Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET “SAYUTI” (SAYUR DAN PROTEIN HEWANI) UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN FORUM KOMUNIKASI MUSLIMAH (FKM) KARANGANYAR DI KAB. KARANGANYAR Astari Ratnaduhita; Afifah Noer; Fiqi Widyawati; Young Ari Kusworo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i12.5580

Abstract

Wabah COVID-19 sudah merebak sejak awal tahun 2020. Wabah ini menyerang sistem imunitas tubuh, salah satu penanggulangannya adalah dengan memperbanyak konsumsi protein hewani dan serat untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Protein hewani yang mudah dijangkau adalah daging ayam. Produk pangan dengan olahan ayam yang paling mudah adalah nugget, dengan modifikasi penambahan sayur maka jadilah produk nugget SAYUTI (Sayur dan Protein Hewani). Sasaran dalam program pengabdian masyarakat ini yaitu ibu rumah tangga yang tergabung dalam komunitas Forum Komunikasi Muslimah (FKM) Kab. Karanganyar. Peran Ibu yang sangat penting dalam pemenuhan gizi dalam keluarga menjadi poin penting dalam program ini. Selain itu, dengan adanya program ini, diharapkan ibu-ibu mendapatkan ilmu baru untuk membuka usaha yang praktis, terjangkau dan inovatif. Hasil dari program pengabdian ini, para peserta memiliki pemahaman terkait pemenuhan gizi seimbang, terutama protein hewani dalam setiap hidangan di keluarganya serta mendapatkan ilmu mengenai wirausaha produk pangan yang terjangkau, praktis dan inovatif.
Analisis Label Halal dan Harga dalam Penggunaan Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas Terhadap Keputusan Pembelian Obat Sebagai Upaya Swamedikasi Pasca Pandemi Covid-19 di Bantul, Yogyakarta Edhita Putri Daryanti; Fiqi Widyawati; Young Ari Kusworo; Afifah Noer
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v1i3.142

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat semakin meningkatkan kesadaran diri akan pentingnya menjaga kesehatan. Masyaraka Indonesia masih menerapkan pola hidup yang ekonomis termasuk dalam kebutuhan menjaga maupun mengobati kesehatan. Swamedikasi masih dilakukan sebagai upaya mengobati gejala sakit yang diderita karena dianggap hemat, praktis dan ekonomis. Swamedikasi juga dapat dipengaruhi kondisi masyarakat Indonesia yang telah menerapkan gaya hidup halal. Swamedikasi dapat menjadi beresiko jika tidak tepat dan dosis yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pengetahuan obat, label halal terhadap keputusan pembelian obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi. Jumlah responden yang sesuai dengan kriteria inklusi adalah sebanyak 80 orang, dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara label obat dan harga obat terhadap keputusan pembelian. Besaran R-sq = 45,40% menunjukkan keputusan pembelian obat dipengaruhi oleh label dan harga obat dan 54,60% dipengaruhi faktor lain diluar variabel yang diukur. Pada Uji T parsial diperoleh bahwa terdapat pengaruh label obat dengan keputusan pembelian obat dan terdapat pengaruh harga obat terhadap keputusan pembelian obat untuk swamedikasi obat bebas dan obat bebas di wilayah Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Meta Analysis the Effect of Acupunctur Therapy and Ultrasound Therapy to Reduce Pain Caused by Carpal Tunnel Syndrome Noer, Afifah; Rahardjo, Setyo Sri; Prasetya, Hanung
Indonesian Journal of Medicine Vol. 6 No. 4 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.332 KB) | DOI: 10.26911/theijmed.2021.6.4.447

Abstract

Background: Carpal tunnel syndrome is a condition of health problems in the form of pain, numbness, and tingling that occurs in a person's hands. This sensation can be felt in the thumb, index finger, middle finger, and 1/2 ring finger on the radial side, this occurs when the median nerve that passes through the carpal tunnel at the wrist is compressed or compressed. This study aims to estimate the effect of acupuncture therapy and ultrasound therapy on reducing pain in carpal tunnel syndrome cases.Subjects and Method: This was a systematic review and meta-analysis conducted using PRISMA flow diagrams. Article searches through journal databases include: PubMed, Science Direct, Scopus, Google Scholar, Springer Link, Hindawi, BMC. The PICOs of this study were, Population: carpal tunnel syndrome sufferers, Intervention: acupuncture therapy and ultrasound therapy, Comparison: no acupuncture and ultrasound therapy, Outcome: pain reduction. Using search keywords: (“acupunc­ture” OR “acupuncture therapy”) AND (“carpal tunnel syndrome” OR “cts”) AND (“ultrasound” OR “ultrasound therapy”) AND (“randomized controlled trial”) AND (“ acupuncture for carpal tunnel syndrome”) AND (“ultrasound for carpal tunnel syndrome”). Inclusion criteria were full paper articles with Randomized Controlled Trial (RCT) research method, the relationship measure used was Mean SD, the intervention given was acupuncture and ultrasound, study subjects were aged 18-85 years. Eligible articles were analyzed using the Revman 5.3 app.Results: Meta-analysis of 16 articles showed acupuncture treatment outcome of -0.34 units compared with other interventions or no intervention (SMD -0.34; 95% CI= -0.83 to 0.16; p=0.180), I2=78%, and treatment outcome. ultrasound as much as -0.76 units compared with other interventions or no intervention, and statistically significant value (SMD -0.76; 95% CI= -1.37 to -0.16; p=0.001), I2= 92%.Conclusion: Acupuncture therapy and ultrasound therapy have an effect on reducing pain in cases of carpal tunnel syndrome.Keywords: Acupuncture, ultrasound, carpal tunnel syndromeCorrespondence: Afifah Noer. Masters Program in Public Health. Universitas Sebelas Maret, Jl.Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Jawa Tengah, Indonesia. Email: Afifahnoer97@gmail.com. Mobile: 085601564681.Indonesian Journal of Medicine (2021), 06(04): 399-411https://doi.org/10.26911/theijmed.2021.06.04.06
The Edukasi Pengetahuan Obat Herbal dan Obat Modern pada Santriwati SMA Kelas XI danXII PPTQ AL Furqon Magelang Edhita Putri; Afifah Noer
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v1i2.142

