Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Metode Penanganan MUD Pumping Pada Jalan Rel Wilayah UPT Resor Jalan Rel III.3 Payakabung Sugita, Ageng Trisno; Sutejo, Yulindasari; Kadarsa, Edi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.738 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11684

Abstract

Mud pumping adalah salah satu alasan penurunan efisiensi kereta api. Berkurangnya fungsi lapisan balas sebagai filter tanah dasar dapat menyebabkan proses pemompaan lumpur jika air tidak dialirkan dengan baik sehingga menyebabkan ketidakstabilan struktur rel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode perawatan yang efektif untuk menangani jalan rel kereta api lokal yang terindikasi mud pumping, yaitu melalui pemasangan geotekstil woven dan penggantian material sub balas. Pengamatan dilakukan di UPT Resor Jalan Rel III.3 Payakabung pada km 371.000/100 hilir dan km 375.400/500 hulu. Berdasarkan klasifikasi tanah, tanah di dua tempat tersebut tergolong pasir bergradasi buruk/SP. Substrat di lokasi A memiliki Gs = 1,82 kg/cm3, ϕ = 12,71° dan Phi = 0,29 kg/cm2, sedangkan di lokasi B memiliki Gs = 2,33 kg/cm3, ϕ = 17, 43° dan Phi = 0,5 kg/ cm2. Hasil uji lapisan balas menunjukkan batu berukuran 25-60 mm sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 60 Tahun 2012 tentang persyaratan teknis jalur kereta api, dengan berat jenis 2.688 gr/cm3. Berdasarkan klasifikasi tanah, tanah di dua tempat tersebut tergolong pasir bergradasi buruk/SP. Pemasangan geotekstil dan penggantian sebagian balas meningkatkan nilai safety factor. Hasil yang diperoleh dari analisis Slope/W adalah ketebalan bagian lapisan balas optimal yang memenuhi persyaratan safety factor adalah 15 cm. Hasil implementasi lapangan menunjukkan bahwa penggantian sub balas dan pemasangan geotekstil woven dapat mengembalikan fungsi penyaringan dan drainase struktur bawah jalan rel, sehingga untuk mengatasi kerusakan akibat mud pumping pada jalan rel metode ini memiliki kinerja yang efektif.
Analisis Efektifitas Survei Kondisi Jalan dengan Menggunakan Metode Survei Manual dan Aplikasi Roadbump Pro Pikal, Elias; Kadarsa, Edi; Rhaptyalyani, Rhaptyalyani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.14986

Abstract

Jalan memiliki peran sentral dalam perhubungan dan pembangunan daerah serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Musi Banyuasin nilai kemantapan jalan rendah yaitu 58,01% atau masih di bawah standar pelayanan minimum jalan kabupaten. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi penduduk menjadi terhambat. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan kebutuhan transportasi di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan pentingnya prasarana jalan yang lancar dan aman. Metode pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif (Survei) langsung kondisi jalan secara manual dan apliaksi Roadbump Pro. Penelitian ini mengusulkan penggunaan aplikasi Roadbump Pro untuk mengoptimalkan survei kondisi jalan. Data dianalisis untuk mengevaluasi metode survei manual dan Roadbump Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Roadbump Pro lebih efektif dan efisien untuk melakukan survei kondisi jalan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan untuk 1 Km panjang jalan, biaya pelaksanaan aplikasi Roadbump Pro lebih murah Rp. 24.166,67. Waktu yang diperlukan lebih cepat 71 menit dan tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit. Survei dengan aplikasi Roadbump Pro membutuhkan 2 orang surveyor dan survei manual minimal memerlukan 3 orang. Abstrak terdiri dari latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan maksimal 250 kata
Evaluasi Penanganan Jalan Berdasarkan Penilaian Struktural Studi Kasus: Ruas Betung Sekayu – Batas Kota Sekayu Setiawan, Ari; Kadarsa, Edi; Agustien, Melawaty
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59874

