Syamsu Nujum
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Ekonomi Kreatif Sub-sektor Fashion di Kota Makassar Umrah Mulyani; Syamsu Nujum; Munawir Nasir
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/fss2mb72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja pada ekonomi kreatif sub-sektor fashion di Kota Makassar, dengan fokus pada variabel modal, tingkat upah, dan teknologi. Permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Kota Makassar menunjukkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dengan kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner kepada 36 pelaku usaha industri fashion. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel modal dan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, sementara variabel tingkat upah tidak berpengaruh signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan modal dan penggunaan teknologi padat karya mampu mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh industri fashion di Kota Makassar. Sementara itu, tingkat upah yang berlaku belum cukup menjadi faktor penentu dalam keputusan perekrutan tenaga kerja. Kesimpulannya, strategi peningkatan modal dan pemanfaatan teknologi yang tetap membutuhkan keterampilan tenaga kerja dapat menjadi langkah efektif dalam memperluas lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif, khususnya sub-sektor fashion. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Pengaruh Pop-Up Store dan Brand Experience Terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan (Seongsu, Seoul, Korea Selatan) Noor Asyraq; Syamsu Nujum; Etik Prihatin
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 4 (2025): October-December (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/93d8f295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pop-Up Store dan Brand Experience terhadap Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan dari 105 mahasiswa Indonesia (awardee IISMA 2024) yang pernah mengunjungi Pop-Up Store di Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pop-Up Store dan Brand Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Selain itu, Brand Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan, sedangkan pengaruh Pop-Up Store terhadap Loyalitas Pelanggan bersifat positif namun tidak signifikan. Pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa Pop-Up Store maupun Brand Experience memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi pemasaran berbasis pengalaman (experiential marketing) lebih efektif dalam membentuk loyalitas pelanggan melalui penciptaan pengalaman merek yang kuat dibandingkan hanya melalui keberadaan format ritel sementara seperti Pop-Up Store.
Ketika Pendidikan dan PDRB Gagal Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Bukti Empiris dari Provinsi Sulawesi Selatan Hukma Ratu Purnama; Syamsu Nujum; Fadhila Ratu Pratiwi; Azhar Ramitang Rambe; Novianti Novianti
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2296

Abstract

Secara teoritis, peningkatan tingkat pendidikan dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dipandang sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, bukti empiris di berbagai wilayah berkembang menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak selalu berjalan linier. Studi ini menguji ketegangan antara asumsi teoretis tersebut dan realitas empiris dengan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan PDRB terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2019–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui regresi linier berganda dan data sekunder Badan Pusat Statistik, penelitian ini menemukan anomali empiris: baik tingkat pendidikan maupun PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi yang rendah menunjukkan bahwa variasi pertumbuhan ekonomi daerah lebih banyak ditentukan oleh faktor struktural di luar kedua variabel tersebut. Temuan ini menantang validitas asumsi human capital–led growth dan output-driven growth dalam konteks ekonomi regional Sulawesi Selatan, serta mengindikasikan adanya disconnect antara akumulasi pendidikan, ekspansi output regional, dan kapasitas produktif ekonomi. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengungkapan anomali empiris yang memperkaya literatur pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus menegaskan perlunya pergeseran fokus kebijakan dari sekadar peningkatan kuantitas pendidikan dan PDRB menuju transformasi struktur ekonomi, relevansi kompetensi tenaga kerja, dan kualitas proses penciptaan nilai ekonomi.