Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Environmental Disclosure, Environmental Cost, dan Greenwashing Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan Rahmat Fauzan; Hendro Lukman
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i6.32903

Abstract

This study is motivated by the increasing demand for environmental transparency and sustainability in the mining sector, which has significant ecological impacts, as well as the inconsistent findings regarding the effects of environmental disclosure, environmental cost, and greenwashing on corporate financial performance. The objective of this study is to analyze the influence of these three variables on the financial performance of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2023 period. This research employs a quantitative approach using panel data from 17 companies over three years, resulting in 51 observations. Data analysis was conducted using panel regression with the Random Effect Model supported by EViews 13, along with descriptive statistics, classical assumption tests, partial and simultaneous tests, and coefficient of determination analysis. The results indicate that environmental disclosure has a negative but insignificant effect on financial performance, environmental cost has a positive but insignificant effect, and greenwashing also shows a positive but insignificant relationship. Simultaneously, the three variables do not significantly affect financial performance. The low Adjusted R-squared suggests that environmental factors are not yet the primary determinants of financial performance in the mining sector. The study concludes that economic fundamentals remain more dominant than environmental factors in influencing corporate financial performance in Indonesia.
Analisis Kinerja Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia atas Implementasi Sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) Alif Rahmat Khadafy; Hendro Lukman
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i6.32905

Abstract

Tren adopsi sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) di Indonesia terus meningkat pesat, dari 46 perusahaan pada tahun 2017 menjadi 203 perusahaan per Desember 2025. Namun, peningkatan tersebut memunculkan paradoks empiris karena penelitian terdahulu menemukan bahwa implementasi AEO tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi biaya logistik dan dwelling time. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris apakah terdapat perbedaan yang signifikan pada profitabilitas perusahaan, yang diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM), antara periode sebelum dan sesudah perolehan sertifikasi AEO. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain studi peristiwa (event study) terhadap 10 perusahaan publik lintas sektor di Bursa Efek Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel NPM dibandingkan pada jendela tiga tahun sebelum (t-3 s.d. t-1) dan tiga tahun sesudah (t+1 s.d. t+3) sertifikasi menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, dengan analisis pendalaman fundamental pada Rasio Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Inventory Turnover (ITO) selama jendela sebelas tahun (t-5 s.d. t+5). Hasil pengujian menunjukkan nilai z sebesar 0,968 dengan probabilitas 0,3329 (> 0,05), sehingga hipotesis nol diterima dan disimpulkan tidak terdapat perbedaan NPM yang signifikan secara agregat. Pendalaman fundamental mengungkap bahwa dampak AEO bersifat asimetris antar-sektor: berhasil mendorong margin pada sektor kertas dan alat berat, tetapi gagal pada sektor tekstil dan logam akibat tekanan makroekonomi, serta terhambat regulasi lintas sektoral pada farmasi. Temuan ini membuktikan bahwa AEO bukanlah penjamin absolut profitabilitas tanpa ketahanan fundamental emiten.
Analisis Penerimaan Pembayaran Menggunakan QRIS bagi UMKM Michael Tanujaya; Hendro Lukman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.4978

Abstract

Perkembangan teknologi dalam era globalisasi memberikan dampak yang besar bagi perekonomian suatu negara, termasuk di Indonesia. Ini akan berdampak pada seluruh industry terutama golongan SMEs. Perkembangan UMKM di Indonesia memiliki andil yang besar pada perkembangan ekonomi sehingga jika keduanya digabung maka dampaknya akan sangat besar. Metode pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer dengan menyebarkan kuesioner digital. Penelitian ini menganalisa 109 data responden dari UMKM Jabodetabek. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasannya effort expectancy, social influence dan facilitating conditions memiliki pengaruh signifikan sedangkan performance expectancy memiliki pengaruh insignificant. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh pemerintah, perbankan dan pelaku UMKM sebagai basis dalam menentukan keputusan dalam pengadopsian QRIS.
Pengaruh Dewan Direksi Dan Komite Audit Terhadap Internet Finansial Reporting (IFR) Dalam Industri Perbankan Putri Kristherilla; Hendro Lukman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5530

Abstract

Digitalisasi telah mengubah cara bank beroperasi, berinteraksi dengan pelanggan, dan menyediakan layanan keuangan. Penguraian laporan keuangan menggunakan internet ataupun web disebut dengan Internet Financial Reporting (IFR). Industri perbankan memiliki keunikan tersendiri dalam hal pelaporan keuangan. Penelitian ini bersifat deskriptif, dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, serta memakai data sekunder sebagai sumber informasi. Hasil analisis regresi pada variable dewan direksi sebesar 1,236, yang artinya variabel dewan direksi memberikan pengaruh positif terhadap IFR. Hasil akhir penelitian searah dengan teori agensi, dimana menyebutkan bahwa Dewan Direksi yang menjalankan perannya secara efektif mampu mendorong manajemen dalam memaksimalkan akuntabilitas juga transparansi pada pelaporan keuangan. Sedangkan, hasil analisis regresi pada variabel komite audit sebesar 2,997, yang artinya variabel komite audit memberikan pengaruh positif kepada IFR. Ini menggambarkan pengawasan yang ketat dari Komite Audit berpotensi meningkatkan kualitas penyajian informasi keuangan.
The Effects of Firm Size, Leverage, and Accounts Receivable Turnover on Profitability: The Moderating Role of Institutional Ownership in Indonesian Consumer Non-Cyclical Companies Monica Amelia Hidayat; Hendro Lukman
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.456

