Wirahmadi, Angga
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Pengetahuan dan Kepatuhan Remaja Terhadap Implementasi Protokol Kesehatan pada Tahun Kedua Pandemi COVID-19 Bernie Endyarni Medise; Sreshta Mukhi; Angga Wirahmadi; Hartono Gunardi; Soedjatmiko Soedjatmiko
Sari Pediatri Vol 24, No 6 (2023)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp24.6.2023.370-6

Abstract

Latar belakang. Kasus pertama pasien COVID-19 di Indonesia dilaporkan pada bulan Maret 2020. Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar termasuk penutupan sekolah tatap muka serta mengeluarkan protokol kesehatan untuk diterapkan oleh masyarakat. Pandemi menyebabkan perubahan besar dalam tatanan kehidupan, kebiasaan dan pola hidup remaja. Tujuan. Penelitian ini ingin melihat pengetahuan dan kepatuhan remaja terhadap implementasi protokol kesehatan pada tahun ke dua pandemi COVID-19.Metode. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang menggunakan kuesioner yang diisi secara daring dan dilakukan pada tahun ke dua pandemi COVID-19 dari bulan April hingga Juli 2021. Subjek merupakan remaja usia 10-18 tahun di DKI Jakarta. Pemilihan sekolah dilakukan secara cluster sampling. Hasil. Sebanyak 406 responden dari 20 sekolah mengikuti penelitian. Hanya sekitar 5,42% responden yang menjawab dengan benar cara transmisi SARS-CoV-2 dan hanya 43,84% responden yang menjawab dengan tepat 6 langkah cuci tangan. Sebanyak 45,81% responden memiliki nilai total pengetahuan yang baik (nilai >7). Terdapat tren yang menunjukkan persentase remaja yang mendapatkan skor pengetahuan di atas tujuh lebih banyak pada kelompok remaja dengan nilai kepatuhan yang lebih tinggi.Kesimpulan. Pada tahun ke dua pandemi COVID-19 masih banyak remaja yang kurang pengetahuannya mengenai COVID-19 dan belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik.
Manfaat Terapi Pijat pada Anak Usia Prasekolah dengan Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas Wirahmadi, Angga; Imanillah, Risa
Sari Pediatri Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.3.2025.193-201

Abstract

Latar belakang. Tata laksana Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas (GPPH) menggunakan pendekatan terapi multimodal sebagai standar, dimana klinisi menggabungkan terapi perilaku dengan farmakoterapi. Namun, farmakoterapi kurang direkomendasikan pada anak usia prasekolah. Terapi pijat pada anak dengan GPPH mulai dikembangkan di berbagai negara, sebagai salah satu terapi komplementer untuk memperbaiki gejala GPPH.Tujuan. Menilai efektivitas kombinasi terapi standar dan terapi pijat dibandingkan dengan terapi standar saja terhadap gejala GPPH.Metode. Penelusuran literatur melalui database elektronik PubMed, The Cochrane Library, Google Scholar, dan Scopus dengan kata kunci “massage”, “tuina”, “Attention Deficit Hyperactivity Disorder”, “children”, dan “pre-school”.Hasil. Kombinasi dengan terapi pijat dapat memperbaiki gejala GPPH dengan berbagai scoring yang tervalidasi pada anak usia prasekolah.Kesimpulan. Respons tehadap terapi pijat memiliki hasil yang bervariasi, namun tetap memiliki kemampuan untuk memperbaiki gejala GPPH pada anak usia prasekolah.