Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kepemimpinan dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Daerah Susilawati Susilawati; Eljawati Eljawati; Gradiana Tefa; Siti Nuraisyah Suwanda; Dadang Suwanda
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i3.1751

Abstract

Garbage as a elementary problem of human life in forward territory, raises the handling urgency through providing performance of public service in hygine which is the success depends on leadership of a leader. This research uses quantitative methods with descriptive approach. Determination of research sample through multistages random sampling method and formulating them into Slovin formula. Research results show that the measurement of service quality in hygiene in the Jatinangor District Sumedang Regency is 65.30% or 3918 with good predicate. Measurement of Head of Subdistrict’s leadership in Jatinangor Subdistrict Sumedang Regency is 65.30% or 3918 with good predicate. As well as there is assosiation of Head of Subdistrict’s leadership towards service quality of hygiene in managing waste at the Jatinangor District with τ = np-nn/C(n,2) = 0.56.
STRATEGI PENYUSUNAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH DI KABUPATEN BOGOR DALAM PENANGANAN PANDEMIK COVID-19 Susilawati Susilawati; Aep Saepudin; Deden Hadi Kushendar; Annisya Nurfadhillah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v8i6.2021.1349-1359

Abstract

Pandemik Covid-19 menyebabkan Pemerintah Daerah di Indonesia menyusun strategi dalam mengantisipasinya termasuk dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penelitian dilakukan untuk mengetahui strategi penyusunan APBD di masa pandemik Covid-19, dengan studi kasus pada Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Menggunakan desain studi kasus pada pendekatan kualitatif, melibatkan 10 informan didapatkan menggunakan purposeful sampling, melalui teknik wawancara, observasi dan dokumen pendukung lainnya, serta menggunakan analisis strategi SWOT. Hasil penelitian memperlihatkan pengalokasian ulang dan perbaikan fokus kegiatan pada prioritas utama APBD dalam upaya penanganan Pandemik Covid-19. Realokasi dan Refocusing dalam penyusunan APBD Kabupaten Bogor dilakukan penuh kehati-hatian, pertimbangan untuk kebaikan masyarakat, dan menggunakan prinsip-prinsip yang tidak melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.
The Role of Public Servants in Alleviating Poverty in Indonesia Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v12i2.45570

Abstract

Poverty remains a persistent issue in Indonesia, and it requires the involvement of various actors, including public servants. This study aims to explore the role of public servants in alleviating poverty in Indonesia. To achieve this goal, a qualitative research method was employed, and data was collected through semi-structured interviews with public servants who work in poverty-alleviation programs. The study found that public servants play a crucial role in poverty reduction efforts by providing access to basic services, including health care and education, and implementing poverty-alleviation programs. However, there are several challenges that public servants face, such as limited resources and bureaucratic obstacles, which hinder their ability to deliver effective services. In conclusion, this study highlights the importance of public servants in poverty reduction efforts and suggests the need for greater support and resources to enable public servants to deliver better services and improve the lives of people living in poverty.
Implementation of The Stunting Prevention Policy Program In Cikawao Sub-District, Lengkong District, Bandung City Susilawati Susilawati; Istikomah Istikomah; Susniwati Susniwati
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v13i1.45471

Abstract

The stunting problem in Indonesia has not been effectively addressed so far, due to policy implementers' inability to effectively actualize the policy. Addressing a significant national problem requires appropriate policies to accelerate problem-solving efforts. This study aims to determine the implementation of the stunting prevention program policy in Cikawao sub-district, Lengkong district, Bandung city. The research method used in this study is descriptive research with a qualitative approach. The data collection techniques used in this study are in-depth interviews, observation, and documentation. Meanwhile, the data analysis technique uses Milles et.al (2014) which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. Based on the research results and discussion, it can be concluded that the implementation of the Stunting Prevention Program Policy in Cikawao sub-district, Lengkong district, Bandung city using the G. Edward III theory has been running quite well. However, some aspects need improvement, such as communication, which includes transmission factors, clarity, and consistency between implementers and the community, the resources, which include staff, information, facilities, and authority, also need to be improved. On the other hand, the disposition or behavior of policy implementers has been quite good.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Terhadap Kinerja Guru di SDN Sirnagalih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung Susilawati Susilawati
Jurnal Tadbir Peradaban Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Tadbir Peradaban
Publisher : Prodi Manajemen STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jtp.v1i1.274