Abstract

Preservasi jalan merupakan kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal dalam melayani lalu lintas sehingga umur rencana yang ditetapkan dapat tercapai. Kegiatan preservasi jalan terdiri dari pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan dan bangunan pelengkap jalan. Dalam penelitian ini akan menganalisis kondisi penanganan jalan berdasarkan nilai struktural perkerasan pada ruas Betung – Batas Kota Sekayu. Evaluasi struktural dilakukan berdasarkan nilai lendutan dari pengukuran alat Falling Weight Deflectometer (FWD). Penentuan penanganan jalan berdasarkan structural dilakukan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2024 yaitu Metode AASHTO diperoleh dari perbandingan nilai Structural Number Effective (SNeff) dengan nilai Structural Number Futurer (SNf) untuk memperoleh nilai tebal lapisan tambah pada struktur perkerasan. Dengan mengamati hasil yang diperoleh berdasarkan long segment dan non long segment, maka didapatkan hasil analisis secara longsegmen akan mehasilkan penanganan rutin, minor, mayor, dan rekontruksi. Sedangkan secara non long segment menghasilkan penanganan jalan minor.
Analysis of Road Damage and Its Improvement on The South Ring Road of Jambi City Laksana, Tendy Laksana; Agustien, Melawaty; Kadarsa, Edi
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 2 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i2.5675

Abstract

Analysis of Road Damage and Improvement on the South Ring Road and West Ring Road of Jambi City. Road damage is an event that causes a road pavement to become inconsistent with its original shape. This study, in addition to assessing road conditions in Jambi Province, primarily analyzes the differences between the PCI Method, the Bina Marga Method, and the Asphalt Institute Method. The three methods will be compared by how they are used to determine the condition of the road pavement for the same road section. Then, the calculation process and results will be analyzed to determine which method is easier in conducting surveys and calculations, while other methods are relatively more difficult when applied to the research location. Based on the analysis results on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City using the Bina Marga Method, the PCI (Pavement Condition Index) Method, and the Asphalt Institute Method have relatively similar assessments in terms of handling. For handling road damage on the South Ring Road and West Ring Road sections of Jambi City, the PCI (Pavement Condition Index) Method and the Asphalt Institute Method are used in their handling. Kerusakan jalan merupakan kejadian yang mengakibatkan suatu perkerasan jalan menjadi tidak sesuai dengan bentuk perkerasan aslinya. Penelitian ini selain menilai kondisi jalan di Provinsi Jambi, utamanya adalah untuk menganalisis perbedaan dari Metode PCI, Metode Bina Marga, Metode Asphalt Institute. Ketiga metode akan dibandingkan dengan cara dipergunakan untuk menentukan kondisi perkerasan jalan untuk ruas jalan yang sama. Kemudian akan dianalisis proses perhitungan dan hasil sehingga metode apa yang lebih mudah dalam pelaksanaan survei dan perhitungan, sementara metode lain relatif lebih sulit jika diterapkan pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode Bina Marga, Metode PCI (Pavement Condition Index), Metode Asphalt Institute memiliki penilaian yang relatif hampir sama dalam penanganan. Untuk penanganan kerusakan jalan pada ruas Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Lingkar Barat Kota Jambi menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Metode Asphalt Institute dalam penanganannya.
Penentuan Kadar Optimum Aspal pada Campuran Beraspal Panas AC-WC yang Menggunakan Karet Alam sebagai Bahan Substitusi Aspal dengan Pendekatan Laboratorium: Determination of Optimum Asphalt Content in Hot Asphalt Mix AC-WC Using Natural Rubber as Asphalt Substitute Material with Laboratory Approach Olivia, Novie; Arliansyah, Joni; Kadarsa, Edi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v8i2.52697

