Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Metode Penanganan MUD Pumping Pada Jalan Rel Wilayah UPT Resor Jalan Rel III.3 Payakabung Sugita, Ageng Trisno; Sutejo, Yulindasari; Kadarsa, Edi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.738 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11684

Abstract

Mud pumping adalah salah satu alasan penurunan efisiensi kereta api. Berkurangnya fungsi lapisan balas sebagai filter tanah dasar dapat menyebabkan proses pemompaan lumpur jika air tidak dialirkan dengan baik sehingga menyebabkan ketidakstabilan struktur rel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode perawatan yang efektif untuk menangani jalan rel kereta api lokal yang terindikasi mud pumping, yaitu melalui pemasangan geotekstil woven dan penggantian material sub balas. Pengamatan dilakukan di UPT Resor Jalan Rel III.3 Payakabung pada km 371.000/100 hilir dan km 375.400/500 hulu. Berdasarkan klasifikasi tanah, tanah di dua tempat tersebut tergolong pasir bergradasi buruk/SP. Substrat di lokasi A memiliki Gs = 1,82 kg/cm3, ϕ = 12,71° dan Phi = 0,29 kg/cm2, sedangkan di lokasi B memiliki Gs = 2,33 kg/cm3, ϕ = 17, 43° dan Phi = 0,5 kg/ cm2. Hasil uji lapisan balas menunjukkan batu berukuran 25-60 mm sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 Tahun 2012 tentang persyaratan teknis jalur kereta api, dengan berat jenis 2.688 gr/cm3. Berdasarkan klasifikasi tanah, tanah di dua tempat tersebut tergolong pasir bergradasi buruk/SP. Pemasangan geotekstil dan penggantian sebagian balas meningkatkan nilai safety factor. Hasil yang diperoleh dari analisis Slope/W adalah ketebalan bagian lapisan balas optimal yang memenuhi persyaratan safety factor adalah 15 cm. Hasil implementasi lapangan menunjukkan bahwa penggantian sub balas dan pemasangan geotekstil woven dapat mengembalikan fungsi penyaringan dan drainase struktur bawah jalan rel, sehingga untuk mengatasi kerusakan akibat mud pumping pada jalan rel metode ini memiliki kinerja yang efektif.
Analisis Efektifitas Survei Kondisi Jalan dengan Menggunakan Metode Survei Manual dan Aplikasi Roadbump Pro Pikal, Elias; Kadarsa, Edi; Rhaptyalyani, Rhaptyalyani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.14986

Abstract

Jalan memiliki peran sentral dalam perhubungan dan pembangunan daerah serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Musi Banyuasin nilai kemantapan jalan rendah yaitu 58,01% atau masih di bawah standar pelayanan minimum jalan kabupaten. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi penduduk menjadi terhambat. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan kebutuhan transportasi di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan pentingnya prasarana jalan yang lancar dan aman. Metode pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif (Survei) langsung kondisi jalan secara manual dan apliaksi Roadbump Pro. Penelitian ini mengusulkan penggunaan aplikasi Roadbump Pro untuk mengoptimalkan survei kondisi jalan. Data dianalisis untuk mengevaluasi metode survei manual dan Roadbump Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Roadbump Pro lebih efektif dan efisien untuk melakukan survei kondisi jalan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan untuk 1 Km panjang jalan, biaya pelaksanaan aplikasi Roadbump Pro lebih murah Rp. 24.166,67. Waktu yang diperlukan lebih cepat 71 menit dan tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit. Survei dengan aplikasi Roadbump Pro membutuhkan 2 orang surveyor dan survei manual minimal memerlukan 3 orang. Abstrak terdiri dari latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan maksimal 250 kata
Evaluasi Penanganan Jalan Berdasarkan Penilaian Struktural Studi Kasus: Ruas Betung Sekayu – Batas Kota Sekayu Setiawan, Ari; Kadarsa, Edi; Agustien, Melawaty
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59874

Abstract

Preservasi jalan merupakan kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal dalam melayani lalu lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Kegiatan preservasi jalan terdiri dari pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan dan bangunan pelengkap jalan. Dalam penelitian ini akan menganalisis kondisi penanganan jalan berdasarkan nilai struktural perkerasan pada ruas Betung – Batas Kota Sekayu. Evaluasi struktural dilakukan berdasarkan nilai lendutan dari pengukuran alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Penentuan penanganan jalan berdasarkan structural dilakukan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 yaitu Metode AASHTO diperoleh dari perbandingan nilai Structural Number Effective (SNeff) dengan nilai Structural Number Futurer (SNf) untuk memperoleh nilai tebal lapisan tambah pada struktur perkerasan. Dengan mengamati hasil yang diperoleh berdasarkan long segment dan non long segment, maka didapatkan hasil analisis secara longsegmen akan mehasilkan penanganan rutin, minor, mayor, dan rekontruksi. Sedangkan secara non long segment menghasilkan penanganan jalan minor.
Analysis of Road Damage and Its Improvement on The South Ring Road of Jambi City Laksana, Tendy Laksana; Agustien, Melawaty; Kadarsa, Edi
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 2 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i2.5675

