Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Evaluasi Penanganan Jalan Berdasarkan Penilaian Struktural Studi Kasus: Ruas Betung Sekayu – Batas Kota Sekayu Setiawan, Ari; Kadarsa, Edi; Agustien, Melawaty
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59874

Abstract

Preservasi jalan merupakan kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal dalam melayani lalu lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Kegiatan preservasi jalan terdiri dari pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan dan bangunan pelengkap jalan. Dalam penelitian ini akan menganalisis kondisi penanganan jalan berdasarkan nilai struktural perkerasan pada ruas Betung – Batas Kota Sekayu. Evaluasi struktural dilakukan berdasarkan nilai lendutan dari pengukuran alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Penentuan penanganan jalan berdasarkan structural dilakukan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 yaitu Metode AASHTO diperoleh dari perbandingan nilai Structural Number Effective (SNeff) dengan nilai Structural Number Futurer (SNf) untuk memperoleh nilai tebal lapisan tambah pada struktur perkerasan. Dengan mengamati hasil yang diperoleh berdasarkan long segment dan non long segment, maka didapatkan hasil analisis secara longsegmen akan mehasilkan penanganan rutin, minor, mayor, dan rekontruksi. Sedangkan secara non long segment menghasilkan penanganan jalan minor.
Analysis of Road Damage and Its Improvement on The South Ring Road of Jambi City Laksana, Tendy Laksana; Agustien, Melawaty; Kadarsa, Edi
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 2 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i2.5675

Abstract

Analysis of Road Damage and Improvement on the South Ring Road and West Ring Road of Jambi City. Road damage is an event that causes a road pavement to become inconsistent with its original shape. This study, in addition to assessing road conditions in Jambi Province, primarily analyzes the differences between the PCI Method, the Bina Marga Method, and the Asphalt Institute Method. The three methods will be compared by how they are used to determine the condition of the road pavement for the same road section. Then, the calculation process and results will be analyzed to determine which method is easier in conducting surveys and calculations, while other methods are relatively more difficult when applied to the research location. Based on the analysis results on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City using the Bina Marga Method, the PCI (Pavement Condition Index) Method, and the Asphalt Institute Method have relatively similar assessments in terms of handling. For handling road damage on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City, the PCI (Pavement Condition Index) Method and the Asphalt Institute Method are used in their handling. Kerusakan jalan merupakan kejadian yang mengakibatkan suatu perkerasan jalan menjadi tidak sesuai dengan bentuk perkerasan aslinya. Penelitian ini selain menilai kondisi jalan di Provinsi Jambi, utamanya adalah untuk menganalisis perbedaan dari Metode PCI, Metode Bina Marga, Metode Asphalt Institute. Ketiga metode akan dibandingkan dengan cara dipergunakan untuk menentukan kondisi perkerasan jalan untuk ruas jalan yang sama. Kemudian akan dianalisis proses perhitungan dan hasil sehingga metode apa yang lebih mudah dalam pelaksanaan survei dan perhitungan, sementara metode lain relatif lebih sulit jika diterapkan pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode Bina Marga, Metode PCI (Pavement Condition Index), Metode Asphalt Institute memiliki penilaian yang relatif hampir sama dalam penanganan. Untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Metode Asphalt Institute dalam penanganannya.
Penentuan Kadar Optimum Aspal pada Campuran Beraspal Panas AC-WC yang Menggunakan Karet Alam sebagai Bahan Substitusi Aspal dengan Pendekatan Laboratorium: Determination of Optimum Asphalt Content in Hot Asphalt Mix AC-WC Using Natural Rubber as Asphalt Substitute Material with Laboratory Approach Olivia, Novie; Arliansyah, Joni; Kadarsa, Edi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v8i2.52697

