Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Dengan TPS Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Rohantizani; Nuraina
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4 No 1 (2023): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.v4i1.1940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang pembelajarannya melalui penerapan model kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS) dan Tipe Numbered Head Together (NHT) pada kelas VII SMP Negeri 1 Muara Batu. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu). Desain penelitian yang digunakan adalah the nonequivalent posttest-only control gruop design, yaitu digunakan dua sampel yang berbeda dan akan diterapkan pembelajaran (treatment) yang berbeda pula, masing-masing sampel diberikan tes akhir (posttest). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Muara Batu tahun ajaran 2021/2022. Sampel diambil dengan menggunakan teknik porposive sampling, dan sampel yang dipilih adalah kelas VII 1 sebagai kelas NHT dan kelas VII 3 sebagai kelas TPS. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen posttest (tes kemampuan komunikasi matematis siswa). Instrumen penelitian telah divalidasi oleh tim penilai. Dengan banyaknya siswa masing-masing kelas adalah sama yaitu 32 orang. Uji prasyarat analisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Analisis uji hipotesis menggunakan independet sample t-test diperoleh nilai thitung = 3,032 dengan Sig. 0,004. Nilai Pvalue yang diperoleh < 0,05 yakni (0,004 < 0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima, ini berarti terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang pembelajarannya melalui penerapan model kooperatif tipe NHT dengan tipe TPS pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Muara Batu.
Aplikasi Kahoot sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Matematika pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Rohantizani; Nuraina; Mutia Fonna
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v2i2.151

Abstract

Pembelajaran matematika dengan menggunakan aplikasi Kahoot sebagai bahan evaluasi pembelajaran matematika merupakan pembelajaran yang berbasis tekonologi. Kahoot merupakan suatu pembelajaran yang berbasis game, yang sering di gunakan sebagai media pembelajaran yang berbasis teknologi pendidikan.  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana solusi pemecahan masalah terhadap situasi yang dihadapi oleh siswa. Metode pengabdian yang digunakan adalah pemberian kuis langsung dengan aplikasi Kahoot pada siswa sekolah SMP IT Ummul Qura Panton Labu, Aceh Utara. Pembelajaran berbasis game ini membuat siswa lebih tertarik  dan  dapat meningkatkan nilai rata-rata siswa, serta membangun kreativitas dan penalaran dan membuat peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching Untuk Memfasilitasi Kemampuan Literasi Dan Numerasi Peserta Didik Di SMP Negeri 1 Dewantara Zahra Mahfuzah; Eri Saputra; Erna Isfayani; Nuraina; Zainul Mujtahid
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.23048

Abstract

Studi ini berfokus pada rendahnya kemampuan literasi numerasi peserta didik yang terlihat dari hasil tes dan pengamatan awal di SMP Negeri 1 Dewantara, yang menunjukkan banyak peserta didik belum dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang menghubungkan angka dan simbol dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menciptakan video pembelajaran yang berlandaskan Culturally Responsive Teaching (CRT) guna mendukung kemampuan literasi numerasi peserta didik dalam topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari langkah-langkah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi oleh ahli media dan ahli materi dilakukan untuk menguji validitas produk, sedangkan angket respon peserta didik dan hasil belajar digunakan untuk mengevaluasi kepraktisan dan efektivitas. Hasil validasi dari ahli media mencapai persentase 91,66% (sangat layak), validasi dari ahli materi 95% (sangat layak), kepraktisan video pembelajaran menurut angket peserta didik sebesar 83,82% (sangat praktis), dan hasil belajar peserta didik menunjukkan efektivitas sebesar 86,95% (sangat efektif). Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa video pembelajaran yang berbasis culturally responsive teaching terbukti valid, praktis, dan efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika mengenai SPLDV untuk memfasilitasi kemampuan literasi numerasi peserta didik.
Development Of Ethnomathematics-Based Mathematics Workbooks To Improve Numeracy Literacy Rahmi Hayati; Nuraina; Novianti; Intan Azura; Wilda Salsabila
Genderang Asa: Journal of Primary Education Vol. 7 No. 1 (2026): Genderang Asa:Journal of Primary Education
Publisher : PGMI IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/jga.v7i1.7710

Abstract

This study aimed to develop an ethnomathematics-based mathematics worksheet (LKPD) to enhance students’ numeracy literacy skills. The research applied a Research and Development (R&D) approach using the 4D model, consisting of the stages of define, design, develop, and disseminate. The findings from the define stage revealed that students’ numeracy abilities were still relatively low, while the teaching materials used in schools had not incorporated local cultural elements into mathematics learning. During the design stage, the worksheet was created by integrating mathematical concepts with local cultural contexts to provide more meaningful and engaging learning experiences. In the develop stage, the LKPD was evaluated by subject experts, media experts, and educational practitioners. The validation results indicated that the product achieved a highly valid category in terms of content, language, presentation, and visual design. Classroom trials demonstrated that the ethnomathematics-based LKPD improved students’ abilities to interpret numerical information, solve contextual mathematical problems, and relate mathematics to everyday situations. In addition, students showed greater participation, enthusiasm, and motivation during learning activities. Therefore, the developed LKPD can serve as an innovative learning resource to support the improvement of students’ numeracy literacy.
Enhancing Students’ Critical Thinking and Mathematical Self-Concept Using an Autograph-Assisted Concept Attainment Model Nurul Afni Sinaga; Eri Saputra; Rifaatul Husna; Nuraina; Erna Isfayani
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12256

Abstract

The low level of students’ critical thinking skills and mathematical self-concept is influenced by the use of less effective learning models and the limited integration of technology in mathematics instruction. To address these issues, a concept attainment learning model assisted by Autograph software was implemented. This study aimed to examine whether the improvement of students’ critical thinking skills and mathematical self-concept through the concept attainment model assisted by Autograph was better than that achieved through conventional learning. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. The population consisted of twelfth-grade students at SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye. Data were collected through observations, interviews, tests, and non-test instruments. Test data were analyzed using the Mann–Whitney nonparametric test, while non-test data were analyzed using the independent sample t-test. The findings indicated that students taught using the concept attainment learning model assisted by Autograph demonstrated better improvement in critical thinking skills and mathematical self-concept compared to those taught through conventional learning.