Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS UPAYA TANGGAP DARURAT SEBAGAI PENCEGAHAN KEBAKARAN PADA LABORATORIUM GEDUNG XYZ DI BALIKPAPAN (STUDI KUALITATIF) Teo Lukmanul Hakim; Wahyuni Harliyanti; Yudha Prasetyo
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.19305

Abstract

Bencana merupakan suatu fenomena yang menimbulkan banyak kerugian baik materil maupun immateriil. Di Indonesia, sebanyak 17.768 kasus kebakaran terjadi sepanjang tahun 2021, dengan jumlah 5.274 kasus dan penyebab utamanya adalah arus pendek tegangan atau korsleting. Sesuai Keputusan KEMENAKER RI No 186 Tahun 1999, penyelenggara atau pimpinan berkewajiban mencegah dan mengurangi dampak bencana. Dalam penelitian ini peneliti tertarik untuk menganalisis upaya pencegahan kebakaran di Laboratorium XYZ. Penelitian ini bertempat di salah satu laboratorium di Kota Balikpapan untuk melakukan kajian dan penelitian lapangan. Pendekatan yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Data primer dengan melakukan wawancara mendalam dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan observasi. Rencana mitigasi bencana kebakaran menunjukkan bahwa manajemen telah berupaya menyiapkan sarana, prasarana, dan prosedur mitigasi. Unit pencegahan kebakaran tersedia, namun personel harus disertifikasi oleh manajer keselamatan kebakaran. Manajemen Laboratorium XYZ telah rutin melakukan edukasi terhadap personel unit pemadam kebakaran namun belum melakukan simulasi kebakaran. Sistem proteksi kebakaran tersedia sekitar 57,14% dari ketentuan yang berlaku. Kesimpulannya, pihak manajemen harus meningkatkan tanggap darurat laboratorium terhadap bencana kebakaran.
Pelatihan dan Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada Asrama Mahasiswa Kampus XYZ Noni Oktiana Setiowati; Teo Lukmanul Hakim; Mayati Isabella; Arief Hidayat; Eka Krisna Santoso; Muhamad Imron Zamzani
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v4i2.2348

Abstract

Potensi kebakaran dapat terjadi dimana saja terutama tempat tinggal termasuk asrama mahasiswa. Asrama mahasiswa kampus XYZ merupakan bangunan gedung bertingkat tiga lantai yang dihuni oleh 89 orang mahasiswa. Salah satu media yang digunakan untuk memadamkan api tingkat awal adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Latar belakang kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terdapat potensi kebakaran pada asrama mahasiswa XYZ yang memiliki dapur serta mahasiswa yang tidak memiliki pengalaman dalam menggunakan APAR. Tujuan pada kegiatan ini adalah mahasiswa mampu memahami cara penggunaan APAR dengan melakukan simulasi dan pelatihan. Hasil kuisioner pada seluruh peserta berjumlah 15 orang mahasiswa menunjukkan bahwa 100% peserta memahami cara efektif memadamkan api dan menggunakan APAR. Selain itu 93,3% peserta akan menggunakan APAR untuk memadamkan api apabila terjadi kebakaran di masa yang akan datang.
ANALYSIS OF NEEDS AND TECHNICAL SPECIFICATIONS OF BENCH GRINDER-BASED BELT SANDER ATTACHMENT Aries Rohiyanto; Muhamad Ramadan; Ade Rachmat Johar Pangestu; Teo Lukmanul Hakim
Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry Vol. 4 No. 3 (2026): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22686204

Abstract

Conventional bench grinders at the Integrated Laboratory of Institut Teknologi Kalimantan (ITK) has a circular abrasive contact area unsuitable for angled flat-surface work such as bevel and weld joint preparation. This creates safety risks from workpieces becoming pinched or thrown, and precision results that are difficult to achieve consistently. This study aims to identify user needs for developing a belt sander system based on the existing bench grinder, then translate them into functional requirements and technical specifications as a design basis. A qualitative descriptive approach was used through semi-structured interviews with one laboratory technician and ten students across three study programs (Mechanical Engineering, Mechanical and Manufacturing Engineering, and Industrial Engineering), selected purposively based on direct experience using the tool for precision work, complemented by direct measurement of the work rest and tongue guard gaps using a caliper . The data were analyzed thematically, with priorities determined through triangulation of theme frequency. Four functional needs were identified: limiting the gap between the workpiece and abrasive element per safety standards, an adjustable and lockable angled workpiece support, adequate support area for size variation, and an alternative abrasive surface for non-metal materials. Measurement confirmed informant perceptions: the work rest gap on the left wheel was 3.60 mm, exceeding the 3.175 mm threshold under ASME B7.1/OSHA 1910.215, with a similar pattern in the tongue guard gap (6.80 mm, exceeding 6.35 mm). This study provides a design requirement basis derived from qualitative and quantitative field data for developing a belt sander attachment on the existing bench grinder.