Abstract

Profitability in the consumer non-cyclicals sector is an important indicator of firms’ operational sustainability and financial performance. This study examines the effects of firm size, leverage, and accounts receivable turnover on profitability, as well as the moderating role of institutional ownership. The study employed a quantitative explanatory design using 240 firm-year observations from consumer non-cyclicals companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2023–2025 period. The sample was selected through purposive sampling, and the data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The findings show that firm size and institutional ownership have significant positive effects on Return on Assets (ROA). In contrast, leverage and accounts receivable turnover have significant negative effects on ROA. The interaction results indicate that institutional ownership significantly strengthens the positive effect of firm size on profitability and mitigates the negative effects of leverage and accounts receivable turnover on profitability. These findings suggest that institutional ownership plays an important monitoring role in improving financial decision-making and working capital efficiency. This study contributes to the corporate governance literature by providing empirical evidence on the role of institutional ownership in shaping the relationship between financial characteristics and profitability in Indonesian consumer non-cyclicals companies.
MEMAHAMI PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERILAKU MENIRU, DAN PENDAPATAN TERHADAP PILIHAN INVESTASI EMAS YANG DIHADAPI INVESTOR DI JABODETABEK Indah Sulistiyowati; Hendro Lukman
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial literacy, herding behavior, dan pendapatan terhadap keputusan investasi emas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuesioner pada media sosial dengan metode convenience dan snowball sehingga mendapatkan 161 responden. Penilitian dianalisis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy tidak berpengaruh signifikan sehingga hipotesis ditolak. Herding behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas sehingga hipotesis diterima. Pendapatan paling dominan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan pemahaman mengenai literasi keuangan, perilaku investasi, dan pengelolaan pendapatan dalam pengambilan keputusan investasi emas bagi penulis serta menjadi referensi dan bahan untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi para akademisi. Selain itu, akademisi diharapkan dapat mengembangkan penelitian tentang keputusan investasi emas dengan menggunakan variabel lain serta metode dan objek penelitain yang berbeda sehingga dapat menghasilkan temuan yang lebih komprehensif. Pemerintah diharapkan dapat andil mengawasi layanan investasi emas yang ditawarkan oleh lembaga keuangan serta mengedukasi masyarakat agar menjadi investor emas yang bijak dan berpengetahuan. Selain itu, investor diharapkan dapat mempertimbangkan kondisi keuangan sebelum mengambil keputusan. Dalam berinvestasi emas perlu mempertimbangkan risiko dan manfaat, serta analisis yang mendalam bukan sekadar mengikuti keputusan investor lain.
EFFECTIVE CASH MANAGEMENT GOVERNANCE: EMPOWERING THE INDONESIAN DIASPORA IN MALAYSIA Hendro Lukman; Verawati Verawati; Sriwati Sriwati; Felicia Aristie
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.54868

Abstract

Kegiatan layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota diaspora Indonesia, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terkait dengan Cabang Fatayat NU Malaysia. Fokusnya adalah menerapkan prinsip-prinsip dasar Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), dimulai dengan Tata Kelola Manajemen Kas untuk keluarga dan bisnis. Banyak UMKM diaspora dengan modal terbatas dan pengetahuan manajemen yang minim sering mencampurkan dana pribadi dan bisnis. Praktik ini mengganggu pengukuran kinerja bisnis yang akurat dan menghambat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah ini, metode implementasi melibatkan konseling dan pelatihan tatap muka dalam format kuliah interaktif, dilengkapi dengan studi kasus. Pelatihan ini dilaksanakan oleh tim FDAPT-DKJ pada tanggal 13 November 2024 di Kuala Lumpur. Materi pelatihan mencakup topik-topik penting seperti dasar-dasar tata kelola, pentingnya membedakan antara dana pribadi dan bisnis, prinsip-prinsip Tata Kelola Manajemen Kas, serta teknik pencatatan kas dasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya disiplin keuangan dan penerapan prinsip-prinsip GCG yang sederhana. Disimpulkan bahwa penerapan Tata Kelola Manajemen Kas berdampak positif pada pengembangan budaya akuntabilitas dan transparansi di kalangan UMKM diaspora. Landasan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja bisnis, meminimalkan konflik internal, dan memudahkan akses ke pendanaan di masa depan.