Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Dakwah di Era Digital: Tantangan dan Pendekatan Efektif bagi Generasi Z Indonesia Sari, Hijrayanti; Mahmuddin, Mahmuddin; Muhammad, Firdaus
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i1.2194

Abstract

Generasi Z (Gen Z) merupakan kelompok masyarakat muda yang tumbuh di tengah arus digitalisasi global dan memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Sebagai generasi penerus, Gen Z diharapkan menjadi agen perubahan yang produktif, kreatif, dan berakhlak mulia. Namun, realitas menunjukkan adanya gejala dekadensi moral akibat pengaruh globalisasi budaya, banjir informasi, serta lemahnya pendidikan nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research untuk mengkaji karakteristik Gen Z, tantangan dakwah yang dihadapi, serta model dakwah yang relevan dalam konteks digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakter Gen Z yang figital, realistis, mandiri, dan kritis menuntut inovasi dalam metode dakwah. Tantangan utama yang dihadapi dakwah kepada Gen Z meliputi perubahan pola religiusitas, dominasi budaya digital, krisis identitas moral, menurunnya otoritas tokoh agama, serta meningkatnya isu kesehatan mental. Oleh karena itu, dakwah yang efektif bagi Gen Z harus adaptif terhadap budaya digital, bersifat dialogis dan empatik, berbasis keteladanan, serta mampu menghadirkan nilai spiritual dalam bahasa dan media yang relevan bagi kehidupan mereka. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan dakwah kepada Gen Z tidak hanya bergantung pada isi pesan, tetapi juga pada cara dan medium penyampaiannya yang sesuai dengan karakter generasi digital.
Communication of Mental and Historical Development (Bintaljarah) in Religious Moderation at Makodam XIV/Hasanuddin Hasriani, Andi; Muhammad, Firdaus; Tajibu, Kamaluddin; Tike, Arfuddin; Paduppai, Andi
Journal of Research and Multidisciplinary Vol 8 No 2 (2025): Journal of Research and Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Sembilan Tiga Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jrm.v8i2.124

Abstract

This study explores the strategic role of Da'wah communication within the Mental and Historical Development Unit (Bintaljarah) of Kodam XIV Hasanuddin in fostering religious moderation among soldiers. Using a qualitative-descriptive approach with a communication science perspective, this research identifies five core pillars of the propagated message: national commitment, tolerance, non-violence, accommodative stance toward local wisdom, and exemplary leadership (Uswah Hasanah). The findings reveal that the communication process is systematically structured through planning, message encoding, media selection, and evaluation. Furthermore, Bintaljarah functions as a vital agent for de-radicalization and a stabilizer of institutional identity. This study implies that integrating religious moderation into military mental development is crucial for maintaining national integrity in a multicultural society