Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN BONEKA JARI SEBAGAI MEDIA DALAM MENINGKATKAN BAHASA SASAK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MELATI DESA NYURLEMBANG KECAMATAN NARMADA TAHUN 2021 Findy Febrianty Lusiana; M.A. Muazar Habibi; I Made Suwasa Astawa; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.944 KB) | DOI: 10.29303/jmp.v3i1.3610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan bahasa sasak anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada. Jenis penelitian menggunakan PTK dengan 3 tahap pengembangan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi/refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 10 anak berusia 5-6 tahun. Metode yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunaka analisis kualitatif deskriptif. Penelitian ini dapat mengembangkan bahasa sasak anak melalui permainan boneka jari dengan langkah-langkah: (1) Menyiapkan alat yang akan digunakan dalam penerapa boneka jari berupa beberapa boneka aggota keluarga. Pada langkah ini guru dan peneliti menyiapkan alat yang akan digunakan dalam penerapa boneka jari sebelum kegiatan berlangsung (2) Mengatur formasi duduk anak,dimana formasi yang dignakan adalah duduk melingkar agar semua anak bisa melihat boneka jari yang dimainkan (3) Sebelum permainan dimulai peneliti membuat kesepakatan main degan anak, agar ketika kegiata berlagsung anak bisa tertib dan mengikuti kesepakata yang telah dibuat bersama (5) Mengajak anak untuk berdo’a bersama-sama terlebih dahulu (4) Memulai kegiatan dengan melakukan pendekatan dan memperkenalkan alat permaian yang akan diguakan kepada anak dengan membuka wawasan anak terkait dengan alat permainan yang akan dimainkan (6) Peneliti memulai untuk bercerita sesuai dengan tema sambil bercakap-cakap melibatkan anak dalam bercerita dengan boneka jari menggunakan bahasa sasak (7) Setelah cerita selesai peneliti mengajak anak untuk menyanyikan lagu sesuai dengan cerita yang telah di sampaikan (8) Anak menceritakan kembali cerita yang telah disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan boneka jari dalam penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa sasak anak, dapat dilihat pada siklus I mencapai persentase sebesar 34,66%, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 62,49%, serta pada siklus III mengalami peningkatan secara optimal dengan persentase sebesar 82,66%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan boneka jari dapat meningkatkan kemampuan bahasa sasak anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada Tahun 2021.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN SANDPAPER LETTER TERHADAP KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK KELOMPOK A DI PAUD AL-BANNA TAHUN 2022 Baiq Amandha Lucyana Irpan; Baik Nilawati Astini; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v3i3.3613

Abstract

Kemampuan keaksaraan bagi anak kelompok A sangat penting untuk proses membaca dan menulis. Untuk membantu mengoptimalkan kemampuan keaksaraan anak diperlukan media pembelajaran yang sesui dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran sandpaper letter tehadap kemampuan keaksaraan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekperimen one goup pre-test post-test design yaitu dilakukan pengukuran sebelum tindakan dan sesudah tindakan terhadap 6 anak di kelompok A. pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari kelompok A PAUD Al-Banna setelah melakukan enam kali perlakuan hasil penelitian kemampuan keaksaran anak menggunakan media pembelajaran sandpaper letter memiliki nilai pre-test dengan nilai rata-rata yaitu 20,5 dan mengalami peningkatan nilai pada post-test dengan nilai rata-rata yaitu 37,66. Nilai rata-rata total kemampuan keaksaraan anak yaitu, 205.Teknik analisis data menggunakan uji t antara pre-test dan post-test dengan taraf kesalahan 5%. Hasil uji t memperoleh nilai = 2,694, dengan sebesar 2,694 > 2,571 signifikan, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran sandpaper letter terhadap kemampuan keaksaraan anak kelompok A di PAUD Al-Banna tahun 2022. Media pembelajaran sandpaper letter perlu diterapakan oleh pendidik untuk membantu mengoptimalkan perkembangan kemampuan keaksaraan anak. Selain dapat membantu mengoptimalkan kemampuan keaksaraan anak media pembelajaran sandpaper letter dapat menstimulasi perkembangan aspek lainnya. Kata Kunci: Kemampuan Keaksaraan, Sandpaper Letter
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA LISAN DI KELOMPOK A PAUD RINJANI DW UNRAM TAHUN 2022 Nur Afidah; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v3i3.3636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kemampuan bahasa lisan anak di kelompok A PAUD Rinjani DW Unram. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Eksperiment. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak didik PAUD Rinjani DW Unram kelompok A. Sampel penelitian ini di ambil menggunakan tehnik sampling purposive menjadi 16 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perlakuan/treatment serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis uji t berpasangan (parametrik). Berdasarkan hasil pengujian asumsi normalitas dan homogen, pengujian normalitas pada selisih antara pretest dan posttest dengan tingkat signifikasi 0,995 (p > 0.05) data penelitian menyebar secara normal dan telah memenuhi asumsi normalitas. Pengujian homogen dalam penelitian ini menggunakan pengujian Levene Test yang didapatkan nilai statistik uji sebesar 1,596 dengan nilai signifikasi sebesar 0,213 maka kemampuan bahasa lisan anak memenuhi asumsi homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan pengujian Uji Beda T Paired dengan nilai uji t kelas kontrol sebesar 20,115 dan nilai kelas eksperimen sebesar 30,038 dengan nilai signifikasi keduanya sebesar <0,001. Nilai signifikasi bernilai kurang dari taraf nyata 5% menunjukkan bahwa hipotesis awal (H0) ditolak. Maka, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap kemampuan bahasa lisan kelompok A PAUD Rinjani DW Unram tahun 2022.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN MEDIA TANAH LIAT PADA USIA 5-6 TAHUN Irma Suryati; Baik Nilawati Astini; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v3i3.3641

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menstimulasi serta meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia 5-6 tahun di Desa Banyumulek Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan tiga tahap pengembangan. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 2 Kediri Lombok Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah membentuk tanah liat yang mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak sebagai berikut: (a) Pertama-tama guru menyiapkan kertas sebagai alas kemudian membagikan tanah liat kepada anak. (b) Guru menjelaskan aturan main dan memandu langkah-langkah membentuk bersama anak. (c) Kemudian, anak diminta untuk melakukan proses memijat, memegang, meremas, memipihkan, menekan, dan memilin tanah liat. (d) Selanjutnya, anak diminta untuk membuat bentuk bulat, persegi, lonjong, segitiga, dan bentuk benda sesuai dengan keinginan anak berdasarkan tema kegiatan. (e) Selanjutnya, anak diminta untuk menjemur hasil karya anak. (f) Anak dapat mewarnai hasil karya yang sudah dibuat menggunakan cat yang sudah disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pengembangan I dengan persentase sebesar (32,67%) dan terjadi peningkatan sebesar (47,39%), pada tahap pengembangan II dengan persentase sebesar (57,4%) dan terjadi peningkatan sebesar (70,7%), di tahap pengembangan III dengan persentase sebesar (84%) dan terjadi peningkatan sebesar (90,8%). Sehingga, berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media tanah liat yang dilakukan secara benar sesuai dengan langkah-langkah yang seharusnya dilakukan dapat mengembangkan kemampuan motorik halus serta menjadi media pembelajaran yang tepat pada anak didik usia 5-6 tahun di Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Kata Kunci: Tanah Liat, Motorik Halus