Abstract

Abstract Road pavement is a part of the road that is hardened to withstand the load of passing vehicles. Good material planning and mixture type must be able to make the pavement resistant to damage. Previous studies for polymer asphalt, one of which modified the asphalt to increase the strength of the mixture to be more resistant to damage and have good results for asphalt mixtures. In this study for concentrated latex, prevulcanized latex and solid natural rubber powder each with a content of 7% of the weight of the asphalt as a substitute for the asphalt concrete wearing course (AC-WC) mixture gradation. Marshall testing was carried out on a range of asphalt content between 5% and 7 % to obtain the optimum asphalt content. The properties of asphalt modified with natural rubber as a substitute for asphalt affect penetration, softening point, flash point, specific gravity, ductility. And give effect to the marshall parameter values VMA, VIM, VFA, stability, and flow. The mixture with the highest marshall stability value is the simple using of the Optimum Asphalt Content (OAC). It was found that the mixture using concentrated latex had an OAC value of 6,9%, prevulcanized latex had an OAC value of 5,8% and solid natural rubber powder had an OAC value of 6,65%. Keywords: Concentrated Latex, Prevulcanized Latex, Solid Natural Rubber Powder, AC-WC. Abstrak Perkerasan jalan merupakan bagian jalan yang diperkeras untuk menahan beban kendaraan yang lewat. Perencanaan material dan jenis campuran yang baik harus mampu menjadikan perkerasan yang tahan terhadap kerusakan. Studi terdahulu untuk aspal polimer salah satu memodifikasi aspal untuk meningkatkan kekuatan campuran agar lebih tahan terhadap kerusakan serta memiliki hasil yang baik terhadap campuran beraspal . Pada penelitian ini untuk lateks pekat, lateks pravulkanisasi dan serbuk karet alam padat masing-masing kadar 7% terhadap berat aspal sebagai substitusi digradasi campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC). Pengujian marshall dilakukan pada rentang kadar aspal antara 5% sampai dengan 7% untuk memperoleh kadar aspal optimum. Sifat aspal yang dimodifikasi dengan karet alam sebagai pengganti aspal mempengaruhi penetrasi, titik lembek, titik nyala, berat jenis, daktilitas. Serta memberikan pengaruh pada nilai parameter marshall VMA, VIM, VFA, stabilitas, dan flow. Campuran dengan nilai stabilitas Marshall tertinggi adalah sampel yang menggunakan Kadar Aspal Optimum (KAO) diperoleh bahwa campuran yang menggunakan lateks pekat memiliki nilai KAO sebesar 6,9%, Lateks pravulkanisasi memiliki nilai KAO 5,8%.dan serbuk karet alam padat memiliki nilai KAO sebesar 6,65%. Kata kunci: Lateks Pekat, Lateks Pravulkanisasi, Serbuk Karet Alam Padat, AC-WC.
Analisis Spasial Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Blackspot) Di Kabupaten Banyuasin Menggunakan Kernel Density Amaliasari, Fitri; Buchari, Erika; Kadarsa, Edi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.63456

Abstract

The increase in population and mobility in Banyuasin Regency has a direct impact on traffic safety risks. Throughout 2023, 162 traffic accidents were recorded, exhibiting a fluctuating pattern. This study aims to identify and map the spatial distribution of accident-prone points (black spots) and measure the validity of the vulnerability model. The method employed is Geographic Information System (GIS)-based Kernel Density Estimation (KDE), utilizing 2023 incident data as the training set and January 2024 data for validation. The analysis integrates parameters of victim fatality, time of occurrence, and vehicle type. The results indicate the formation of a "Very High" risk zone covering 75.67 km² (0.60% of the total area), concentrated along the East Trans-Sumatra Road (Palembang–Jambi) at KM 24.5–32.5 in Sembawa District and KM 63–77 in Betung District. Model validation demonstrated an accuracy rate of 90.91%. The reliability of the model was confirmed through statistical tests, where the Binomial Test yielded a p-value of 0.0002 < α = 0.05, and the Chi-Square Test showed a calculated value χ² of 25.74 (greater than the table value of 9.488). These results prove that the distribution of accidents is significantly concentrated in the predicted high-risk zones and is not randomly distributed. This study validates the effectiveness of the KDE method as a strategic tool for prioritizing road safety infrastructure improvements in Banyuasin Regency.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemeliharaan Jalan Berbasis Web Pada Jalan Kabupaten Studi Kasus Jalan Kabupaten Ogan Ilir Febriyadi, Febriyadi; Agustine, Melawati; Kadarsa, Edi
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 1 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i1.4593