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Kompetensi pedagogik di SDN Sirnagalih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Kinerja guru di SDN Sirnagalih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Pengaruh kompetensi pedagogik di SDN Sirnagalih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan yakni pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksplanatori. Yaitu menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui pengujian hipotesis atau penelitian penjelasan (Explanatory Research). Kompetensi pedagogik dapat mempengaruhi kinerja guru, hal ini berdasarkan pada hasil penelitian yang menunjukan adanya pengaruh signifikan antara kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru, terutama jika dilihat pada dimensi pengembangan kurikulum, oleh sebab itu, para guru diharapkan dapat memperbaharui pengetahuan agar mampu menyesuaikan dengan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan peserta didik
Efektivitas Program Lokasi Sementara (Loksem) Terhadap Penataan Pedagang Kaki Lima Di Ciracas Jakarta Timur Susilawati Susilawati
JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik) Vol 7, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiap.v7i2.14888

Abstract

The Province of the Special Capital Region of Jakarta has been running the Temporary Location Program (LOKSEM) based on Governor Regulation Number 10 of 2015 for approximately three years. Temporary location (LOKSEM) is a place created by the government to accommodate and organize street vendors and to make it look orderly and neat. The street vendors who have occupied the Temporary Location Area (LOKSEM) will be fostered by the government so that they become more developed. The government also provides the necessary trading facilities and other additional facilities. The street vendors who were originally selling on the sides of the road are now neat and orderly due to the Temporary Location Program (LOKSEM). From the three years running, the results of this program have begun to be quite effective. The Temporary Location Program (LOKSEM), which has shown sufficiently effective results, is of course the driving and inhibiting factors faced. So that in the future the results achieved will be effective or not even effective. This research uses descriptive qualitative method with an inductive approach with data collection techniques using interview techniques, documentation, observation and triangulation and data analysis techniques using data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
Sosialisasi Pencegahan Stunting bagi Masyarakat Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat Susilawati Susilawati; Raden Minda Kusumah; Dola Ramalinda; Sindrawati Sindrawati; Nia Sumiati
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jpm.v3i2.276

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama pada anak balita. Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat kelurahan Margasari. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui pendekatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian sembako, dan telur. Edukasi dilakukan dengan menyampaikan informasi tentang GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta mikro-makro nutrisi yang diperlukan oleh anak balita. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak balita serta memberikan saran dan masukan kepada orangtua tentang nutrisi dan perawatan yang diperlukan untuk mencegah stunting. Selain itu, pembagian sembako dan telur dilakukan sebagai bentuk dukungan dan motivasi untuk masyarakat agar dapat memperoleh asupan gizi yang cukup. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting serta mengubah perilaku dan kebiasaan yang tidak sehat menjadi lebih sehat dan mengurangi risiko stunting. Dengan demikian, diharapkan prevalensi stunting di Kelurahan Margasari dapat ditekan dan kesehatan anak balita dapat lebih terjamin.
Pendampingan Kegiatan Pramuka Beberesih di Pasar Gedebage, Bandung, Jawa Barat Susilawati Susilawati; Yetty Nteseo; Istikomah Istikomah; Ani Surtiani; Susniwati Susniwati
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jpm.v3i3.277

