Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INDONESIAN EGGS ARE PRICIER THAN THOSE IN AUSTRALIA Eka Krisna Santoso; Muhammad Ikhsan Alif
TECHNOBIZ : International Journal of Business VOL 6, NO 1 (2023) : APRIL
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/tb.v6i1.2283

Abstract

In measuring a nation’s wealth, we can observe from how much purchasing power its citizens have.  The more things they can buy with the same value of money, the wealthier the nation is. This paper will examine the purchasing power of Indonesian citizens in buying one of their essential staples; egg. We will take a look at those having minimum wage, whether they need a higher value of money in order to purchase one kilograms of egg. To understand how powerful the purchasing power is, we will compare with Australian citizens having the minimum wage, as well. The distinction part of this paper, is that we take into account OECD’s Purchasing Power conversion rate, instead of using currency rate. After examining both samples, we obtain that people in Indonesia have lower purchasing power than those in Australia.
Analisis Manajemen Risiko PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Menggunakan Pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) Berbasis ISO 31000:2018 Axzell Putra Subandono; Fadhila Sisilia; Febriyanti Nur Hidayah; Muhammad Hafidz Ardan; Eka Krisna Santoso
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 3 No. 6 (2026): IJEMA - Juni 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk merupakan perusahaan makanan dan minuman yang menghadapi berbagai risiko bisnis, baik dari aspek keuangan, operasional, kepatuhan, maupun teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko utama yang dihadapi perusahaan dengan menggunakan pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) berbasis ISO 31000:2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Tahunan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk tahun 2024 serta berbagai literatur pendukung. Identifikasi risiko dilakukan menggunakan metode brainstorming dan risk checklist, sedangkan analisis risiko dilakukan melalui penilaian probabilitas (likelihood) dan dampak (impact) dengan menggunakan matriks risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko liabilitas neto valuta asing memiliki tingkat risiko tertinggi dengan skor 20, diikuti oleh risiko ketergantungan pada distributor utama dan risiko serangan siber. Risiko keamanan pangan dan pencabutan sertifikasi halal memiliki probabilitas rendah, namun berdampak sangat tinggi terhadap keberlanjutan bisnis perusahaan. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi pengendalian eksposur valuta asing, penguatan quality control, diversifikasi distribusi, audit halal berkala, serta peningkatan keamanan siber. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan ERM berbasis ISO 31000:2018 mampu membantu perusahaan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko secara lebih sistematis sehingga mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.
Pelatihan dan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Asrama Mahasiswa Kampus XYZ Noni Oktiana Setiowati; Teo Lukmanul Hakim; Mayati Isabella; Arief Hidayat; Eka Krisna Santoso; Muhamad Imron Zamzani
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v4i2.2348

Abstract

Potensi kebakaran dapat terjadi dimana saja terutama tempat tinggal termasuk asrama mahasiswa. Asrama mahasiswa kampus XYZ merupakan bangunan gedung bertingkat tiga lantai yang dihuni oleh 89 orang mahasiswa. Salah satu media yang digunakan untuk memadamkan api tingkat awal adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Latar belakang kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat potensi kebakaran pada asrama mahasiswa XYZ yang memiliki dapur serta mahasiswa yang tidak memiliki pengalaman dalam menggunakan APAR. Tujuan pada kegiatan ini adalah mahasiswa mampu memahami cara penggunaan APAR dengan melakukan simulasi dan pelatihan. Hasil kuisioner pada seluruh peserta berjumlah 15 orang mahasiswa menunjukkan bahwa 100% peserta memahami cara efektif memadamkan api dan menggunakan APAR. Selain itu 93,3% peserta akan menggunakan APAR untuk memadamkan api apabila terjadi kebakaran di masa yang akan datang.