Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SOSIALISASI KESADARAAN DAN KEPATUHAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN PAJAK BUMI BANGUNAN (PBB) SEKTOR PEDESAAN DI DESA KERINJING Anton Indra Budiman; Ubaidillah Ubaidillah; Eka Meirawati; Ika Sasti Ferina
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 7 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v7i1.2923

Abstract

Kegiatan yang dilaksanakan di desa Kerinjing Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan ini ditujukan untuk penduduk desa yang memiliki lahan tanah dan bangunan yang dikenakan PBB-P2 yang terdapat di desa tersebut. Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah patuh namun ada sebagian wajib pajak yang masih melalaikan kewajibannya sehingga target penerimaan ada yang belum terealisasi. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang merupakan potensi yang harus terus digali dalam menambah penerimaan daerah dikarenakan obyek pajak ini adalah bumi dan bangunan yang jelas sebagian besar masyarakat memilikinya. Pemungutan PBB sering kali mendapatkan hambatan, baik mulai dari sosialisasi kepada masyarakat yang kurang pemahaman masyarakat yang sempit mengenai pajak sampai pada metode pemungutannya yang kurang  efektif dan efisien dan lain sebagainya. Implementasi atas peraturan Undang-Undang nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah masih banyak permasalahan yang harus disikapi dengan baik dan sedini mungkin. Dengan kondisi yang ada pada penduduk desa pada saat ini, sebagai wajib pajak memiliki sangat banyak permasalahan. Tujuan kegiatan ini agar penduduk desa Kerinjing Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan memiliki/menjalankan lahan tanah dan bangunan dapat memahami regulasi dan teknis yang diamanahkan oleh regulasi yang terkait dengan PBB-P2, serta memahami dan kesadaran pembayaran PBB-P2. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pemahaman tentang regulasi perpajakan atau peraturan daerah terkait PBB-P2, pemahaman dan kesadaran pembayaran PBB-P2, serta memberikan informasi mengenai PBB-P2 untuk penduduk desa yang memiliki lahan tanah dan bangunan di desa Kerinjing.  
Analysis of Human Resource Management, Interpersonal Communication and Internal Control on the Effectiveness of Health Services at Rsud Prov South Sumatra Paramitha Sari Dwi Saputri; Azwardi Azwardi; Ika Sasti Ferina
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v11i2.4850

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence about the analysis of human resource management, interpersonal communication and internal control on the effectiveness of health services at the South Sumatra Prov Hospital. This study used mix method. Research results Overall the variable of human resource management with an average percentage of 80.43%, which means that the human resource management in the is very good at carrying out its duties. Second, interpersonal communication with an average percentage of 83.34%, which means that communication in the is running very well, be it between employees or direct communication with superiors. Internal control with an average percentage of 84.42%, which means that everything is going well and is in accordance with existing SOPs. Then, the effectiveness of health services obtained an average percentage of 85.88%, which means that the services provided have been carried out as optimally the South Sumatra Prov Hospital.
GOVERNMENT SIZE AND FINANCIAL RATIOS ON FINANCIAL DISTRESS AND DISTRICT OR CITY GOVERNMENTS IN SOUTH SUMATERA PROVINCE Marshanda Putri, Anggia; Ferina, Ika Sasti; Susanto, Hendra
Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Keuangan Dan Bisnis Volume 23, Number 1, March 2025
Publisher : Catholic University Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jkb.v23i1.1431

Abstract

Purpose This study aims to analyze the effect of government size and financial ratios on financial distress in district/city governments in South Sumatra Province. The variables used in this study include government size, regional financial independence, effectiveness ratio, and efficiency ratio. Design/Methodology/Approach This research employs a quantitative method with a descriptive and associative approach. The data used are secondary data obtained from local government financial reports for the period 2019-2023. The data analysis technique applied is multiple linear regression to examine the influence of each independent variable on financial distress. Findings The results indicate that government size has a significant impact on financial distress. Larger local governments tend to face more complex financial management challenges, which may increase the risk of financial distress if not accompanied by proper budget management.Additionally, regional financial independence is found to have a negative effect on financial distress, meaning that the higher the level of financial independence, the lower the likelihood of experiencing financial distress. The effectiveness and efficiency ratios also play a crucial role in determining local financial stability, where higher effectiveness in revenue realization and efficiency in budget utilization can help reduce financial distress risks. Practical Implications The findings of this study imply that local governments should focus more on managing finances efficiently and effectively. Larger governments must enhance their managerial capacity in budget management to minimize the risk of financial distress. Moreover, increasing financial independence by optimizing locally generated revenue (Pendapatan Asli Daerah - PAD) can serve as a strategy to reduce dependence on central government transfers and improve local financial stability. Originality/Value This study contributes to the literature on financial distress in local governments, particularly in Indonesia, by focusing on the under-researched context of district and city governments in South Sumatra Province. Unlike previous studies that often examine national or provincial level data, this research provides a localized analysis that captures the unique fiscal dynamics at the regional level. Moreover, the integration of government size along with financial ratios such as regional financial independence, effectiveness, and efficiency in a single model offers a more comprehensive framework for understanding financial distress. This approach provides practical insights for regional policymakers aiming to strengthen local fiscal resilience.
Sosialisasi Laporan Keuangan Berkelanjutan dalam Rangka Meningkatkan Pembangunan di Desa Wisata Burai Ogan Ilir Ferina, Ika Sasti; Aspahani; Budiman, Anton Indra; Ike Bayusari
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i1.4756

