Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS MAKNA DENOTASI DAN KONOTASI LIRIK LAGU “GAJAH” KARYA MUHAMMAD TULUS Hikma Tansilo
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2022): BASTRANDO
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.082 KB)

Abstract

Berawal dari kegemaran penulis dalam mendengarkan sebuah lagu yang beraliran pop-jazz membuat penulis jadi penasaran dengan kandungan makna yang terdapat dalam lirik lagu, khusunya lirik lagu yang dibuat oleh Muhammad Tulus, hasil karya yang dibuat oleh Tulus sangatlah berkesan karena hampir setiap lagu ataupun karya yang dihasilkan begitu menarik untuk didengar dan dinikmati, kata-kata yang diciptakan lewat lirik lagunya begitu menyentuh, hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk mendalami lebih jauh kandungan makna dari setiap lirik lagunya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotasi dan konotasi yang terdapat dalam lirik lagu “Gajah” karya Muhammad Tulus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu lirik lagu Gajah karya Muhammad Tulus dalam album Gajah. Adapun teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik observasi dan mendengarkan secara langsung lagu Muhammad Tulus melalui Yutube. Data yang sudah terkumpul nantinya langsung dimasukan dalam tabel yang sdh dibuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotasi dalam lirik lagu Gajah karya Muhammad Tulus lebih dominan dibandingkan dengan makna denotasi hal ini dikarenakan dalam sebuah karya, lirik lagu selalu mengedepankan keindahan lirik dan kandungan makna didalamnya.
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM NOVEL “DILAN 1990” KARYA PIDI BAIQ Hikma Tansilo Tansilo
Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : STKIPM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56335/jppn.v5i1.138

Abstract

Semiotika merupakan ilmu yang mempelajari tentang Tanda ataupun simbol, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya unsur semiotika yang digunakan oleh peneliti di dalam hasil karya sastranya. Adapun Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana semiotika yang terkandung dalam novel Dilan:1990 karya Pidi Baiq?. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan semiotika dalam novel Dilan: 1990 karya Pidi Baiq. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Adapun Pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan semiotika. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Sumber data penelitian ini yaitu Novel Dilan:1990 Karya Pidi Baiq. Hasil penelitian ini yaitu Ikon yang terdapat dalam novel Dilan:1990 karya Pidi Baiq setelah dianalisis menurut peneliti terdapat 5 ikon yang merupakan ikon dari gambar dan juga foto, 8 indeks yang merupakan tingkah laku maupun sifat-sifatnya, dan 9 simbol yang merupakan tingkah laku manusia juga merupakan indeks sifat-sifatnya.
Pelatihan Pembuatan Video Sebagai Media Pembelajaran Menggunakan Kinemaster Andini Septama Sari; Fadilaturrahmah Fadilaturrahmah; Umi Kalsum; Yuliana Yuliana; Pepes Redi Juliansa; Yuyun Setiawan Putra; Hikma Tansilo
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.646 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2559

Abstract

Video sebagai media pembelajaran merrupakan salah satu hal terpenting dalam proses belajar mengajaruntuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran. Video dapat memberikan gambaran realia untuk menunjangauditori dan visual peserta didik. Salah satu aplikasi yang dapat dipakai untuk membuat video dengan cukupmudah adalah kinemaster. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatanvideo sebagai media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Kinemaster. Metode yang digunakandalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pelaksanaan pelatihan pembuatan video sebagai media pembelajarandengan menggunakan aplikasi Kinemaster. Keberlanjutan setelah program ini selesai sepenuhnyadikembalikan kepada para guru yang terlibat sebagai mitra kegiatan ini untuk mengimplementasikannyakedalam pembelajaran di kelas. Terdapat peningkatan kemampuan para guru dalam menggunakan teknologidan informasi dalam kesehariannya untuk mengajar. Hal ini bisa dibuktikan dengan praktik membuat videopembelajaran secara berkelompok dan individu menggunakan aplikasi kinemaster setelah pemaparan materi.Para peserta sangat terlihat antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Hal ini disebabkan karena aplikasi ini barumereka gunakan untuk pembuatan video pembelajaran. 76% mereka beranggapan puas terhadap kegiatan ini.Peserta mengharapkan ada kegiatan pelatihan kembali.
Tindak Tutur Ilokusi Direktif dan Ekspresif dalam Film Preman Bange Episode 1-29 di Youtube Pagaralam Channel Indriyani, Bertha; Nopriani, Henny; Tansilo, Hikma
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/bastrando.v4i1.2641