Abstract

Pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang melatih keterampilan dan karakter siswa-siswa di Indonesia. Salah satu kegiatan pramuka adalah kegiatan beberesih, yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari sampah dan membuat lingkungan lebih bersih dan sehat. Dalam kegiatan ini, sebuah kelompok pramuka melakukan pendampingan dalam kegiatan beberesih di Pasar Gedebage, Bandung, Jawa Barat. Kelompok pramuka tersebut melakukan pengawasan dan bimbingan pada masyarakat yang melakukan kegiatan beberesih, sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan aman. Dalam pendampingan ini, kelompok pramuka juga memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dilakukan dengan memberikan contoh tindakan yang baik dalam menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah. Dalam kegiatan ini, kelompok pramuka juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar, sehingga lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan melakukan tindakan untuk menjaganya.
Pendampingan Menuju Desa Zero Stanting dan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kampung Budaya: (Studi Kasus di Desa Babakan Karet, Kabupaten Cianjur) Susilawati Susilawati; Raden Minda Kusumah; Dola Ramalinda; Sindrawati Sindrawati; Nia Sumiati
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jpm.v3i1.279

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendampingi Desa Babakan Karet, Kabupaten Cianjur dalam mencapai status Desa Zero Stunting dan mengembangkan potensi wisata berbasis kampung budaya di desa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan seperti sosialisasi pencegahan stunting, pelatihan membuat pupuk organik, pelatihan pengolahan makanan berbasis pangan lokal, dan pelatihan pengembangan desa wisata. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan secara langsung terhadap kelompok ibu hamil dan balita. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendampingan menuju Desa Zero Stunting dan pengembangan desa wisata berbasis kampung budaya memberikan dampak positif pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Program sosialisasi pencegahan stunting berhasil menekan angka stunting di Desa Babakan Karet, sementara pelatihan membuat pupuk organik dan pengolahan makanan berbasis pangan lokal mendorong masyarakat untuk mengembangkan pertanian organik dan memanfaatkan bahan pangan lokal yang lebih sehat dan bergizi. Selain itu, pengembangan desa wisata berbasis kampung budaya juga meningkatkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung dan membeli produk-produk lokal. Kesimpulannya, pendampingan menuju Desa Zero Stunting dan pengembangan desa wisata berbasis kampung budaya dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan serta meningkatkan perekonomian lokal. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk terus memperluas implementasi program ini di seluruh Indonesia.
Pengembangan Kreatifitas, Bakat dan Partisipasi Warga pada Jatinangor Fashion Week Susi Susilawati
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Peradaban Masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatinangor Fashion Week adalah acara mode tahunan yang diadakan di kota Jatinangor. Acara ini menjadi platform bagi para perancang mode lokal dan nasional untuk menampilkan karya mereka dan mempromosikan industri mode di Indonesia. Namun, Jatinangor Fashion Week dapat menjadi lebih dari sekadar pameran busana. Acara ini juga dapat menjadi ajang untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan partisipasi warga. Salah satu ide untuk mengembangkan kreativitas peserta adalah dengan mengadakan workshop dan pelatihan. Workshop seperti menjahit, mendesain, dan penggunaan peralatan mode dapat diadakan oleh para ahli di industri ini. Pelatihan semacam ini akan membantu meningkatkan keterampilan dan kreativitas peserta.Selain itu, kontes desain busana juga dapat diadakan untuk mengeksplorasi bakat peserta. Kontes semacam ini dapat melibatkan peserta dari berbagai usia dan latar belakang. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas mereka dan menunjukkan bakat mereka di depan publik. Acara tampilan busana juga dapat menjadi bagian dari Jatinangor Fashion Week untuk memberikan inspirasi bagi peserta. Perancang busana lokal dan nasional dapat diundang untuk menampilkan karya mereka dan memberikan inspirasi bagi peserta. Pameran mode juga dapat diadakan sebagai platform untuk mempromosikan merek lokal kepada masyarakat. Ini juga dapat menjadi ajang bagi perancang mode lokal untuk menampilkan karya mereka dan meningkatkan penjualan produk mereka. Kompetisi catwalk dan lomba fotografi juga dapat diadakan untuk memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan bakat mereka dalam berjalan di atas panggung dan mengabadikan momen-momen penting dari Jatinangor Fashion Week. Dengan melakukan hal-hal tersebut, Jatinangor Fashion Week dapat menjadi ajang yang lebih bermakna dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kreativitas, bakat, dan partisipasi warga. Selain itu, acara ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mode dan desain, serta mempromosikan industri mode lokal.