunikasi verbal orang tua dengan risiko keterlambatan perkembangan bahasa pada anak prasekolah berusia 3-6 tahun di RA Bustanul Aulad Bekasi. Saran dari penelitian ini yaitu pentingnya stimulasi bahasa anak melalui interaksi sehari-hari, penggunaan materi visual, dan metode bermain dalam pembelajaran. Pendekatan ini dapat membantu meningkatkan perkembangan bahasa anak secara lebih efektif dan menyenangkan. Kata Kunci: Perkembangan Bahasa, Pola Asuh, Pola Komunikasi Verbal.
Studi Fenomenologi: Pengalaman Siswa yang Mengalami Bullying di SMP Negeri 5 Cikarang Utara Seisha, Kikana Aulia; Nabilah, Nisa Marwa; Putri, Riska Subhianti; Kadang, Yulta
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i2.20481

Abstract

ABSTRACT Bullying is a social phenomenon that is increasingly receiving attention, especially the verbal, physical and psychological impacts experienced by victims. Bullying is divided into 2, namely, verbal bullying and physical bullying. This research aims to explore the experiences of students who experience bullying at SMPN 5 Cikarang Utara. Using a qualitative approach with a phenomenological design, the researcher conducted in-depth interviews. This research was carried out at North Cikarang 5 State Junior High School. The sampling technique used purposive sampling with a total of 8 respondents. There are 5 themes resulting from this research, namely: 1) Forms of bullying experienced by students who experience bullying 2) Verbal, physical and psychological impacts on students who experience bullying 3) Effects of bullying on students who experience bullying 4) The importance of social support for students who experience bullying 5) Coping mechanisms used by students against bullying. In addition, they expect social support from friends to help them overcome the experience. These findings reveal the importance of attention and support from the social environment in reducing the negative impact of bullying. Keywords: Bullying Experience, Impact of Bullying, Phenomenological.  ABSTRAK Bullying merupakan fenomena sosial yang semakin mendapat perhatian, terutama dampak verbal, fisik dan psikologis yang dialami korban. Bullying dibagi menjadi 2 yaitu, bullying verbal dan bullying fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa yang mengalami bullying di SMPN 5 Cikarang Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, peneliti melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview).Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Cikarang Utara. Teknik sampelnya menggunakan purposive sampling dengan jumlah 8 responden. Hasil tema dari penelitian ini ada 5 yaitu: 1) Bentuk-bentuk bullying yang dialami oleh siswa yang mengalami bullying 2) Dampak verbal, fisik dan psikologis terhadap siswa yang mengalami bullying 3) Akibat bullying pada siswa yang mengalami bullying 4) Pentingnya dukungan sosial pada siswa yang mengalami bullying 5) Mekanisme koping yang dilakukan siswa terhadap bullying. Selain itu, mereka mengharapkan dukungan sosial dari teman untuk membantu mereka mengatasi pengalaman tersebut. Temuan ini mengungkapkan pentingnya perhatian dan dukungan dari lingkungan sosial dalam mengurangi dampak negatif bullying. Kata Kunci: Pengalaman Bullying, Dampak Bullying, Fenomenologi.