Abstract

Pemeliharaan jalan yang dilakukan oleh Penyelenggara lalan khususnya pada jalan Kabupaten Ogan Ilir wajib memenuhi ketentuan yang telah diamanatkan pada PERMEN PU no.13, sehingga Dinas PUBM Ogan Ilir wajib memiliki suatu sistem infromasi pemeliharaan jalan dan rencana pemeliharaan jalan.Pada tahun 2020 Tingkat kemantapan jalan pada jalan Kabupaten Ogan Ilir adalah 55% dan masih dibawah target SPM jalan kabupaten yaitu 60%. Untuk meningkatkan nilai kemantapan jalan dan menentukan rencana prioritas pemeliharaan jalan maka perlu dibuat suatu sistem informasi yang dapat selalu up to date dan mudah untuk diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis Penerapan sistem informasi pemeliharaan jalan di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Beberapa metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey nilai IRI dengan menggunakan aplikasi android Roadbump Pro dan metode analisis deskriftif dalam melakukan pengelolaan data. Melakukan pemetaan dan digitasi dengan mengunakan GIS dan melakukan penyusunan sistem Informasi Pemeliharan jalan berbasis WEB dengan Bahasa  pemrograman HTML, CSS dan java script. Hasil penelitian sistem informasi didapatkan nilai kematapan jalan kabuaten Ogan Ilir pada tahun 2021 yaitu 56% masih dibawah SPM minimum jalan yaitu 60%. Peta jaringan jalan yang memiliki nilai kemantapan jalan dengan QGIS dan prioritas pemeliharaan jalan berdasarkan nilai kemantapan jalan. WEB sistem informasi pemeliharaan jalan yang berisi database Profil Ogan Ilir, data inventaris jalan Kabupaten Ogan Ilir, Peta jaringan jalan yang memiliki nilai kemantapan jalan dan Prioritas pemeliharaan jalan. Manfaat penelitian ini  menjadi tolak ukur dan pertimbangan instasi pengelola pemeliharaan jaringan Kabupaten Ogan Ilir dan dinas terkait lainnya dalam meningkatkan nilai kemantapan jalan dan menentukan prioritas pemeliharaan jalan pada jalan Kabupaten Ogan Ilir.
Service Quality Analysis of Palembang’s Musi Emas LRT Feeder Following Corridor and Route Expansion: A SERVQUAL Approach Agustien, Melawaty; Kadarsa, Edi; Pratama, Ade
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 16 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55511/jpsttd.v16i2.771

Abstract

Rata-rata load factor tahunan yang melampaui 70% pada koridor 1, 3, 6, dan 8 selama tahun 2023–2025 mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap sistem transportasi yang terintegrasi dengan LRT. Perpanjangan rute telah diimplementasikan, meliputi 3 km pada koridor 1, 465 meter pada koridor 3, dan 1,03 km pada koridor 6. Meskipun perluasan ini meningkatkan jangkauan, hal tersebut juga menyebabkan waktu tempuh yang lebih lama bagi pengguna dan peningkatan biaya operasional bagi penyedia layanan. Jika operasional terus bergantung pada subsidi, keberlanjutan jangka panjang dapat terancam kecuali load factor tetap konsisten tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan pengguna feeder Musi Emas pasca penambahan koridor baru pada tahun 2025 menggunakan metode Servqual PZB. Analisis ini membandingkan harapan dan persepsi pengguna untuk mengidentifikasi kesenjangan (gap) layanan dan menentukan prioritas perbaikan. Penelitian ini melibatkan 400 responden dari koridor 1, 3, 6, dan 8. Temuan menunjukkan beberapa atribut layanan yang memerlukan perbaikan, meliputi jam operasional yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, waktu tunggu di bawah 10 menit, kesesuaian rute, jarak halte dengan area tempat tinggal, ketersediaan pendingin ruangan (AC), fasilitas kebersihan, serta rambu perhentian feeder yang jelas dan terawat dengan baik.