Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Idea

Literasi Masyarakat Terhadap Ekonomi Syariah Ahmad Faqih Udin
Syntax Idea 855-867
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i7.2424

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi adanya kasus peminjaman uang yang tidak sesuai dengan ekonomi syariah dimana peminjam uang dikenakan bunga atau dalam istilah syariah adalah riba (Rentenir). Dalam observasi awal yang dilakukan oleh peneliti kasus ini dikarenakan tidak terdapat adanya lembaga keuangan formal baik bank maupun nonbank pada wilayah tersebut dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang literasi keuangan terhadap ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat literasi masyarakat Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal tentang ekonomi syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian seluruh masyarakat Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal sebanyak 76.493 orang. Sampel ditentukan dengan teknik sampel secara acak (simple random sampling). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Literasi masyarakat Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal terhadap ekonomi syariah adalah masih terbatas pada engetahuan dan pemahaman terhadap istilah-istilah yang sering ditemui atau sering itemukan prakteknya ditengah masyarakat seperti bank konvensional dan bank syariah, riba, asuransi syariah, pegadaian syariah serta koperasi syariah. Sementara untuk istilah-istilah yang jarang di temui seperti saham syariah, sukuk dan reksadana syariah juga hanya diketahui dan dipahami oleh orang tertentu saja. Perlu ada upaya meingkatkan literasi masyarakat tentang ekonomi syariah yang dapat dilakukan melalui sosialisasi mengenai beragam kegiatan yang diperbolehkan dan dilarang dalam ekonomi islam. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat melakukan berbagai kegiatan ekonomi yang sesuai dengan syariat islam
Analisa Perbandingan Lelang Konvensional dengan Lelang Syariah pada Jaminan Rumah (Studi Kasus di KOSPIN GAMA Slawi & KSPPS BMT (KMA) Kanzul Mubarokah An – Nahdiyah Tegal Titi Rahayu; Ahmad Faqih Udin; Khomsatun Yuliyani
Syntax Idea 1156-1166
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i9.2491

Abstract

An auction is a form of public sale of goods conducted openly to the public, with bidding prices that increase or decrease to reach the highest price. Bids can be submitted in writing or orally, and they are preceded by prior notification of the upcoming auction. The auctions conducted by Kospin Gama and KSPPS BMT KMA take place at the Office of State Property and Auction Services (KPKNL) through a website. Prior to conducting the auction, Kospin Gama and KSPPS BMT KMA provide advance notice to debtors. If there is no ability to settle the debt, an auction is conducted. The purpose of this study is to understand how the auction process is carried out and to compare the auctions conducted by Kospin Gama and KSPPS BMT KMA. In this research, the researcher employs field research methodology using a qualitative approach. Data is collected through interviews and documentation in the form of sound recordings. The research findings conclude that there are several differences in the process of auctioning collateralized properties conducted by Kospin Gama and KSPPS BMT KMA: a) Mechanism of Auction Price Determination, b) Notification of Auction Information to Customers, c) Utilization of Excess Funds from Auction Proceeds