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Burai kabupaten ogan ilir dengan melibatkan 22 orang pengurus BUMDes desa. Perubahan dalam perspektif organisasi bisnis global menunjukkan bahwa tujuan utama sebuah organisasi tidak hanya berfokus pada keuntungan saja, akan tetapi juga meluas pada pentingnya tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Melalui model baru yang disebut pembangunan berkelanjutan, konsep ini berfokus pada pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan peluang generasi yang akan datang. Dalam praktiknya, laporan keberlanjutan dapat digunakan untuk menggambarkan kegiatan berbagai BUMDes dalam konteks sosial, yang berbeda dengan penyajian laporan keuangan tradisional. Kursus ini didasarkan pada pendekatan pedagogis, dibagi menjadi tiga fase: sosialisasi, implementasi dan evaluasi. Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan informasi dan juga ilmu pengetahuan kepada para pengelola BUMDes Desa Burai yang berada di kabupaten ogan ilir untuk memahami dan menyusun laporan keuangan berkelanjutan secara mandiri. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk mengevaluasi kinerja bisnis dari perspektif ekonomi, sosial, dan lingkungan serta menemukan solusi atas tantangan yang muncul dalam menyiapkan laporan keuangan berkelanjutan di desa. Hasil pelatihan ini menunjukkan antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap sesi. Mereka juga menunjukkan bahwa keterampilan pengelolaan keuangan profesional mereka telah meningkat. Hal ini mendukung pengembangan berkelanjutan para pengelola BUMDes di Desa Burai.
An Exploration of Sustainability Reports via Systematic Literature Review: An Analysis of Progress in Promoting Sustainability Prasetyawati, Tyas; Ferina, Ika Sasti; Yusnaini
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 4 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (September - O
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i4.4770

Abstract

This study aims to examine the development of sustainability reports and the factors that influence them. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR). This study presents 30 research articles obtained from the Scopus, Emerald, and Sinta databases, which were then classified according to specific criteria. The articles reviewed span from 2021 to early 2025. The development of research on sustainability reports has become an increasingly important topic. The findings indicate that research trends on sustainability reports have continued to grow each year. This suggests that both the public and the government are beginning to recognize the importance of environmental sustainability. The analysis reveals that several factors influence sustainability reports, such as leverage, firm size, and profitability. This study is expected to make an academic contribution by providing a comprehensive understanding of sustainability reports and offering directions for future research.
The Fair Value Measurement of Biological Assets, Disclosure of Biological Assets and Financial Performance: The Moderating Effect of Managerial Ownership Warsini, Warsini; Ferina, Ika Sasti; Relasari, Relasari
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 11 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i11.49956

Abstract

This research aims to investigate the impact of the measurement and disclosure of biological assets on financial performance, and how this relationship is moderated by managerial ownership. Using signaling and agency theory as the theory as the theoretical foundation, the study used a sample size of 22 agricultural companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), with an observation period of 2019-2022. Panel data regression analysis was used in the study with a quantitative descriptive approach. The results show that the measurement of biological assets measured by fair value has a significant positive effect on financial performance. Other result shows an insignificant relationship between biological assets disclosure and financial performance. Regarding the moderating effect, the results demonstrate that managerial ownership significant moderating effect on the relationship between the measurement of biological assets and financial performance; meanwhile managerial ownership insignificant moderating effect on the relationship between biological assets disclosure and financial performance.
Pengaruh Logika Institusi, Indikator Kinerja Utama, dan Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Institusional Robbani, Auliya Akbar; Ferina, Ika Sasti; Kartasari, Shelly Febriana
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 2 (2024): Artikel Research April 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i2.2029

Abstract

The Merdeka Learning Campus Merdeka Program is implemented in tertiary institutions by the government in order to build competent and quality human resources. This program is realized through performance indicators set by the government to improve their institutional performance. The purpose of this study was to determine the effect of institutional logic, key performance indicators, and sentiments on institutional performance. Neo-Institutional Theory in the study of institution and organization underlies this study by explaining theoritically how institusion are formed, changed, and maintained in society. The method used is the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares approach. Statistical testing in this study used the smart pls 3.0 application. Respondents who were involved in this study amounted to 237 employees who were employees of Sriwijaya University. The sampling method of this study used purposive sampling. Data collection techniques using a questionnaire. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares. The results showed that partially Institutional Logic had an effect on Institutional Performance, Key Performance Indicators had an effect on Institutional Performance, Budget Participation had an effect on Institutional Performance.
Determinan Kecurangan dalam Perspektif Fraud Hexagon dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi Ferina, Ika Sasti; Budiman, Anton Indra; Aspahani, Aspahani
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v9i1.2168