Abstract

Abstract Road pavement is a part of the road that is hardened to withstand the load of passing vehicles. Good material planning and mixture type must be able to make the pavement resistant to damage. Previous studies for polymer asphalt, one of which modified the asphalt to increase the strength of the mixture to be more resistant to damage and have good results for asphalt mixtures. In this study for concentrated latex, prevulcanized latex and solid natural rubber powder each with a content of 7% of the weight of the asphalt as a substitute for the asphalt concrete wearing course (AC-WC) mixture gradation. Marshall testing was carried out on a range of asphalt content between 5% and 7 % to obtain the optimum asphalt content. The properties of asphalt modified with natural rubber as a substitute for asphalt affect penetration, softening point, flash point, specific gravity, ductility. And give effect to the marshall parameter values VMA, VIM, VFA, stability, and flow. The mixture with the highest marshall stability value is the simple using of the Optimum Asphalt Content (OAC). It was found that the mixture using concentrated latex had an OAC value of 6,9%, prevulcanized latex had an OAC value of 5,8% and solid natural rubber powder had an OAC value of 6,65%. Keywords: Concentrated Latex, Prevulcanized Latex, Solid Natural Rubber Powder, AC-WC. Abstrak Perkerasan jalan merupakan bagian jalan yang diperkeras untuk menahan beban kendaraan yang lewat. Perencanaan material dan jenis campuran yang baik harus mampu menjadikan perkerasan yang tahan terhadap kerusakan. Studi terdahulu untuk aspal polimer salah satu memodifikasi aspal untuk meningkatkan kekuatan campuran agar lebih tahan terhadap kerusakan serta memiliki hasil yang baik terhadap campuran beraspal . Pada penelitian ini untuk lateks pekat, lateks pravulkanisasi dan serbuk karet alam padat masing-masing kadar 7% terhadap berat aspal sebagai substitusi digradasi campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC). Pengujian marshall dilakukan pada rentang kadar aspal antara 5% sampai dengan 7% untuk memperoleh kadar aspal optimum. Sifat aspal yang dimodifikasi dengan karet alam sebagai pengganti aspal mempengaruhi penetrasi, titik lembek, titik nyala, berat jenis, daktilitas. Serta memberikan pengaruh pada nilai parameter marshall VMA, VIM, VFA, stabilitas, dan flow. Campuran dengan nilai stabilitas Marshall tertinggi adalah sampel yang menggunakan Kadar Aspal Optimum (KAO) diperoleh bahwa campuran yang menggunakan lateks pekat memiliki nilai KAO sebesar 6,9%, Lateks pravulkanisasi memiliki nilai KAO 5,8%.dan serbuk karet alam padat memiliki nilai KAO sebesar 6,65%. Kata kunci: Lateks Pekat, Lateks Pravulkanisasi, Serbuk Karet Alam Padat, AC-WC.
Analisis Spasial Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas (Blackspot) Di Kabupaten Banyuasin Menggunakan Kernel Density Amaliasari, Fitri; Buchari, Erika; Kadarsa, Edi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i12.63456

Abstract

The increase in population and mobility in Banyuasin Regency has a direct impact on traffic safety risks. Throughout 2023, 162 traffic accidents were recorded, exhibiting a fluctuating pattern. This study aims to identify and map the spatial distribution of accident-prone points (black spots) and measure the validity of the vulnerability model. The method employed is Geographic Information System (GIS)-based Kernel Density Estimation (KDE), utilizing 2023 incident data as the training set and January 2024 data for validation. The analysis integrates parameters of victim fatality, time of occurrence, and vehicle type. The results indicate the formation of a "Very High" risk zone covering 75.67 km² (0.60% of the total area), concentrated along the East Trans-Sumatra Road (Palembang–Jambi) at KM 24.5–32.5 in Sembawa District and KM 63–77 in Betung District. Model validation demonstrated an accuracy rate of 90.91%. The reliability of the model was confirmed through statistical tests, where the Binomial Test yielded a p-value of 0.0002 < α = 0.05, and the Chi-Square Test showed a calculated value χ² of 25.74 (greater than the table value of 9.488). These results prove that the distribution of accidents is significantly concentrated in the predicted high-risk zones and is not randomly distributed. This study validates the effectiveness of the KDE method as a strategic tool for prioritizing road safety infrastructure improvements in Banyuasin Regency.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemeliharaan Jalan Berbasis Web Pada Jalan Kabupaten Studi Kasus Jalan Kabupaten Ogan Ilir Febriyadi, Febriyadi; Agustine, Melawati; Kadarsa, Edi
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 1 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i1.4593