Abstract

The formulation of the problem in this study is How is the directive and expressive illocutionary speech acts in the film Preman Bange episode 1-29 on youtube Pagaralam channel? The purpose of this study is to describe the directive and expressive illocutionary speech acts in the film Preman Bange episode 1-29 on youtube Pagaralam channel. This research method uses descriptive method, based on the results of the study obtained four directive speech acts namely commanding, requesting and advising speech acts, and recommending sema with directive speech acts, while expressive speech acts found three speech acts namely saying thank you, apologizing and criticizing. From the movie Preman Bange episode 1-29, 110 directive and expressive speech acts were obtained, including 77 directive speech acts and 33 expressive speech acts, the directive speech act of commanding obtained 72 utterances, the directive speech act of asking obtained 3 utterances, and the speech act of advising obtained 7 utterances, while the expressive speech act of thanking obtained 15 utterances, the speech act of apologizing there were 8 utterances, and the expressive speech act of criticizing obtained 3 utterances.
NILAI ESTETIKA DALAM NOVEL 3726 MDPL KARYA NURWINA SARI Elpi Eksinta Murnika; Hikma Tansilo; Arni Wijaya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian yaitu “Bagaimanakah nilai estetika dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai estetika dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Data dalam penelitian ini adalah nilai estetika yang terdapat dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pendekatan penelitian ini adalah nilai estetika pertentangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dengan cermat dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil pembahasannya terdapat 11 komponen nilai estetika yaitu : (1) Nilai estetika kecocokan, (2) Nilai estetika kesesuaian, (3) Nilai estetika keselarasan, (4) Nilai estetika kepatutan, (5) Nilai estetika kepantasan, (6) Nilai estetika kesopanan, (7) Nilai estetika keanehan, (8) Nilai estetika kelainan, (9) Nilai estetika kebaruan, (10) Nilai estetika keberontakan, (11) Nilai estetika kemenyimpangan.
Analisis Wacana Kritis Berita Utama di Surat Kabar "Pagar Alam Pos" Edisi November 2024 Jesi Marsela; Henny Nopriani; Hikma Tansilo
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the critical discourse of the headlines in the November 2024 Edition of the “Pagar Alam Pos” newspaper. The data in this study are the critical discourse contained in the text of the letter in the November 2024 Edition of “Pagar Alam Pos”. The method used in this study is a qualitative method. Based on the November 2024 edition using the Critical Discourse Analysis approach of Teun A. Van Dijk's model, it can be concluded that local media plays an important role in shaping public discourse through the use of structured, systematic, and ideological language. This analysis involves three main dimensions, namely the text dimension (macrostructure, superstructure, and microstructure), the context dimension, and the social cognition dimension, which in total includes 97 analytical elements.
Artificial Intelligence Writing Assistants as Reflective Partners: A Quasi-Experimental Study in a Non-English Academic Context Hikma Tansilo; Yuyun Setiawan Putra; Andini Septama Sari; Tommy Hastomo
Humanitatis : Journal of Language and Literature Vol. 12 No. 2 (2026): Humanitatis: Journal of Language and Literature: In-Press
Publisher : LPPM Universitas Bumigora Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/humanitatis.v12i2.5836

