Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pendapatan Pedagang Koran Asongan di Kota Pekanbaru Provinsi Riau Listihana, Wita Dwika; Aquino, Afvan
Jurnal Daya Saing Vol. 1 No. 1 (2015): Potret Pembangunan Sumber Daya, Layanan Publik, dan Kinerja Organisasi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v1i1.9

Abstract

Abstract: This Research is aimed to analyze causal factors of the school- age children choosing to work as street newspaper seller, how the pattern of work activity is done, and their participation to family prosperity. The method of this research used survey approach. The sample of this research amount of 40 respondent and used the purposive sampling technique. The research location is in Pekanbaru City, Riau Province with took the location in road intersection of traffic light. The type of data used the primary data by spreading questionnaires and the data analysis in this research used the descriptive-kualitatave. The result showed that factors that caused of school-age children choose to work as street newspaper seller consist of three factors. First, the reason for choosing the job, in this issue at most because of the own disires that is 80% respondents. Second, the reason for doing the job, at most to support family’s economic that is 60% respondents. Third, motivation become a street newspaper seller, at most to get the money that is 75% respondets. Furthermore, the pattern of work activity that is done by road news paper seller can show in three things that are the way of selling, the time of selling and kinds of news papers that is sold. First, the majority of street newspaper seller do the selling with take news papers in an agent or a coordinator that related to the owner’s of news paper that is 77,5% respondents. Second, the time of selling at most is in the morning until the day that is 42,5% respondent.Third, 82,5% respondent sell more than two kinds of news paper. Finally, Their participation into family prosperity is showed by amount of income and the using of income that is received. First, amount of income at most is the income under Rp 50.000,- that is 62,5% respondents. Second, the using of income at most is for school needs and to support their parents that is 37,5% respondents. Keywords: Income, Street newspaper seller, and School-age children
PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS ANGGOTA PADA KOPERASI SYARIAH BMT DI RUMBAI-PEKANBARU .N, ARIZAL; LISTIHANA, WITA DWIKA
Jurnal Daya Saing Vol. 3 No. 3 (2017): Dinamika Pengembangan Organisasi, Keuangan, Pendidikan, dan Kewirausahaan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v3i3.111

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara empiris pengaruh Bauran Pemasaran dan Kualitas Peleyanan terhadap Loyalitas anggota Koperasi Syariah di Rumbai-Pekanbaru. Metode penelitian adalahmetode deskriptif (survey) dengan desain penelitian kuantitatif, data yang digunakan adalah data pimer dan skunder.Poulasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah anggota koperasi syariah BMT di Rumbai-Pekanbaru. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 90 orang, dimana penetapan jumlah sampel adalah berdasarkan menggunakan pendapat slovim. Sedangkan teknik pengambilan sampel adalah teknik non random sampling dengan metode axidentalsampling.Alat yang digunakan dalam analisis data adalah dengan menggunakan Warp.PLs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bauran pemasaran mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas sebesar 0,30 berarti bahwa bauran pemasaran secara positif akan dapat meningkatkan loyalitas sebesar 0,30. Kualitas pelayanan juga mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas sebesar 0,42 berarti bahwa kualiats pelayanan secara positif akan dapat meningkatkan loyalitas sebesar 0,42.. Kata kunci: Bauran Pemasaran, Kualitas Pelayanan dan Loyalitas.
STRATEGI PENANGGULANGAN PRAKTEK RENTENIR Aquino, Afvan; Waldelmi, Idel; Listihana, Wita Dwika
Jurnal Daya Saing Vol. 5 No. 2 (2019): Perilaku Konsumen, Kinerja UMKM, dan Daya Saing Industri Jasa di Era Ekonomi Kr
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v5i2.371