Abstract

Analysis of Road Damage and Improvement on the South Ring Road and West Ring Road of Jambi City. Road damage is an event that causes a road pavement to become inconsistent with its original shape. This study, in addition to assessing road conditions in Jambi Province, primarily analyzes the differences between the PCI Method, the Bina Marga Method, and the Asphalt Institute Method. The three methods will be compared by how they are used to determine the condition of the road pavement for the same road section. Then, the calculation process and results will be analyzed to determine which method is easier in conducting surveys and calculations, while other methods are relatively more difficult when applied to the research location. Based on the analysis results on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City using the Bina Marga Method, the PCI (Pavement Condition Index) Method, and the Asphalt Institute Method have relatively similar assessments in terms of handling. For handling road damage on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City, the PCI (Pavement Condition Index) Method and the Asphalt Institute Method are used in their handling. Kerusakan jalan merupakan kejadian yang mengakibatkan suatu perkerasan jalan menjadi tidak sesuai dengan bentuk perkerasan aslinya. Penelitian ini selain menilai kondisi jalan di Provinsi Jambi, utamanya adalah untuk menganalisis perbedaan dari Metode PCI, Metode Bina Marga, Metode Asphalt Institute. Ketiga metode akan dibandingkan dengan cara dipergunakan untuk menentukan kondisi perkerasan jalan untuk ruas jalan yang sama. Kemudian akan dianalisis proses perhitungan dan hasil sehingga metode apa yang lebih mudah dalam pelaksanaan survei dan perhitungan, sementara metode lain relatif lebih sulit jika diterapkan pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode Bina Marga, Metode PCI (Pavement Condition Index), Metode Asphalt Institute memiliki penilaian yang relatif hampir sama dalam penanganan. Untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Metode Asphalt Institute dalam penanganannya.
Penentuan Kadar Optimum Aspal pada Campuran Beraspal Panas AC-WC yang Menggunakan Karet Alam sebagai Bahan Substitusi Aspal dengan Pendekatan Laboratorium: Determination of Optimum Asphalt Content in Hot Asphalt Mix AC-WC Using Natural Rubber as Asphalt Substitute Material with Laboratory Approach Olivia, Novie; Arliansyah, Joni; Kadarsa, Edi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v8i2.52697

Abstract

Abstract Road pavement is a part of the road that is hardened to withstand the load of passing vehicles. Good material planning and mixture type must be able to make the pavement resistant to damage. Previous studies for polymer asphalt, one of which modified the asphalt to increase the strength of the mixture to be more resistant to damage and have good results for asphalt mixtures. In this study for concentrated latex, prevulcanized latex and solid natural rubber powder each with a content of 7% of the weight of the asphalt as a substitute for the asphalt concrete wearing course (AC-WC) mixture gradation. Marshall testing was carried out on a range of asphalt content between 5% and 7 % to obtain the optimum asphalt content. The properties of asphalt modified with natural rubber as a substitute for asphalt affect penetration, softening point, flash point, specific gravity, ductility. And give effect to the marshall parameter values VMA, VIM, VFA, stability, and flow. The mixture with the highest marshall stability value is the simple using of the Optimum Asphalt Content (OAC). It was found that the mixture using concentrated latex had an OAC value of 6,9%, prevulcanized latex had an OAC value of 5,8% and solid natural rubber powder had an OAC value of 6,65%. Keywords: Concentrated Latex, Prevulcanized Latex, Solid Natural Rubber Powder, AC-WC. Abstrak Perkerasan jalan merupakan bagian jalan yang diperkeras untuk menahan beban kendaraan yang lewat. Perencanaan material dan jenis campuran yang baik harus mampu menjadikan perkerasan yang tahan terhadap kerusakan. Studi terdahulu untuk aspal polimer salah satu memodifikasi aspal untuk meningkatkan kekuatan campuran agar lebih tahan terhadap kerusakan serta memiliki hasil yang baik terhadap campuran beraspal . Pada penelitian ini untuk lateks pekat, lateks pravulkanisasi dan serbuk karet alam padat masing-masing kadar 7% terhadap berat aspal sebagai substitusi digradasi campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC). Pengujian marshall dilakukan pada rentang kadar aspal antara 5% sampai dengan 7% untuk memperoleh kadar aspal optimum. Sifat aspal yang dimodifikasi dengan karet alam sebagai pengganti aspal mempengaruhi penetrasi, titik lembek, titik nyala, berat jenis, daktilitas. Serta memberikan pengaruh pada nilai parameter marshall VMA, VIM, VFA, stabilitas, dan flow. Campuran dengan nilai stabilitas Marshall tertinggi adalah sampel yang menggunakan Kadar Aspal Optimum (KAO) diperoleh bahwa campuran yang menggunakan lateks pekat memiliki nilai KAO sebesar 6,9%, Lateks pravulkanisasi memiliki nilai KAO 5,8%.dan serbuk karet alam padat memiliki nilai KAO sebesar 6,65%. Kata kunci: Lateks Pekat, Lateks Pravulkanisasi, Serbuk Karet Alam Padat, AC-WC.