Abstract

Argumentative writing is an essential academic skill in higher education; however, students in non-English academic contexts frequently encounter difficulties in developing coherent arguments, organizing ideas logically, and integrating supporting evidence effectively. This study aimed to investigate the effectiveness of Artificial Intelligence Writing Assistants (AIWAs), particularly ChatGPT, in improving Indonesian undergraduate students’ argumentative writing performance. This study employed a mixed-methods approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design. Forty fourth-semester undergraduate students were divided equally into an experimental group receiving AI-assisted feedback through ChatGPT and a control group receiving conventional teacher and peer feedback. Quantitative data were collected through argumentative writing tests and analyzed using paired-samples t-tests, independent-samples t-tests, and gain score analysis. Qualitative data were obtained through classroom observations and semi-structured interviews to provide complementary insights into students’ learning experiences. The results revealed that both groups improved after the intervention; however, the experimental group achieved significantly higher posttest scores (M = 82.70) than the control group (M = 76.90), with a statistically significant difference (p = .005). Qualitative findings further indicated that AIWAs facilitated iterative revision, strengthened coherence and argumentative organization, and enhanced students’ confidence in writing. The findings suggest that AIWAs can serve as effective reflective partners in argumentative writing instruction and offer considerable pedagogical potential to support academic literacy development and digital transformation in higher education, particularly in non-English academic contexts.
Analisis Nilai Moral dan Motivasi dalam Novel Untukmu Anak Bungsu Karya Hidya Hanin Emilza Emilza; Irma Sendy Aristya; Hikma Tansilo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/8d49en76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dan motivasi dalam novel Untukmu Anak Bungsu karya Hidya Hanin. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan sebagai metode pengumpulan data. Data berupa kutipan atau kalimat yang terdapat dalam novel tersebut. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, analisis, deskripsi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menemukan tiga jenis nilai moral dan dua jenis motivasi. Nilai moral mencakup: (1) hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 9 data (7,63%); (2) hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 40 data (33,90%); dan (3) hubungan manusia dengan sesama manusia sebanyak 32 data (27,12%). Aspek hubungan manusia dengan alam semesta tidak ditemukan dalam novel ini. Motivasi intrinsik ditemukan sebanyak 33 data (27,97%) dan motivasi ekstrinsik sebanyak 4 data (3,39%), dengan total keseluruhan 118 data. Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri merupakan aspek yang paling dominan, yang mencerminkan penggambaran mendalam atas pergulatan batin tokoh utama sebagai anak bungsu dalam keluarga.
Analisis Wacana Kritis Berita Utama di Surat Kabar "Pagar Alam Pos" Edisi November 2024 Jesi Marsela; Henny Nopriani; Hikma Tansilo
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the critical discourse of the headlines in the November 2024 Edition of the “Pagar Alam Pos” newspaper. The data in this study are the critical discourse contained in the text of the letter in the November 2024 Edition of “Pagar Alam Pos”. The method used in this study is a qualitative method. Based on the November 2024 edition using the Critical Discourse Analysis approach of Teun A. Van Dijk's model, it can be concluded that local media plays an important role in shaping public discourse through the use of structured, systematic, and ideological language. This analysis involves three main dimensions, namely the text dimension (macrostructure, superstructure, and microstructure), the context dimension, and the social cognition dimension, which in total includes 97 analytical elements.
Efficacy of AI-based Text-to-Speech in Indonesian pronunciation training for foreign speakers (BIPA): A mixed-method analysis Yuyun Setiawan Putra; Hikma Tansilo; Tommy Hastomo; Andini Septama Sari; Mark Gabriel Wagan Aguilar
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 5 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jemin.v5i2.12403

Abstract

This study investigated the efficacy of Artificial Intelligence (AI)-based Text-to-Speech (TTS) technology in Indonesian pronunciation training for Foreign Speakers (BIPA), addressing a notable research gap concerning its specific effectiveness and learner perceptions. Employing a mixed-method quasi-experimental design with experimental (n=20) and control (n=20) groups, the research utilized pronunciation tests, perception questionnaires, and interviews. Based on the paired sample t-test, findings showed that AI TTS was significantly more effective than conventional methods in improving BIPA learners’ pronunciation in accuracy, fluency, and intelligibility. This efficacy is attributed to AI's capacity for immediate, personalized feedback and objective analysis. The qualitative data analysis revealed that learners reported overwhelmingly positive perceptions regarding AI TTS's effectiveness, engagement, and confidence-boosting impact, appreciating its non-judgmental and accessible nature. However, limitations emerged concerning voice naturalness, intonation accuracy, and the interpretation of contextual nuances. Concerns were also raised about potential over-reliance on AI, technical reliability, and data privacy. These findings strongly advocate for a blended learning approach in BIPA pronunciation instruction, strategically leveraging AI's strengths while preserving the essential value of human teaching for higher-order linguistic and cultural competence. The study contributes to applied linguistics by providing empirical insights into AI applications in second language acquisition beyond English contexts and offers practical guidance for developing adaptive, user-centered BIPA curricula and fostering responsible AI integration.