Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Rumput Laut di KUB Latoh Jaya, Bulu Jepara Mudiarti, Luky; Prihatmoko, Dias; Budi Wahono, Buang; Wakit, Ahmat; Latifa, Milfa; Abdur Rohman, Farid
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.1149

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut melalui diversifikasi produk olahan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki potensi besar, namun pemanfaatannya masih terbatas pada produk olahan sederhana seperti agar-agar atau bahan mentah untuk ekspor. Melalui program pengabdian ini, masyarakat dilatih berbagai teknik pengolahan rumput laut menjadi produk bernilai ekonomis lebih tinggi, seperti makanan ringan dan kosmetik berbahan dasar alami. dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut..Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan teknis pengolahan rumput laut, pendampingan dalam proses produksi, serta penyuluhan terkait pemasaran produk. Peserta pengabdian, yang merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah pesisir dengan nalma Kelompok Usaha Bersama (KUB) Latoh Jaya di Desa Bulu Kecamatan/Kabupaten Jepara, diberi pemahaman mengenai pentingnya inovasi produk untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi terkait manajemen usaha dan akses ke jaringan pemasaran yang lebih luas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah rumput laut menjadi produk diversifikasi yang bernilai ekonomis lebih tinggi. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peluang usaha dari produk olahan rumput laut. Diharapkan, program ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor kelautan
GROWTH PERFORMANCE OF Orechromis sp TILAPIA FISH FEED WITH DIFFERENT DOSES OF PROBIOTICS Kursistiyanto, Nurcahyo; Mudiarti, Luky; Setiyowati, Desti; Abdurrahman, Farid; Latifa, Milfa
Jurnal Disprotek Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v16i1.7196

Abstract

Probiotics are living microbial agents that can provide benefits to the host by modifying the microbial community or associating with the host, improving the nutritional value and utilization of feed, increasing the host's response to disease, and improving the quality of its threshold environment. This study was conducted to determine the effect of probiotic application in manufactured feed on feed consumption, feed utilization efficiency, growth rate and survival rate of tilapia (Oreochromis, sp). The study used a Completely Randomized Design method with five treatments and four replications. Treatment A is feed without the addition of probiotics; treatment B is feed with the addition of 5 cc/kg of probiotics; treatment C is feed with the addition of 10 cc/kg of probiotics, treatment D is feed with the addition of 15 cc/kg of probiotics and treatment E is feed with the addition of 20 cc/kg of probiotics. The variables observed in this study were feed consumption, feed utilization efficiency, relative growth rate and survival rate of tilapia (Oreochromis, sp). The results of the study showed that the treatment of feeding with the addition of probiotics had a very significant effect (p <0.05). The best treatment was treatment C, namely feed with the addition of 10gr/kg of probiotics. While water quality data and other supporting data were analyzed descriptively. The results showed that the treatment of feed with the addition of 10cc/kg of probiotics showed the best results on feed consumption, feed utilization efficiency and relative growth rate. KINERJA PERTUMBUHAN IKAN NILA YANG DIBERI PAKAN DENGAN PENAMBAHAN DOSIS PROBIOTIK YANG BERBEDAProbiotik merupakan agen mikroba hidup yang mampu memberikan keuntungan bagi inang dengan memodifikasi komunitas mikroba atau berasosiasi dengan inang, memperbaiki nilai nutrisi dan pemanfaatan pakan, meningkatkan respon inang terhadap penyakit,dan memperbaiki kualitas lingkungan ambangnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aplikasi probiotik pada pakan pabrikan terhadap konsumsi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan, laju pertumbuhan dan kelangsungan  hidup/survival rate ikan nila (Oreochromis, sp). Penelitian  menggunakan  metode Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan A adalah pakan  tanpa penambahan probiotik; perlakuan B adalah pakan dengan penambahan probiotik 5 cc/kg pakan; perlakuan C adalah pakan dengan penambahan probiotik 10 cc/kg pakan, perlakuan D adalah pakan dengan penambahan probiotik 15 cc/kg pakan dan perlakuan  E adalah pakan dengan  penambahan  probiotik 20 cc/kg pakan. Peubah yang diamati dalam penelitan ini adalah konsumsi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan,laju pertumbuhan relative dan kelangsungan hidup ikan nila(Oreochromis,sp).Hasil penelitian  menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan dengan penambahan probiotik  berpengaruh sangat nyata (p< 0,05). Perlakuan terbaik adalah perlakuan C yaitu pakan dengan penambahan  probiotik 10gr/kg pakan, sedangkan  data  kualitas air dan data penunjang yang lain dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pakan dengan penambahan probiotik 10cc/kg pakan  menunjukkan hasil yang terbaik terhadap konsumsi pakan ,efisiensi pemanfaatan pakan dan laju pertumbuhan relative.
PKM Kelompok Petambak Udang Dalam Upaya Memantau dan Menjaga Kualitas Tambak di Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara Wahono, Buang Budi; Prihatmoko, Dias; Mudiarti, Luky
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i1.1716