Abstract

Pemeliharaan jalan yang dilakukan oleh Penyelenggara lalan khususnya pada jalan Kabupaten Ogan Ilir wajib memenuhi ketentuan yang telah diamanatkan pada PERMEN PU no.13, sehingga Dinas PUBM Ogan Ilir wajib memiliki suatu sistem infromasi pemeliharaan jalan dan rencana pemeliharaan jalan.Pada tahun 2020 Tingkat kemantapan jalan pada jalan Kabupaten Ogan Ilir adalah 55% dan masih dibawah target SPM jalan kabupaten yaitu 60%. Untuk meningkatkan nilai kemantapan jalan dan menentukan rencana prioritas pemeliharaan jalan maka perlu dibuat suatu sistem informasi yang dapat selalu up to date dan mudah untuk diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis Penerapan sistem informasi pemeliharaan jalan di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan. Beberapa metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey nilai IRI dengan menggunakan aplikasi android Roadbump Pro dan metode analisis deskriftif dalam melakukan pengelolaan data. Melakukan pemetaan dan digitasi dengan mengunakan GIS dan melakukan penyusunan sistem Informasi Pemeliharan jalan berbasis WEB dengan Bahasa  pemrograman HTML, CSS dan java script. Hasil penelitian sistem informasi didapatkan nilai kematapan jalan kabuaten Ogan Ilir pada tahun 2021 yaitu 56% masih dibawah SPM minimum jalan yaitu 60%. Peta jaringan jalan yang memiliki nilai kemantapan jalan dengan QGIS dan prioritas pemeliharaan jalan berdasarkan nilai kemantapan jalan. WEB sistem informasi pemeliharaan jalan yang berisi database Profil Ogan Ilir, data inventaris jalan Kabupaten Ogan Ilir, Peta jaringan jalan yang memiliki nilai kemantapan jalan dan Prioritas pemeliharaan jalan. Manfaat penelitian ini  menjadi tolak ukur dan pertimbangan instasi pengelola pemeliharaan jaringan Kabupaten Ogan Ilir dan dinas terkait lainnya dalam meningkatkan nilai kemantapan jalan dan menentukan prioritas pemeliharaan jalan pada jalan Kabupaten Ogan Ilir.
Analysis of Measurement Tidal Type of Musi River Febriansyah, Febriansyah; Buchari, Erika; Kadarsa, Edi
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 7 (2025): 2025 Bali ICPM Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i7.4453

Abstract

Along the Musi River, there are transportation activities involving both passenger and cargo transport. However, all these activities are affected by the Musi River’s tidal fluctuations. Cargo transport on the Musi River is heavily dependent on the tidal conditions. The dimensions of the ships operating in the Musi River are determined by the river’s depth, which is influenced by these tidal changes. Consequently, the draft of the vessel that can operate is limited by the prevailing depth conditions of the river. This study aims to identify the highest and lowest tidal levels in the Musi River, determine the tidal pattern type, and forecast tidal conditions for December 2026. The methodology employed in this research is the Admiralty Method, which is based on observational data collected over 29 days, ensuring high accuracy in the results. From the research findings, the highest tide reached 551 cm, while the lowest tide recorded was 215 cm, resulting in a tidal range of 336 cm. The type of tidal pattern observed in the Musi River is classified as a mixed prevailing diurnal type, with a HHWL of 557.71 cm, a MSL of 364.5 cm, and a LLWL of 171.26 cm. Based on the tidal forecast for December 2026, the highest tide is projected at 511.1 cm, while the lowest is 219.3 cm, resulting in a tidal range of 291.9 cm. This research is anticipated to provide valuable insights into determining safe ship dimensions for navigation on the Musi River