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam upaya untuk menganalisis dan mengidentifikasi factor eksternal dan internal pedagang dan strategi dalam penanggulangan praktek rentenir di pasar syariah ulul albab siak hulu Kampar. penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Dilakukan dalam situasi yang wajar (natural setting) dengan Metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya penerapan Strategi agresif pada penanggulan praktek rentenir pada pedagang pasar syariah ulul albab dapat dilakukan dengan menggunakan strategi SO yakni dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki yakni pasar syariah itu sendiri untuk menangkap peluang yang ada dan menggunakan Penerapan si stem syariah dipasar syariah untuk mendukung agar penerapan praktek rentenir itu sendiri bisa di akhiri dan segera untuk membentuk/mendirikan lembaga keuangan syariah/ yakni BMT (Baitul mall wa tan will) /koperasi syariah.
PERSEPSI MASYARAKAT SEKITAR TERHADAP KEBERADAAN PASAR KAGET DI KELURAHAN PEMATANG KAPAU KECAMATAN TENAYAN RAYA PEKANBARU Listihana, Wita Dwika; N, Arizal
Jurnal Daya Saing Vol. 6 No. 3 (2020): Kinerja Layanan, Dinamika Ekonomi Lokal, dan Strategi Adaptasi Bisnis di Masa P
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v6i3.495