Abstract

Pasca pandemi Covid-19, saat ini masyarakat mulai back to nature sebagai alah satu upaya menjaga kesehatan agar tidak rentan sakit. Kondisi tersebut mengakibatkan berbagai sektor terdampak seperti pendidikan. Anak-anak sekolah mengalami dampak nyata akibat pandemi Covid 19 sehingga pemebalajaran yang diterima kurang maksimal. Masyarakat yang telah menyesuaikan diri setelah masa pandemi terutama anak-anak yang telah kembali menerima pembelajaran tatap muka perlu mendapatkan edukasi terkait dengan kesehatan. Fenomena mengkonsumsi obat tradisional dimasyarakat perlu diedukasi kepada anak-anak disekolah. Upaya pemberian edukasi tentang obat herbal maupun obat modern dapat dilakukan disekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang dengan melakukan penyuluhan tentang penggolongan obat herbal dan obat modern. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah kepada Santriwati kelas XI dan XII PPTQ Al Furqon Magelang
Edukasi dan Pelatihan Terkini Senam Pencegah Stroke serta Perawatan Sendi bagi Lansia Afifah Noer; Hasni Dyah Kurniawati; Aisyah Rahmadhani; Syafira Izzatul Jannah; Abdullah Nur Afghani Gymnasdiar
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i1.5688

Abstract

Older adults represent a vulnerable population who experience gradual functional decline as part of the aging process, increasing their susceptibility to non-communicable diseases such as stroke and joint problems. Insufficient physical activity and limited understanding of suitable exercises for seniors often lead to decreased fitness levels and diminished quality of life. This community service initiative was designed to enhance elderly well-being through education and training on stroke-preventive exercises and joint care, conducted at the Posyandu Lansia in Plosorejo Village, Matesih District, Karanganyar Regency. The program involved free health screenings, educational sessions using leaflets and video presentations, and guided demonstrations of elderly exercise routines. Evaluation was performed through observation and group discussions to measure participants’ comprehension. Findings revealed strong engagement among participants and a notable increase in awareness regarding the importance of regular exercise for stroke prevention and joint health. Overall, the program successfully promoted better health awareness and improved quality of life for the elderly community.
Efektivitas Teh (Camelia sinensis), Melon (Cucumis melo) dan Semangka (Citrullus lanatus) sebagai Diuretik Alami Suharti Suharti; Niken Putri Eka Saraspuri; Afifah Noer
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 6 No 1 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v6i1.2171

Abstract

Latar Belakang: Diuretik merupakan senyawa yang meningkatkan ekskresi cairan tubuh melalui urin, namun penggunaan diuretik sintetis seperti furosemid dan hidroklorotiazid berisiko menimbulkan efek samping sehingga bahan alami seperti teh, semangka, dan melon mulai dilirik sebagai alternatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teh, semangka, dan melon sebagai diuretik alami pada manusia. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest control group dilakukan pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar yang dibagi acak dalam empat kelompok (kontrol, teh, semangka, melon), dengan pengukuran frekuensi berkemih sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Konsumsi teh dan semangka terbukti meningkatkan frekuensi berkemih secara signifikan (p<0,05), sedangkan melon menunjukkan peningkatan yang tidak bermakna. Kesimpulan: Teh dan semangka berpotensi sebagai diuretik alami dan dapat dimanfaatkan sebagai terapi komplementer pada pasien dengan hipertensi, gout, maupun urolitiasis.
Efektivitas Konsumsi Moringa Oliefera Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus: Meta-Analisis Fatimah Rahmawati; Anisa Andriani; Yessy Widhi Astuti; Franciscus Xaverius; Fatimah Wahyu; Fatimah Hasna Karima; Niken Putri Eka Saraspuri; Afifah Noer
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 11, No 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v11i1.932

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion, insulin action, or both. The most common type of diabetes, accounting for approximately 90% of all cases, is type 2 DM. Diabetes management can be carried out with non-pharmacological therapies. One such therapy is the use of herbal plants as an additional therapy in controlling blood glucose levels using Moringa oleifera leaves, which have antidiabetic potential. The content of Moringa oleifera leaves can lower blood glucose levels. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Moringa oleifera consumption in reducing DM. This research method used meta-analysis and systematic review with Randomized Controlled Trial (RCT) studies. A total of 7 articles were used in the quantitative analysis (meta-analysis) originating from two African continents, one European continent, and four from the Asian continent. The results showed that consuming Moringa oleifera significantly reduced blood glucose levels with a SMD value of -0.83 (95% CI: -1.51 to -0.14; p = 0.02). In conclusion, Moringa oleifera has the potential to be used as a complementary therapy in the management of diabetes mellitus, but cannot yet replace the main therapy that has been clinically recommended. It is recommended that the use of Moringa oleifera can be considered and utilized by diabetes mellitus patients as part of a healthy lifestyle.