Abstract

Gumuk Mas and Udang Lestari is a group of shrimp farmers in the Kec. Mlonggo Kab. Jepara. in checking water quality still uses traditional methods, namely by seeing the shrimp floating on the surface of the pond. if there is, the shrimp lacks oxygen, is prone to disease and will interfere with its breeding. when approaching the harvest time the shrimp farmers turn on the waterwheel continuously every day so that the shrimp does not lack DO (Dissolved Oxygen), even if the waterwheel continues then it will result in excess DO and wasteful electricity. Therefore we need a solution for checking water quality and waterwheel control. this activity proposes two main activities, namely training and farm management skills well related to monitoring and control of Dissolved Oxygen. this activity so that shrimp farmers can monitor the quality of shrimp pond water at any time. if water quality is lacking or exceeds the limit, prevention activities can be carried out as soon as possible and can increase crop yields and the welfare of shrimp farmers
Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Rumput Laut di KUB Latoh Jaya, Bulu Jepara Mudiarti, Luky; Prihatmoko, Dias; Budi Wahono, Buang; Wakit, Ahmat; Latifa, Milfa; Abdur Rohman, Farid
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.1149

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut melalui diversifikasi produk olahan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir. Rumput laut merupakan komoditas unggulan yang memiliki potensi besar, namun pemanfaatannya masih terbatas pada produk olahan sederhana seperti agar-agar atau bahan mentah untuk ekspor. Melalui program pengabdian ini, masyarakat dilatih berbagai teknik pengolahan rumput laut menjadi produk bernilai ekonomis lebih tinggi, seperti makanan ringan dan kosmetik berbahan dasar alami. dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut..Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan teknis pengolahan rumput laut, pendampingan dalam proses produksi, serta penyuluhan terkait pemasaran produk. Peserta pengabdian, yang merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah pesisir dengan nalma Kelompok Usaha Bersama (KUB) Latoh Jaya di Desa Bulu Kecamatan/Kabupaten Jepara, diberi pemahaman mengenai pentingnya inovasi produk untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi terkait manajemen usaha dan akses ke jaringan pemasaran yang lebih luas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah rumput laut menjadi produk diversifikasi yang bernilai ekonomis lebih tinggi. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peluang usaha dari produk olahan rumput laut. Diharapkan, program ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor kelautan
PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK CANGKANG TELUR DENGAN KEPALA UDANG TINGGI KALSIUM (PENCEGAH OSTEOPOROSIS) PADA KELOMPOK PKK DESA SINGOROJO, MAYONG JEPARA Kursistiyanto, Nurcahyo; Mudiarti, Luky; Setiyowati, Desti; Mustofa, Arif; Rohman, Farid Abdur; Latifa, Milfa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19331

