Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving the Management Capability of the Giyanti Tourism Village in to Raise the Tourism Village Category Endah Trihayuningtyas; Renalmon Hutahean; Tatang Sopian; Mohammad Liga Suryadana; Haryadi Darmawan
Journal of Tourism Sustainability Vol. 3 No. 1 (2023): Volume 3 Number 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v3i1.71

Abstract

This study aims to improve the management capability of the Giyanti tourism village in Wonosobo Regency, Central Java. The village has a cultural uniqueness (USP) that is not shared by other villages in Wonosobo Regency in the form of the lengger dance. At present, with the designation of an emerging tourism village, the Giyanti tourism village is still classified as an embryo tourism village. This study used a qualitative descriptive method using data collection techniques through observation, in-depth interviews and literature studies. In improving the qualifications of tourism villages, it can be carried out through four (4) stages, namely 1) tourism village planning, 2) tourism village organization, 3) tourism village development implementation, 4) tourism village evaluation and monitoring. Diversification of Giyanti village products based on culture is needed as well as strengthening the ability of human resources in managing tourist attractions and collaboration with surrounding tourism villages can be strategic steps in increasing the capabilities and the classification of tourism villages.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui “Knowing And Loving Your Local Potential” Desa Wisata Giyanti Kabupaten Wonosobo Vyana Lohjiwa; Haya Shaliha Amalia; Affra Siti Nabilla; Endah Trihayuningtyas; Tatang Sopian; Renalmon Hutahaean; Riadi Darwis
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.5933

Abstract

Keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan desa wisata. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam bidang pariwisata menjadi tantangan utama, sebagaimana terjadi di Desa Wisata Giyanti, Kabupaten Wonosobo. Desa ini terdiri atas empat dusun dengan potensi wisata geografis, budaya, dan buatan, tetapi hanya satu dusun yang mampu mengelola pariwisata. Melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM), dilakukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat di tiga dusun lainnya melalui studi dokumentasi, pelatihan pariwisata, focus group discussion (FGD), dan workshop. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait konsep desa wisata dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) pariwisata, pemetaan 14 titik potensi wisata, pembentukan empat paket wisata tematik, serta perancangan sistem pengelolaan SDM terintegrasi di seluruh dusun. Dengan demikian, kegiatan PkM ini berkontribusi dalam mendorong pengembangan Desa Wisata Giyanti menuju desa wisata berkelanjutan melalui kolaborasi antar dusun, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan kelestarian budaya.