Abstract

Pasar kaget yang berada diwilayah RT 01 RW 05 Kelurahan Pematang Kapau. diberi nama : Pasar Tradisional Nurul Ikhlas. Pasar ini berdiri pada bulan Maret tahun 2012. Dimana pasar ini sebelumnya bukan berlokasi didaerah ini, namun berada diluar tepatnya disebelah Mesjid Nurul Ikhlas, dengan bertambahnya permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidu, maka pasar kaget ini dikembangkan lagi oleh pemiliknya dengan lahan yang lebih luas. Pasar ini milik pribadi yang dibangun secara pribadi juga yaitu oleh bapak Haji Yusni Amrin sebagai pemiliknya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk menganalisis permasalahan yang muncul akibat dari keberadaan dan perkembangan pasar kaget di Kelurahan Pematang Kapau terhadap permukiman sekitar pasar kaget tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah melalui analisis deskriftif Kualitatif, yang dilakukan melalui hasl wawancara dengan informan yang dibutuhkan sesuai dengan penelitian ini. Hasil Penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa munculnya pasar kaget Nurul Ikhlas ini oleh pemiliknya bertujuan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah dalam meningkatkan pendapatannya, oleh karena itu pemilik pasar mengembangkannya diatas lahan yang lebih luas. Pendirian pasar kaget ini sudah mendapat izin dari kantor lurah setempat. Analisis permasalaha yang muncul dengan kehadiran pasar kaget ini adalah :1. Masalah limbah dan genangan air yang tidak beraturan, 2. Masalah sampah yang sering menumpuk sehingga membuat lingkungan baud an tidak nyaman, 3. Masalah Parkir kendaraan bermotor yang sangat banyak dan 4. Masalah keamanan Lingkungan. Dari empat permasalahan tersebut oleh pemilik pasar sudah ditertibkan semuanya, saluran air langsung dibuatkan pembuangan, masalah sampah ada kerjasama antara pedagang, pengelola pasar dan petugas kebersihan untuk selalu membuang sampah tepat waktu setelah selesai transaksi pasar. Begitu juga denga tempat parker sudah banyak disediakan, dan masalah keamanan sudah ada petugasnya, namun konsumen dan pedagang harus tetap waspada dengan lingkungannya. Kata Kunci : Keberadaan Pasar Kaget, Persepsi Masyarakat PERCEPTION OF COMMUNITIES AROUND THE EXISTENCETHE MARKET IS SHOCKED IN THE KELURAHAN PEMATANG KAPAUKECAMATAN TENAYAN RAYA PEKANBARU Wita Dwika Listihana, Arizal, NWitadwika62@gmail.comUnilak Faculty of Economics, Pekanbaru Absract The shocked market in RT 01 RW 05 Kelurahan Pematang Kapau. named: Nurul Ikhlas Traditional Market. This market was established in March 2012. Where this market was not previously located in this area, but is located outside the mosque next to Nurul Ikhlas, with increasing community demand to meet living needs, the shocked market was developed again by the owner with a wider land. This market is privately owned which was also built privately, namely by Mr. Haji Yusni Amrin as the owner. The objective to be achieved in this study is to analyze the problems that arise as a result of the existence and development of the shocked market in Kelurahan Pematang Kapau to the settlements around the shocked market. The research method used is through qualitative descriptive analysis, which is carried out through interviews with informants needed in accordance with this research. The research results obtained indicate that the emergence of Nurul Ikhlas's shocked market by its owner aims to help the weak economic community in increasing its income, therefore the market owner develops it on a wider land. The establishment of this shocked market has received permission from the local village office. Analysis of the problems that arise with the presence of this shocked market are: 1. The problem of irregular sewage and puddles, 2. The problem of garbage that often accumulates making the environment uncomfortable and 3. The problem of parking lots of motor vehicles and 4. Environmental safety problems. Of the four problems, the market owners have all been disciplined, drainage is immediately made, waste problem is a collaboration between traders, market managers and cleaners to always dispose of waste on time after the market transaction is finished. Likewise, parking lots have been provided, and security problems have been staffed, but consumers and traders must remain vigilant about the environment. Keywords: The existence of shocked markets, public perception
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPORT SEBAGAI VARIABEL INTERVERNING DI KABUPATEN ROKAN HILIR Alexander , Alexander; Manullang , Marihot; Listihana, Wita Dwika
Jurnal Daya Saing Vol. 11 No. 3 (2025): Transformasi Manajemen, Kepemimpinan, dan Pemasaran Digital di Era Ekonomi Mod
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v11i3.2382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja pegawai, serta menilai peran Perceived Organizational Support (POS) sebagai variabel intervening pada organisasi sektor publik di Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pemimpin dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, serta persepsi pegawai terhadap dukungan organisasi yang berdampak pada kepuasan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada sejumlah ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Organizational Support dan kepuasan kerja. Selain itu, Perceived Organizational Support juga terbukti menjadi variabel intervening yang signifikan dalam memperkuat pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan yang inspiratif, visioner, dan suportif dapat mendorong persepsi positif pegawai terhadap dukungan organisasi, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kapasitas kepemimpinan dan budaya organisasi yang lebih peduli terhadap kesejahteraan pegawai.
PELATIHAN MODAL KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN USAHA KECIL MENENGAH BAGI USAHA KECIL DI LINGKUNGAN JALAN SUDIRMAN PARA PENJUAL TROTOAR (KAKI LIMA) LISTIHANA, WITA DWIKA; ONASIS, DINI
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 1 No. 3 (2017): Inovasi Pembelajaran dan Penguatan Manajemen Pendidikan serta SDM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.559 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v1i3.171