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill kelompok ibu-ibu  di desa Singorojo Jepara dengan mentransformasikan teknologi pengolahan, pengemasan, pemasaran dan manajemen usaha yang menggunakan bahan dasar nasi menjadi produk olahan kerupuk cangkang telur dan kepala udang. Permasalahan rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu desa Singorojo dalam mengolah limbah baik dari cangkang telur maupun kepala udang, sehingga menjadi produk yang bernilai ekonomis. Pelatihan ini di berikan mulai dari cara pengolahaan, pengemasan, pemasaran sampai metode yang akan di terapkan, untuk mencapai tujuan atau target yaitu metode demonstrasi, pelatihan/penyuluhan. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga desa Singorojo telah memahami dan memiliki keterampilan dalam wirausaha, dan mengetahui cara pengelolaan usaha yang lebih terstruktur, adanya produk kerupuk cangkang telur dan kepala udang berbagai rasa pedas dan manis serta memahami bagaimana cara memasarkan produk dengan adanya inovasi kemasan dan penggunaan teknologi. Hasil  evaluasi yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengetahuan peserta terkait pengolahan cangkang telur dan kepala udang ini meningkat dan membuka pikiran peserta untuk memanfaatkan limbah yang ada untuk meningkatkan  pendapatan serta mencegah osteoporosis. Peserta secara aktif menanggapi positif keterampilan dan pengetahuan yang di sampaikan oleh tim pengabdi.                                                                               Kata kunci: cangkang telur; kepala udang; kerupuk; inovasi ABSTRACTThis community service aims to increase the knowledge and skills of the women's group in Singorojo Jepara village by transforming processing, packaging, marketing and business management technology that uses rice as the basic ingredient into processed products such as egg shell crackers and shrimp heads. The problem is the low level of knowledge and skills of Singorojo village women in processing waste from both egg shells and shrimp heads, so that it becomes an economically valuable product. This training is provided starting from processing, packaging, marketing to the methods that will be applied, to achieve goals or targets, namely demonstration methods, training/counseling. The results achieved in this activity are that the group of housewives in Singorojo village understand and have skills in entrepreneurship, and know how to manage a business in a more structured way, there are egg shell crackers and shrimp head products in various spicy and sweet flavors and understand how to market the products in a there is packaging innovation and the use of technology. From the results of the evaluation that has been carried out, it can be seen that the participants' knowledge regarding the processing of egg shells and shrimp heads has increased and opened the participants' minds to utilize existing waste to increase income and prevent osteoporosis. Participants actively responded positively to the skills and knowledge conveyed by the service team. Keywords: egg shells; prawn heads; crackers; innovations
PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA KOPI BOY MELALUI INOVASI PRODUK DAN DIGITAL MARKETING DI JEPARA Saputro, Heru; Prihatmoko, Dias; Mudiarti, Luky; Aulia, Elza Nur; Choirunisa, Vika
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.66008

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) was implemented to empower the youth-managed business group “Kopi Boy” in Demaan Village, Jepara Regency. The partner faced key challenges, including limited product innovation, inefficient manual production processes, and conventional marketing practices without digital support. The objective of this program is to enhance production capacity, strengthen product innovation, and improve the partners’ digital marketing skills to compete in the modern beverage market. The implementation methods include socialization, training on product innovation and financial management, the application of production technology (electric grinder and coffee press), digital marketing assistance through social media, and evaluation of program outcomes. The activities were conducted from February to May 2025 at the Kopi Boy coffee shop, involving 10 business group members, 3 lecturers, and 2 students from Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. The results show a significant improvement in various business aspects. Production capacity increased from 300 to 800 cups per day, the number of coffee variants expanded from one to ten, and monthly turnover rose by 100%. In terms of marketing, the partner successfully developed a new brand identity and optimized social media platforms, as reflected in the growing number of followers on TikTok, Instagram, and Facebook. In conclusion, this PKM program successfully enhanced the business independence, product creativity, and managerial capabilities of KUB Kopi Boy. In addition to providing direct economic benefits, the program also strengthened the role of youth in the digital-based creative economy and has the potential to be replicated for other youth business groups in Jepara Regency.Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (KUB) “Kopi Boy” yang dikelola oleh pemuda di Desa Demaan, Kabupaten Jepara. Mitra menghadapi permasalahan utama berupa keterbatasan inovasi produk, proses produksi manual yang tidak efisien, dan pemasaran yang masih konvensional tanpa dukungan teknologi digital. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas produksi, kemampuan inovasi produk, dan keterampilan digital marketing mitra agar mampu bersaing di pasar minuman kekinian. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan inovasi produk dan manajemen keuangan, penerapan teknologi produksi (grinder listrik dan coffee press), pendampingan pemasaran digital melalui media sosial, serta evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan berlangsung selama Februari–Mei 2025 di kedai Kopi Boy dengan melibatkan 10 anggota mitra, 3 dosen, dan 2 mahasiswa dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada berbagai aspek usaha. Kapasitas produksi meningkat dari 300 menjadi 800 cup per hari, jumlah varian kopi bertambah dari satu menjadi sepuluh, serta omzet bulanan naik sebesar 100%. Dari sisi pemasaran, mitra berhasil membangun identitas merek (branding) baru dan mengoptimalkan media sosial, yang terbukti dari peningkatan jumlah pengikut di TikTok, Instagram, dan Facebook. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kemandirian usaha, kreativitas produk, dan kemampuan manajerial KUB Kopi Boy. Selain memberikan dampak ekonomi langsung bagi mitra, program ini juga memperkuat peran pemuda dalam ekonomi kreatif berbasis digital dan berpotensi untuk direplikasi pada kelompok usaha muda lainnya di Kabupaten Jepara.