Abstract

This study aims to determine the determinants of fraud in the fraud hexagon perspective with religiosity as a moderating variable. The population of this study was all Regional Apparatus Organizations (RAOs) in South Sumatra Province, totaling 34 RAOs. Data collection was carried out through questionnaires given to Commitment Making Officers (CMOs) and Technical Activity Implementing Officers (TAIOs) in various Regional Apparatus Organizations in South Sumatra Province. This study is a quantitative descriptive study using the Structural Equation Model-Partial Least Square approach through SmartPLS. The results of this study reveal that the variables of pressure, opportunity, rationalization, collusion do not have a significant effect on fraud in the procurement of goods and services. However, the variables of competence and arrogance have a significant effect on fraud in the procurement of goods and services in Regional Apparatus Organizations (RAOs) in South Sumatra Province. In addition, it was also found that the variable of religiosity was unable to strengthen or weaken the influence of pressure and opportunity on fraud in the procurement of goods and services. in Regional Apparatus Organizations (RAOs) in South Sumatra Province.
SOSIALISASI PENCEGAHAN KECURANGAN DANA DESA PADA APARATUR DESA DI DESA KERINJING OGAN ILIR Ferina, Ika Sasti; Ubaidillah; Rohman, Abdul
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 7 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v7i3.3319

Abstract

Kegiatan yang dilaksanakan di desa Kerinjing ditujukan untuk Aparatur desa setempat yang berjumlah kurang lebih 34 orang. Kebebasan yang diberikan dalam mengatur desa tentunya diperlukan pengawasan dan perhatian lebih pada praktiknya agar sesuai dengan apa yang dituju. Data di lapangan menunjukkan fenomena yang berbeda dengan tujuan awal diberikannya Dana Desa. Banyak oknum dan kelompok yang menyalahgunakan wewenang yang diberikan untuk memperoleh keuntungan pribadi. Fenomena yang terjadi termasuk dalam fraud yang dilakukan selama pengelolaan Dana Desa dengan bentuk kecurangan yang beragam disetiap kabupaten di Indonesia. Metode pembelajaran dalam pelatihan menggunakan metode pedagogi dengan penerapan pelaksanaan kegiatan yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu pengenalan (sosialisasi), penerapan dan evaluasi. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan agar Aparatur desa yang memiliki tugas, wewenang, serta tanggung jawab mengenai keuangan desa serta penyusunan APBDes di desa Kerinjing mampu memahami bentuk-bentuk kecurangan keuangan, sumber daya manusia di desa memiliki kesiapan dalam hal ini aparatur desa yang dikenakan dalam mengawasi dan mengevaluasi dana desa terkait pemahaman pencegahan tindak kecurangan, serta mampu memberikan informasi transparan terkait pengelolaan dana desa. Hasil pelatihan ini  disambut dengan antusias para peserta dalam mengikuti pelatihan dengan aktif, hingga kegiatan ini berakhir dengan mendapatkan pemahaman yang memadai dan merasakan manfaat pelatihan mengenai pencegahan kecurangan terhadap Dana Desa bagi Aparatur di Desa Kerinjing.
SOSIALISASI TEKNOLOGI INFORMASI BAGI APARAT DESA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT DI DESA BURAI KABUPATEN OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Ferina, Ika Sasti; Aspahani; Budiman, Anton Indra; Bayusari, Ike
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i1.3752

Abstract

Desa dapat menjadi titik awal dalam pembangunan nasional yang mana ditujukan untuk peningkatan kualitas hidup. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Burai ditujukan untuk aparatur desa yang berjumlah kurang lebih     15 orang. Desa harus mampu dalam mengelola praktik penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan maupun pembinaan masyarakat desa dengan memiliki suatu sistem pelayanan publik yang dapat digunakan dengan baik.  Sistem tersebut berupa Teknologi Informasi yang mampu untuk menunjang segala aktifitas dalam praktik pemerintahan desa agar dapat berjalan secara sistematis dan juga efisien. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya teknologi informasi pada pelayanan masyarakat yang berguna bagi efisiensi pelayanan masyarakat desa dalam sosialisasi ini. Sosialisasi dilakukan dengan persiapan dan kesiapan aparat desa dalam mengimplementasikan hingga mengawasi jalannya praktik teknologi informasi dalam pelayanan publik mereka. Pelaksanaan pertama dilakukan dengan sosialisasi peraturan perundang-undangan yaitu UU No. 6 tahun 2014 tentang desa, serta Perpu No. 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Selanjutnya adalah bimbingan teknis mengenai penerapan teknologi informasi pada aparat desa. Metode pelatihan dilakukan dengan cara pembelajaran pedagogi dengan pembicara yang memberikan pelatihan secara monolog, dialog, dan diskusi kepada para peserta. Kegiatan pemanfaatan teknologi informasi pengelola desa diharapkan dapat memberikan pelayanan publik kepada masyarakat desa yang berkualitas, serta menambah daya saing desa dalam hal meningkatkan kinerja pemerintahan dengan mempermudah kinerja administrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.