Abstract

Usaha kecil yang dijalankan oleh para pelaku kaki lima memiliki potensi yang besar jika dapat dikelola dengan baik oleh negara maupun oleh para pelaku usaha itu sendiri. Disamping memiliki banyak kekurangan tetapi mereka memiliki keinginan yang sangat kuat akan perkembangan dan kemajuan. Oleh sebab itu jika dapat potensi ini dimanfaatkan dan didorong oleh negara maka akan menjadikan ekonomi kerakyatan yang potensial untuk perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Kekurangan mereka sebagai pelaku ekonomi usaha kecil salah satunya adalah pengetahuan mengelola modal kerja yang terbatas dan modal kerja yang kurang dimiliki. Tim dari Universitas Lancang Kuning melakukan pengabdian terhadap para pelaku usaha kecil kaki lima tersebut agar mereka dapat memiliki wawasan dalam mengelola modal kerja dan sumber alternatif modal kerja. Pelaku usaha mikro dan kecil banyak yang tidak memahami pengelolaan modal kerja sehingga mana uang usaha dan mana uang pribadi bercampur aduk yang membuat modal kerja sebagai arus kas sehari-hari usaha makin hari makin terpakai. Pemerintah melahirkan berbagai produk undang-undang dan peraturan-peratuan untuk memajukan dan mengembangkan usaha mikro dan kecil namun disisi yang berbeda alat perlengkapan pemeritah daerah tidak mendukung hal tersebut. Usaha mikro dan kecil rentan terhadap perangkap rentenir yang berkedok koperasi yang dapat membantu kebutuhan modal usaha mereka. Para usaha mikro dan kecil banyak yang tidak mengenal bantuan lunak, hibah dari program pemerintah sehingga mereka buta dan tidak mendapatkan sosialisasi. Program pemerintah untuk bantuan selama ini yang dirasakan oleh mereka hanya didapatkan oleh orang-orang tertentu yang tidak tepat sasaran. Hasil dari pengabdian ini mendapat respon yang serius bagi para peserta apalagi peserta mengharapkan bantuan dari berbagai pihak dalam modal kerja baik secara materi maupun secara tata kelola. Kata Kunci : Modal Kerja, Mikro dan Usaha Kecil, Program Pemerintah
Peningkatan Pengetahuan Siswa-Siswi Sebagai Alternative Ketahanan Siap Kerja Dalam Menghadapi MEA Pada SMK Nurul Falah Pekanbaru Listihana, Wita Dwika; Onasis, Dini; Aquino, Afvan
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 2 No. 2 (2018): Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Pembelajaran: Perspektif Pengabdian dan Pen
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.854 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v2i2.238

Abstract

Komitmen untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN ditandai dengan diberlakukannya arus barang dan jasa di antara negara-negara ASEAN akan bebas untuk melintasi batas-batas Negara secara fisik dan administratif, tanpa hambatan. Kehadiran MEA membawa peluang besar bagi semua karyawan ASEAN dan tentu saja membawa serta sejumlah peluang dan tantangan. 4 (empat) jurusan yang dimiliki oleh SMK Nurul Falah mendidik, mencetak dan melahirkan pekerja terampil, tetapi lulusan keempat jurusan ini akan terancam keberadaannya di dunia kerja dengan adanya persaingan bebas untuk keberadaan keberadaan MEA. Oleh karena itu, pentingnya Persiapan dan Pemahaman yang solid dan kuat pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Nurul Falah dalam mengantisipasi dan menghadapi MEA. SMK Nurul Falah meminta TIM dari Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning untuk mengisi ruang kosong yang mereka hadapi, ruang kosong ini akan diisi oleh TIM dari Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning dalam memberikan peningkatan pengetahuan tentang MEA sebagai alternatif pekerja siap pakai. dalam menghadapi MEA di SMK Nurul Falah Pekanbaru. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat akan diberikan solusi atas masalah mitra di atas. Yaitu: Memberikan pengetahuan kepada Mitra dan pemahaman yang lebih mendalam tentang Perubahan terbaru pada MEA. Memberikan kepada Mitra pengetahuan dan pemahaman tentang kesiapan dan ketahanan siswa harus menghadapi MEA. Memberikan kepada Mitra pengetahuan dan pemahaman tentang kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman yang dihadapi siswa dalam menghadapi MEA. Siswa dan siswa tahu MEA secara umum, tetapi tidak tahu dan memahami MEA secara mendalam. Pemahaman tentang pengetahuan dan wawasan dan keterampilan yang harus disiapkan dan dimiliki oleh siswa harus dimulai dari tahun sekolah di sekolah kejuruan. Siswa harus memiliki keterampilan dan kompetensi di luar yang diperoleh di sekolah untuk mempertajam kemampuan kompetitif mereka dengan pasar perdagangan bebas MEA.